Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [isma'il bin Ibrahim] dari [Abu Raihanah] dari [Safinah] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwudlu dengan satu mud air dan mandi dengan satu sha' air."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] dari [Hammam] dari [Qatadah] dari [Shafiah binti Syaibah] dari [Aisyah] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwudlu dengan satu mud air dan mandi dengan satu sha' air."
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ar Rabi' bin Badr] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwudlu dengan satu mud air dan mandi dengan satu sha' air."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Muammal bin Ash Shabbah] dan [Abbad bin Al Walid] keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami [Bakr bin Yahya bin Zabban] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hibban bin Ali] dari [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil bin Abu Thalib] dari [Bapaknya] dari [Kakeknya] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Satu mud air cukup untuk berwudlu, dan satu sha' air cukup untuk mandi." Seorang laki-laki berkata: "Itu tidak mencukupi kami! " maka dia menjawab: "Itu telah mencukupi bagi orang yang lebih baik dari dirimu dan lebih banyak rambutnya." Yakni Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dan [Muhammad bin Ja'far]. Dan menurut jalur yang lain; Telah menceritakan kepada kami [Bakr bin Khalaf Abu Busyr Khatan Al Muqri] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Abul Malih bin Usamah] dari bapaknya [Usamah bin Umair Al Hudzaili] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah tidak menerima shalat kecuali dengan bersuci, dan tidak menerima sedekah dari harta curian." Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ubaid bin Sa'id] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syababah bin Sawwar] dari [Syu'bah] seperti hadits tersebut.
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dari [Simak]. Dan menurut jalur yang lain; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] berkata, telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Jarir] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Simak bin Harb] dari [Mush'ab bin Sa'd] dari [Ibnu Umar] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah tidak menerima shalat tanpa bersuci dan tidak menerima sedekah dari harta curian."
Telah menceritakan kepada kami [Sahl bin Abu Sahl] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Zuhair] dari [Muhammad bin Ishaq] dari [Yazid bin Abu Habib] dari [Sinan bin Sa'd] dari [Anas bin Malik] berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah tidak menerima shalat tanpa bersuci dan tidak menerima sedekah dari harta curian."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Aqil] berkata, telah menceritakan kepada kami [Khalil bin Zakaria] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Hassan] dari [Al Hassan] dari [Abu Bakrah] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah tidak akan menerima shalat tanpa bersuci dan tidak menerima sedekah dari harta curian."
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil] dari [Muhammad Ibnul Hanafiah] dari [Bapaknya] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pembuka shalat adalah bersuci, dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam."
Telah menceritakan kepada kami [Suwaid bin Sa'id] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ali bin Mushir] dari [Abu Sufyan Tharif As Sa'di]. Dan menurut jalur yang lain; Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib Muhammad bin Al 'Ala`] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Abu Sufyan As Sa'di] dari [Abu Nadlrah] dari [Abu Sa'id Al Khudlri] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pembuka shalat adalah bersuci, dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam."
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Manshur] dari [Salim bin Abu Al Ja'd] dari [Tsauban] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Beristiqamahlah kalian, dan sekali-kali kalian tidak akan dapat menghitungnya. Dan beramallah, sesungguhnya amalan kalian yang paling utama adalah shalat, dan tidak ada yang menjaga wudlu kecuali orang mukmin."
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim bin Habib bin Syahid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir bin Sulaiman] dari [Laits] dari [Mujahid] dari [Abdullah bin 'Amru] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Beristiqamahlah kalian, dan sekali-kali kalian tidak akan dapat untuk menghitung. Ketahuilah, sesungguhnya amalan kalian yang paling utama adalah shalat, dan tidak ada yang menjaga wudlu kecuali orang mukmin."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Maryam] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ayyub] berkata, telah menceritakan kepadaku [Ishaq bin Usaid] dari [Abu Hafsh Ad Dimasqi] dari [Abu Umamah] -dan ia memarfu'kan hadits ini-, ia berkata: "Istiqamahlah kalian, sebaik-baik perkara adalah jika kalian beristiqamah. Sebaik-baik amalan kalian adalah shalat, dan tidak ada yang menjaga wudlu kecuali orang mukmin."
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Ibrahim Ad Dimasqi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Syu'aib bin Syabur] berkata, telah mengabarkan kepadaku [Mu'awiyah bin Salam] dari [Saudaranya] bahwasanya ia telah mengabarkan kepadanya, dari kakeknya [Abu Salam] dari [Abdurrahman bin Ghanm] dari [Abu Malik Al Asy'ari] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Menyempurnakan wudlu adalah setengah keimanan, al hamdulillah memenuhi timbangan, tasbih dan takbir memenuhi antara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, zakat adalah bukti, sabar adalah sinar dan Al Qur`an adalah dalil untukmu atau atasmu. Setiap manusia beramal; ada yang membebaskan jiwanya (dari dosa) dan ada yang mencelakakan jiwanya (dengan dosa)."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya jika salah seorang dari kalian berwudlu kemudian membaguskan wudlunya, setelah itu datang ke masjid, dan tidak ada yang menggerakkannya untuk pergi kecuali shalat, maka tidaklah ia melangkah satu langkah kecuali dengannya Allah 'azza wajalla akan mengangkat derajat, dan menghapus kesalahannya hingga masuk ke dalam masjid."
Telah menceritakan kepada kami [Suwaid bin Sa'id] berkata, telah menceritakan kepadaku [Hafsh bin Maisarah] berkata, telah menceritakan kepadaku [Zaid bin Aslam] dari ['Atho` bin Yasar] dari [Abdullah Ash Shunabihi] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa berwudlu lalu berkumur dan memasukkan air ke dalam hidung, maka dosa-dosanya akan keluar dari mulut dan hidungnya. Jika membasuh wajahnya maka dosa-dosanya akan keluar dari wajahnya hingga akan keluar dari ujung bulu matanya. Jika membasuh kedua tangannya maka dosa-dosanya akan keluar dari kedua tangannya. Jika mengusap kepalanya maka dosa-dosanya akan keluar dari kepalanya hingga keluar dari kedua telinganya. Jika membasuh kedua kakinya maka dosa-dosanya akan keluar dari kedua kakinya hingga keluar dari bawah kukunya. Sedangkan shalat dan jalannya menuju masjid adalah nafilah baginya."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Muhammad bin Basysyar] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Ghundar Muhammad bin ja'far] dari [Syu'bah] dari [Ya'la bin 'Atho`] dari [Yazid bin Thalq] dari [Abdurrahman Ibnul Bailamani] dari ['Amru bin 'Abasah] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya seorang hamba jika berwudlu dan membasuh kedua tangannya, maka dosa-dosanya akan keluar dari kedua tangannya. Jika ia membasuh wajahnya, maka dosa-dosanya akan keluar dari wajahnya. Jika ia membasuh kedua siku dan kepalanya, maka dosa-dosanya akan keluar dari kedua siku dan kepalanya. Dan jika ia membasuh kedua kakinya, maka dosa-dosanya akan keluar dari kedua kakinya."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya An Naisaburi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abul Walid Hisyam bin Abdul Malik] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari ['Ashim] dari [Zirr bin Hubaisy] bahwa [Abdullah bin Mas'ud] berkata; Rasulullah ditanya, "Bagaimana engkau tahu seseorang bukan termasuk dari umatmu?" beliau menjawab: "Wajahnya putih bercahaya karena bekas air wudlu." Abu Al Hasan Al Qaththan berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Hatim berkata, telah menceritakan kepada kami Abul Walid lalu ia menyebutkan sebagaimana hadits diatas.
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Ibrahim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] berkata, telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Ibrahim] berkata, telah menceritakan kepadaku [Syaqiq bin Salamah] berkata, telah menceritakan kepadaku [Humran] mantan budak Utsman bin Affan, ia berkata; Aku melihat [Utsman bin Affan] duduk di tempat duduk, lalu ia minta diambilkan air berwudlu dan berwudlu, kemudian berkata; "Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di tempat dudukku ini minta diambilkan air wudlu, lalu beliau berwudlu sebagaimana wudluku ini. Kemudian beliau bersabda: "Barangsiapa berwudlu sebagaimana wudluku ini maka dosanya yang telah lalu akan diampuni." Dan beliau bersabda lagi: "Janganlah kalian terpedaya." Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Hamid bin Habib] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] berkata, telah menceritakan kepadaku [Yahya] berkata, telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Ibrahim] berkata, telah menceritakan kepadaku [Isa bin Thalhah] berkata, telah menceritakan kepadaku [Humran] dari [Utsman] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sebagaimana hadits diatas tersebut.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Numair] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dan [Bapakku] dari [Al A'masy]. Dan menurut jalur yang lain; Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Manshur] dari [Hushain] dari [Abu Wa`il] dari [Hudzaifah] berkata; "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bangun di waktu malam dan akan shalat beliau menggosok giginya dengan siwak."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dan [Abdullah bin Numair] dari [Ubaidullah bin Umar] dari [Sa'id bin Abu Sa'id] dari [Abu Hurairah] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sekiranya tidak akan memberatkan umatku maka akan aku perintahkan mereka bersiwak setiap kali akan shalat."
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Waki'] berkata, telah menceritakan kepada kami [Atstsam bin Ali] dari [Al A'masy] dari [Habib bin Abu Tsabit] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu 'Abbas] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat malam dua raka'at-dua rakaaat, kemudian beliau keluar dan bersiwak."
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Syu'aib] berkata, telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu 'Atikah] dari [Ali bin Yazid] dari [Al Qasim] dari [Abu Umamah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hendaklah kalian bersiwak, sesungguhnya siwak dapat membersihkan mulut dan menjadikan Rabb ridla. Tidaklah Jibril datang kepadaku kecuali menasihatiku untuk bersiwak hingga aku takut jika hal itu diwajibkan atasku dan umatku. Sekiranya aku tidak khawatir memberatkan umatku sungguh akan aku wajibkan mereka untuk bersiwak. Dan aku selalu bersiwak hingga aku khawatir gigi depanku terkikis."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Al Miqdam bin Syuraih bin Hani`] dari [Bapaknya] dari [Aisyah] ia berkata; Aku berkata; "Kabarkanlah kepadaku apa yang pertama kali dilakukan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika masuk menemuimu?" Aisyah menjawab; "Beliau selalu bersiwak jika akan masuk menemui aku."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdul Aziz] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muslim bin Ibrahim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Bahr bin Kaniz] dari [Utsman bin Saj] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ali bin Abu Thalib] ia berkata: "Sesungguhnya mulut-mulut kalian adalah jalan bagi Al Qur`an, maka harumkanlah dengan bersiwak."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abi Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari [Az Zuhri] dari [Sa'id bin Al Musaiyib] dari [Abu Hurairah] berkata; Rasululah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Fithrah itu ada lima -atau beliau mengatakan; lima dari fithrah- berkhitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur kumis."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] berkata, telah menceritakan kepada kami [Zakaria bin Abu Za`idah] dari [Mush'ab bin Syaibah] dari [Thalq bin Habib] dari [Abu Az Zubair] dari [Aisyah] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sepuluh dari sunah fitrah; mencukur kumis, memelihara janggut, bersiwak, memasukkan air ke dalam hidung, memotong kuku, membasuh ruas jari, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan dan beristinja` dengan air." Zakaria berkata; Mush'ab berkata; "Aku lupa yang kesepuluh, namun yang pasti adalah berkumur-kumur."
Telah menceritakan kepada kami [Sahl bin Abu Sahl] dan [Muhammad bin Yahya] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Al Walid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ali bin Zaid] dari [Salamah bin Muhammad bin 'Ammar bin Yasir] dari ['Ammar bin Yasir] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Termasuk dari fitrah adalah; berkumur-kumur, memasukkan air ke dalam hidung, bersiwak, memotong kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, membasuh ruas jari, memercikkan air (pada kemaluan) dan khitan." Telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Ahmad bin Umar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Affan bin Muslim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ali bin Zaid] sebagaimana hadits diatas.
Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Hilal Ash Shawwaf] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Sulaiman] dari [Abu 'Imran Al Jauni] dari [Anas bin Malik] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan kami waktu untuk memotong kumis, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak dan memotong kuku agar tidak lebih dari empat puluh malam."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Abdurrahman bin Mahdi] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [An Nadlr bin Anas] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya kamar mandi banyak dihadiri oleh setan, maka jika salah seorang dari kalian ingin masuk hendaklah membaca: "ALLAAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL HUBUTSI WAL KHABA`ITS (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ganguan setan laki-laki dan setan perempuan)." Telah menceritakan kepada kami [Jamil Ibnul Hasan Al 'Ataki] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la bin Abdul A'la] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Abu 'Arubah] dari [Qatadah]. Dan menurut jalur yang lain; Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Ishaq] berkata, telah menceritakan kepada kami ['Abdah] berkata; telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Al Qasim bin Auf Asy Syaibani] dari [Zaid bin Arqam] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, lalu dia menyebutkan sebagaimana hadits diatas."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Humaid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Basyir bin Salman] berkata, telah menceritakan kepada kami [Khallad Ash Shaffar] dari [Al Hakam An Nashari] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Juhaifah] dari [Ali], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Penghalang antara jin dan aurat anak Adam adalah mengucapkan 'bismillah' ketika ingin masuk ke kamar mandi."
Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Rafi'] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin 'Ulayyah] dari [Abdul Aziz bin Shuhaib] dari [Anas bin Malik] ia berkata; Jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masuk ke dalam WC, beliau mengucapkan: "A'UUDZU BIllAHI MINAL HUBUTSI WAL KHABA`ITS (Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan setan laki-laki dan setan perempuan)."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Maryam] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ayyub] dari [Ubaidullah bin Zahr] dari [Ali bin Yazid] dari [Al Qasim] dari [Abu Umamah] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian hendak masuk ke kamar mandi, maka jangan merasa lemah untuk mengucapkan; ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAR RIJSIN NAJISIL KHABITSIL MUKHBITSISY SYAITHANIRRAJIIM (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kotoran yang najis, buruk lagi membahayakan, yaitu setan yang terkutuk)." Abul Hasan Al Qaththan berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Hatim berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Maryam lalu ia menyebutkan sebagaimana hadits tersebut. Hanya saja ia tidak menyebutkan di dalam haditsnya; "Dari kotoran yang najis, " ia hanya menyebutkan; "yang buruk lagi membahayakan yaitu setan yang terkutuk."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Bukair] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isra`il] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yusuf bin Abu Burdah] ia berkata; Aku mendengar [ayahku] berkata; Aku mengunjungi [Aisyah], lalu aku mendengarnya berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam jika keluar dari dalam kamar kecil selalu mengucapkan: "GHUFRAANAKA (Ya Allah aku memohon ampunan-Mu)." Abu Al Hasan bin Salamah berkata; telah mengabarkan kepada kami Abu Hatim berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Ghassan An Nahdi berkata, telah menceritakan kepada kami Isra`il sebagaimana hadits diatas."
Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Ishaq] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman Al Muharibi] dari [Isma'il bin Muslim] dari [Al Hasan] dan [Qatadah] dari [Anas bin Malik] ia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam jika keluar dari tempat buang air besar selalu mengucapkan: "ALHAMDULILLAAHILLADZII ADZHABA 'ANNIL ADZAA WA 'AAFAANII (Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan dariku rasa sakit dan menjaga kesehatanku)."
Telah menceritakan kepada kami [Suwaid bin Sa'id] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Zakaria bin Abu Za`idah] dari [Bapaknya] dari [Khalid bin Salamah] dari [Abdullah Al Bahi] dari [Urwah] dari [Aisyah] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam selalu berdzikir (mengingat) kepada Allah 'azza wajalla disetiap saat."
Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Ali Al Jahdlami] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr Al Hanafi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammam bin Yahya] dari [Ibnu Juraij] dari [Az Zuhri] dari [Anas bin Malik] ia berkata; "Jika ingin masuk ke WC Nabi shallallahu 'alaihi wasallam selalu melepas cincinnya."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] berkata, telah memberitakan kepada kami [Ma'mar] dari [Asy'ats bin Abdullah] dari [Al Hasan] dari [Abdullah bin Mughaffal] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah sekali-kali salah seorang dari kalian kencing di tempat pemandiannya, sebab kebanyakan was-was muncul darinya." Abu Abdullah Ibnu Majah berkata; Aku mendengar Muhammad bin Yazid berkata; aku mendengar Ali bin Muhammad Ath Thanafusi berkata; "Hanyasanya ini di dalam lubang. Adapun hari ini tidak seperti itu, karena tempat mandi mereka terbuat dari semen, kapur dan aspal. Jika ia kencing lalu menyiramnya dengan air maka itu tidak apa-apa."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syarik] dan [Husyaim] dan [Waki'] dari [Al A'masy] dari [Abu Wa`il] dari [Hudzaifah] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mendatangi tempat pembuangan sampah suatu kaum lalu kencing dengan berdiri."
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Ashim] dari [Abu Wa`il] dari [Mughirah bin Syu'bah] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mendatangi tempat pembuangan sampah suatu kaum lalu kencing dengan berdiri." [Syu'bah] berkata; Ketika itu ['Ashim] berkata; " [Al A'masy] meriwayatkannya dari [Abu Wa`il], dari [Hudzaifah] namun ia tidak menghafalnya. Lalu aku bertanya kepada [Manshur] tentang hadits tersebut, maka ia menceritakan hadits tersebut kepadaku dari [Abu Wa`il], dari [Hudzaifah], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mendatangi tempat pembuangan sampah suatu kaum lalu kencing dengan berdiri.