Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Ammar], [Abu Mush'ab Az Zuhri] dan [Suwaid bin Sa'id], semuanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Malik bin Anas] dari [Sumay] maula Abu Bakar bin Abdurrahman dari [Abu Shalih As Samman] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berpergian jauh (safar) itu bagian dari adzab yang dapat menghalangi seseorang dari kalian dari tidur, makan dan minum. Maka, jika salah seorang kalian telah menyelesaikan tujuan perjalanannya, hendaklah ia lekas kembali kepada keluarganya." Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Humaid bin Kasib]; telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muhammad] dari [Suhail] dari [Ayahnya] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan Hadits yang serupa.
Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Muhammad] dan ['Amru bin Abdullah], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Waki']; telah menceritakan kepada kami [Isma'il Abu Isra'il] dari [Fudlail bin 'Amru] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] radliallahu 'anhu, dari [Al Fadl] (atau salah seorang dari keduanya) meriwayatkan dari yang lainnya, ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Barang siapa yang ingin melaksanakan haji, hendaknya ia segera mengerjakannya. Karena mungkin akan terserang penyakit, tersesat atau terkukung kebutuhan."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Numair] dan ['Ali bin Muhammad], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Manshur bin Wardan]; telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Abdul A'la] dari [Ayahnya] dari [Abu Al Bakhtari] dari ['Ali] berkata; "Tatkala turun ayat: mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah para sahabat bertanya; 'Wahai Rasulullah, haji di setiap tahun? '" Beliau diam saja. Kemudian mereka bertanya kembali; 'Apakah di setiap tahun? ' Beliau menjawab: 'Tidak, jika aku katakan: ya, pasti akan menjadi wajib setiap tahun.' Maka turunlah ayat Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu, niscaya menyusahkan kamu."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Numair]; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu 'Ubaidah] dari [Ayahnya] dari [Al A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Anas bin Malik] radliallahu 'anhu, ia berkata; "Para sahabat bertanya; 'Wahai Rasulullah, apakah haji wajib dilaksanakan setiap tahun? ' Beliau menjawab: 'Andai aku jawab: 'Ya' niscaya (akan dianggap) wajib (untuk dilaksanakan) setiap tahun, dan andai memang wajib untuk dikerjakan setiap tahun, tentu kalian tidak akan sanggup melaksanakannya. (Dan jika kalian tidak melaksanakannya) maka kalian tentu akan diadzab'."
Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim Ad Dauraqi]; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun]; telah memberitakan kepada kami [Sufyan bin Husain] dari [Az Zuhri] dari [Abu Sinan] dari [Ibnu Abbas] radliallahu 'anhu. Bahwa Al Aqra' bin Habis bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "Wahai Rasulullah, (apakah) haji itu wajib dilaksanakan setiap tahun atau sekali saja seumur hidup?" Rasulullah menjawab: 'Haji itu wajib hanya sekali. Maka barang siapa mampu, maka hendaknya melaksanakan haji yang sunnah.'
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah]; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari ['Ashim bin 'Ubaidillah] dari ['Abdullah bin 'Amir] dari [Ayahnya] dari [Umar] radliallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sertakanlah haji dan umrah, karena menyertakan keduanya dapat menghilangkan kefakiran dan dosa, sebagaimana kir (elasan) menghilangkan karat besi." Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah]; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bisyr]; telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin 'Umar] dari ['Ashim bin 'Ubaidillah] dari ['Abdullah bin 'Amir bin Rabi'ah] dari [Ayahnya] dari ['Umar bin Al Khaththab] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti itu.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Mush'ab]; telah menceritakan kepada kami [Malik bin Anas] dari [Sumay] -mantan budak- Abu Bakar bin Abdurrahmandari [Abu Shalih As Samman] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Antara sebuah umrah hingga umrah berikutnya dapat menjadi kafarat (penghapus dosa) diantara keduanya. Dan Haji yang mabrur tidaklah dibalas kecuali dengan surga."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah]; telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Mis'ar] dan [Sufyan] dari [Manshur] dari [Abu Hazim] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa mengerjakan haji ke Baitullah, dan (dalam melaksanakannya) ia tidak berbuat rafast (jima, dan berkata kotor) serta kefasikan, jika ia kembali maka seperti baru dilahirkan oleh ibunya."
Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Muhammad]; telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Ar Rabi' bin Shabih] dari [Yazid bin Aban] dari [Anas bin Malik] radliallahu 'anhu, ia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menunaikan haji dengan mengendarai unta dan mengenakan beludru seharga empat dirham atau dibawah nilai tersebut, lalu beliau bersabda: 'Ya Allah, (jadikanlah haji ini) haji yang suci, tanpa riya dan mencari kemasyhuran.'"
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bisyr Bakar bin Khalaf]; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu 'Adi] dari [Dawud bin Abu Hindin] dari [Abu Al 'Aliyah] dari [Ibnu Abbas] radliallahu 'anhu, ia berkata; "Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam saat berada di antara Makkah dan Madinah. Lalu kami melintasi sebuah lembah, dan beliau bertanya: 'Lembah apakah ini? ' Para sahabat menjawab; 'Lembah Al Azraq.' Lalu beliau bersabda: 'Seakan-akan aku melihat Nabi Musa 'Alaihis Salam (beliau lalu menyebutkan tentang panjangnya rambut Nabi Musa 'Alaihis Salam, namun Daud tidak menghapalnya) yang sedang meletakan dua jari ditelinganya dan mengeraskan suaranya meminta pertolongan kepada Allah dengan talbiyah sambil melintasi lembah itu'." Ibnu Abbas radliallahu 'anhu berkata; 'Kemudian kami meneruskan perjalanan hingga kami tiba di sebuah bukit, lalu beliau bertanya: 'Bukit apakah ini? ' Para sahabat menjawab; 'Bukit Harsya atau Bukit Laft.' Lantas beliau bersabda: 'Seakan-akan aku melihat Nabi Yunus 'Alaihis Salam sedang mengendarai unta merah, mengenakan jubah wol (domba), dengan tali kekang untanya terbuat dari serat, ia tengah melintasi lembah ini sambil bertalbiyah.'
Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Al Mundzir Al Hizami]; telah menceritakan kepada kami [Shalih bin 'Abdullah bin Shalih] mantan budak Bani 'Amir; telah menceritakan kepadaku [Ya'qub bin Yahya bin 'Abbad bin 'Abdulllah bin Az Zubair] dari [Abu Shalih As Samman] dari [Abu Hurairah], dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sesungguhnya beliau bersabda: "Orang-orang yang haji dan orang-orang yang pergi 'Umrah adalah utusan Allah, jika mereka berdo'a kepada-Nya, niscaya Ia akan mengabulkan mereka, dan jika mereka meminta ampun, niscaya Ia akan mengampuni mereka."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Tharif]; telah menceritakan kepada kami ['Imran bin 'Uyainah] dari ['Atha` bin As Sa'ib] dari [Mujahid] dari [Ibnu 'Umar] radliallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang mengerjakan ibadah haji dan umrah adalah para delegasi Allah. Allah memanggil mereka dan mereka menjawab panggilan-Nya. Mereka meminta kepada Allah, maka Dia memberikan permintaan mereka."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah]; telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari ['Ashim bin 'Ubaidillah] dari [Salim] dari [Ibnu 'Umar] dari ['Umar] bahwa ia bermohon izin kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam untuk umrah, lalu beliau mengizinkannya dan bersabda: "Wahai saudaraku, sertakan kami dalam do'amu dan janganlah melupakan kami! "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah]; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] dari [Abdul Malik bin Abu Sulaiman] dari [Abu Az Zubair] dari [Shafwan bin Abdullah bin Shafwan] -suami dari putri Abu Darda-, ia berkata; "Suatu ketika ia mendatanginya, namun ia hanya mendapati [Ummu Darda'] dan tidak mendapati Abu Darda'. Ummu Darda pun berkata; 'Apakah kamu mau berangkat haji tahun ini? ' Shafwan menjawab; 'Ya' lalu Ummu Darda berkata; 'Doakan kebaikan untuk kami, karena Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Doa seseorang untuk saudaranya yang sedang tidak bersamanya adalah mustajab (terkabul). Karena di atas kepalanya terdapat malaikat yang akan mengamini doanya setiap kali ia berdoa untuk kebaikan saudaranya. Malaikat itu akan berucap: 'Amin, dan untukmu kebaikan yang serupa'. Shafwan berkata; 'Kemudian aku pergi ke pasar, dan di sana aku bertemu dengan [Abu Darda], ia lantas membacakan hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang sama kepadaku'.
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Ammar]; telah menceritakan kepada kami [Marwan bin Mu'awiyah]; Demikian juga telah menceritakan dari jalur yang lainnya, dan telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Muhammad] dan ['Amru bin 'Abdullah], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Waki']; telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Yazid Al Makki] dari [Muhammad bin 'Abbad bin Ja'far Al Makhzumi] dari [Ibnu 'Umar], ia berkata; "Seseorang berdiri di hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; 'Wahai Rasulullah, apa yang mewajibkan haji? ' Beliau menjawab: 'Bekal dan kendaraan.' Dia berkata; 'Wahai Rasulullah, bagaimana orang yang haji itu? ' Beliau menjawab: 'Orang yang rambutnya kusut dan berbau apek.' Yang lain bangun dan bertanya; 'Wahai Rasulullah, apakah haji itu? ' Beliau menjawab: 'Berteriak dan mengalirkan.' Waki' berkata; 'Yang dimaksud dengan berteriak adalah berteriak dengan talbiyah dan mengalirkan adalah berkurban unta.'
Telah menceritakan kepada kami [Suwaid bin Sa'id]; telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Sulaiman Al Qurasyi] dari [Ibnu Juraij] berkata; keduanya mengabariku juga dari [Atha`] dari ['Ikrimah] dari [Ibnu 'Abbas]; sesungguhnya Rasulullah bersabda: "Bekal dan kendaraan adalah maksud dari firman-Nya yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah."
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad]; telah menceritakan kepada kami [Waki']; telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Sa'id] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah wanita berpergian dalam perjalanan tiga hari atau lebih kecuali bersama bapaknya, atau saudaranya, atau anak laki-lakinya, atau suaminya atau mahramnya."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah]; telah menceritakan kepada kami [Syababah] dari [Ibnu Abi Dzi`b] dari [Sa'id Al Maqburi] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak dibolehkan bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat untuk berpergian dalam perjalanan sehari tanpa disertai mahramnya."
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Ammar]; telah menceritakan kepada kami [Syu'aib bin Ishaq]; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij]; telah menceritakan kepadaku ['Amru bin Dinar] bahwa ia mendengar [Abu Ma'bad] -mantan budak- Ibnu Abbas dari [Ibnu Abbas] radliallahu 'anhu, ia berkata; "Seorang Arab Badui datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lantas berkata; 'Aku telah ditugaskan dalam sebuah peperangan ini dan itu, sedangkan (saat itu) istriku tengah punya hajat (yang harus dipenuhi).' Maka beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Kembalilah kamu bersamanya'."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah]; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudlail] dari [Habib bin Abi Amrah] dari [Aisyah binti Thalhah] dari [Aisyah] radliallahu 'anha, ia berkata; "Aku berkata; 'Wahai Rasulullah, apakah jihad juga wajib bagi wanita? ' Beliau menjawab: 'Ya. Bagi kaum wanita mempunyai kewajiban berjihad tanpa berperang, yaitu (jihad) haji dan umrah'."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah]; telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Al Qasim bin Fadlal Al Huddani] dari [Abu Ja'far] dari [Ummu Salamah] radliallahu 'anha, ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Haji adalah jihad bagi setiap orang yang lemah'."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Numair]; telah menceritakan kepada kami ['Abdah bin Sulaiman] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari ['Azrah] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu 'Abbas] radliallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendengar seorang lelaki mengucapkan; 'Labbaika 'an Syubrumah' (Aku memenuhi pangilan-Mu Ya Allah untuk Syubrumah). Maka Rasulullah bertanya: 'Siapakah Syubrumah itu? ' Lelaki itu menjawab; 'Ia adalah salah seorang kerabatku.' Lalu beliau Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya lagi; 'Apakah kamu pernah mengerjakan haji? ' Ia menjawab; 'Belum.' Lantas beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Jadikanlah haji ini untuk dirimu, lalu (pada haji berikutnya) berhajilah untuk Syubrumah.'"
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdul `A'la Ash Shan'ani]; telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzak]; telah memberitakan kepada kami [Sufyan Ats Tsauri] dari [Sulaiman Asy Syaibani] dari [Yazid bin Al Asham] dari [Ibnu Abbas] radliallahu 'anhu, ia berkata; "Seorang lelaki mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seraya bertanya; 'Apakah aku boleh menghajikan bapakku? ' Beliau menjawab: 'Ya, berhajilah untuk bapakmu. Karena jika kamu tidak menambahkannya kebaikan, maka kamu juga tidak menambahkannya dengan keburukan.'"
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Ammar]; telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim]; telah menceritakan kepada kami ['Utsman bin Atha`] dari [Ayahnya] dari [Abu Al Ghauts bin Hushain], seorang lelaki dari Fura', sesungguhnya ia meminta fatwa kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang haji atas bapaknya yang mati sebelum melaksanakan haji. Nabi bersabda: "Hajilah menggantikan bapakmu." Dan beliau bersabda pula: 'Begitu pula puasa nadzar. Dibayarkan untuknya.'
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] dan [Ali bin Muhammad], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Syu'bah] dari [An Nu'man bin Salim] dari [Amru bin Aus] dari [Abu Razin Al 'Uqaili], bahwa ia pernah mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu berkata; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya bapakku sudah tua renta, ia sudah tidak mampu melaksanakan haji, umrah maupun berpergian." Beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Kerjakan haji untuk bapakmu, dan berumrahlah kamu.'
Telah menceritakan kepada kami [Abu Marwan Muhammad bin 'Utsman Al 'Utsmani]; telah menceritakan kepada kami ['Abdul Aziz Ad Darawardi] dari [Abdurrahman bin Harits bin 'Ayyasy bin Abu Rabi'ah Al Makhzumi] dari [Hakim bin Hakim bin Abbad bin Hunaif Al Anshari] dari [Nafi' bin Jubair] dari [Abdullah bin Abbas] radliallahu 'anhu, bahwa seorang wanita dari kalangan kaum Khats'am datang menemui Nabi seraya berkata; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya bapakku seorang tua renta yang sudah pikun dan sudah terkena kewajiban Allah atas hamba-hamba-Nya untuk melaksanakan haji, tapi ia tidak mampu melaksanakannya. Apakah aku boleh mengerjakan kewajibannya itu?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: 'Ya (boleh).'
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Numair]; telah menceritakan kepada kami [Abu Khalid Al Ahmar]; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Kuraib] dari [Ayahnya] dari [Ibnu 'Abbas], ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Husain bin 'Auf], ia berkata; aku berkata; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya ayahku menemui kewajiban haji. Ia tidak bisa haji kecuali dalam keadaan terbaring." Beliau diam sejenak, kemudian bersabda: 'Hajikanlah untuk ayahmu.'
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Ibrahim Ad Dimasyqi]; telah menceritakan kepada kami [Walid bin Muslim]; telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] dari [Az Zuhri] dari [Sulaiman bin Yasar] dari [Ibnu Abbas] dari saudaranya [Al Fadl], bahwa ia pernah berada di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam saat pagi hari 'Ied Adha. Maka datanglah seseorang wanita dari kalangan kaum Khats'am seraya berkata; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya kewajiban Allah atas hamba-hamba-Nya dalam melaksanakan haji telah mengenai bapakku yang sudah tua renta dan ia tidak mampu menaiki kendaraan. Apakah aku boleh menggantikannya untuk mengerjakan haji?" Beliau menjawab: 'Ya, karena jika bapakmu memiliki utang, maka kamu berkewajiban melunasinya.'
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] dan [Muhammad bin Tharif]; keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah]; telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Suqah] dari [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Jabir bin Abdullah] radliallahu 'anhu, ia berkata; "Seorang wanita memperlihatkan anaknya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam saat beliau mengerjakan sebuah ibadah haji, wanita itu bertanya; 'Wahai Rasulullah apakah anak ini boleh mengerjakan haji? ' Beliau menjawab: 'Ya (boleh). Dan kamu akan mendapatkan ganjaran pahalanya.'
Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah]; telah menceritakan kepada kami [Abdah bin Sulaiman] dari [Ubaidullah] dari [Abdurrahman bin Al Qasim] dari [Ayahnya] dari [Aisyah] radliallahu 'anha, ia berkata; " Asma binti Umais mengalami nifas (melahirkan anak) di bawah sebuah pohon, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan Abu Bakar agar menyuruhnya mandi dan bertalbiyah (berniat haji dan umrah)."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah]; telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Makhlad] dari [Sulaiman bin Bilal]; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] bahwa ia mendengar [Al Qasim bin Muhammad] menceritakan dari [Ayahnya] dari [Abu Bakar], bahwa ia pernah berangkat haji bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditemani oleh isterinya (Asma binti Umais) yang kemudian melahirkan Muhammad bin Abu Bakar di bawah sebuah pohon. Abu Bakar mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabari beliau. Maka beliau memerintahkan Abu Bakar agar menyuruh isterinya mandi, kemudian memulai niat haji, dan boleh mengerjakan segala apa yang dikerjakan orang-orang (dalam haji) kecuali thawaf di Baitullah."
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad]; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dari [Sufyan] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [Ayahnya] dari [Jabir] radliallahu 'anhu, ia berkata; "Asma binti Umais melahirkan Muhammad bin Abu Bakar, lalu kabarnya disampaikan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau memerintahkannya untuk mandi dan mengikat farajnya dengan kain (pembalut), lalu berniat untuk mengerjakan haji."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Mush'ab]; telah menceritakan kepada kami [Malik bin Anas] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] radliallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Penduduk Madinah memulai (haji dan umrahnya) dari Dzul Hulaifah, dan penduduk Syam dari Juhfah, serta penduduk Najd, dari Qarn." Abdullah berkata; 'Adapun tiga tempat ini aku mendengarnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan telah sampai kabar kepadaku bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Sedangkan untuk ahli Yaman adalah dari Yalamlam.'
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad]; telah menceritakan kepada kami [Waki']; telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Yazid] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] radliallahu 'anhu, ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah kepada kami, seraya bersabda: 'Tempat berniat (haji dan umrah) penduduk Madinah dari Dzul Hulaifah. Tempat berniat (haji dan umrah) penduduk Syam dari Juhfah. Tempat berniat (haji dan umrah) penduduk Yaman dari Yalamlam. Dan tempat berniat (haji dan umrah) penduduk Masyriq dari Dzatu Irq." Kemudian beliau menengadahkan wajahnya ke ufuk seraya berkata: 'Ya Allah, terimalah kedekatan hati mereka.'
Telah menceritakan kepada kami [Muhriz bin Salamah Al 'Adani]; telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muhammad Ad Darawardi]; telah menceritakan kepadaku [Ubaidullah bin Umar] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] radliallahu 'anhu, bahwa jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memasukan kakinya ke tali pelananya dan kendaraannya telah berdiri tegap, maka beliau mulai berniat (haji atau Umrah) dari sisi masjid Dzul Hulaifah.
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Ibrahim Ad Dimasyqi]; telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] dan [Umar bin Abdul Wahid], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Al `Auza'i] dari [Ayyub bin musa] dari [Abdullah bin Ubaidillah bin Umair] dari [Tsabit Al Bunani] dari [Anas bin Malik] radliallahu 'anhu, ia berkata; "Ketika aku berada di samping unta Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang terletak di bawah pohon, dan ketika unta itu telah berdiri sempurna membawa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di atasnya, beliau pun lantas mengucapkan: 'Aku menjawab panggilanmu dengan melaksanakan haji dan umrah sekaligus.' Dan itu terjadi saat beliau mengerjakan haji Wada."
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad]; telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dan [Abu Usamah] serta [Abdullah bin Numair] dari [Ubaidullah bin Umar] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] radliallahu 'anhu, ia berkata; "Aku mengambil ucapan talbiyah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, yaitu beliau mengucapkan: 'Ya Allah aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya pujian, kenikmatan dan kerajaan hanya milik-Mu.Tiada sekutu bagi-Mu.'" (Perawi berkata): Ibnu Umar menambahkan ungkapan talbiyah dengan ucapan; 'Aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu. Kebahagiaan dan Kebaikan hanya ada di tangan-Nya. Aku penuhi panggilan-Mu. Permohonan hanya kepada-Mu dan beramal untuk-Mu.'
Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Akhzam]; telah menceritakan kepada kami [Mu`ammal bin Isma'il]; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [Ayahnya] dari [Jabir] radliallahu 'anhu, ia berkata; "Talbiyah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah: 'Aku penuhi panggilan-Mu. Ya Allah aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya pujian, kenikmatan dan kerajaan hanya milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.'"
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] dan [Ali bin Muhammad] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Waki']; telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Abdullah bin Abu Salamah] dari [Abdullah bin Fadll] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda dalam talbiahnya: "Aku penuhi panggilan-Mu, wahai Tuhan yang Hak (sebenar-benarnya). Aku penuhi panggilan-Mu."
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Ammar]; telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin 'Ayyasy]; telah menceritakan kepada kami ['Umarah bin Ghaziyyah Al Anshari] dari [Abu Hazim] dari [Sahl bin Sa'ad As Sa'idi] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidaklah seseorang yang mengucapkan talbiyah kecuali akan dijawab oleh apa saja yang ada di sebelah kanan dan sebelah kirinya. (Baik) oleh batu atau pohon atau tanah yang keras, sehingga terbelahlah bumi dari sebelah sini dan sebelah sini."