Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Mis'ar] dari [Tsabit bin Ubaid] dari [Ibnul Bara` bin Azib] dari [Al Bara` bin Azib] ia berkata, "Jika kami shalat di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, Mis'ar berkata, "Kami suka, atau ia menyebutkan, "aku suka berdiri di sebelah kanannya. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abul Husain Abu Ja'far] berkata, telah menceritakan kepada kami [Amru bin Utsman Al Kilabi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Amru Ar Raqqi] dari [Laits bin Abu Salim] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata; dikatakan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "Sesungguhnya bagian kiri masjid menjadi kosong". Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa memakmurkan bagian kiri masjid maka akan ditulis baginya dua pahala. "
Telah menceritakan kepada kami [Al Abbas bin Utsman Ad Dimasyqi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Malik bin Anas] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [Bapaknya] dari [Jabir] Bahwasanya ia berkata, "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam selesai thawaf di Ka'bah, beliau mendatangi Maqam Ibrahim. Umar berkata, "Wahai Rasulullah, ini adalah Maqam bapak kita Ibrahim yang Allah telah berfirman: " (Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat). " Al Walid berkata, "Aku berkata kepada Malik, "'dan jadikanlah' apakah demikian ia membaca?" ia menjawab, "Ya. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ash Shabbah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Humaid Ath Thawil] dari [Anas bin Malik] ia berkata, " [Umar] berkata, "Aku berkata, "Wahai Rasulullah, sekiranya engkau jadikan maqam Ibrahim sebagai tempat shalat, " lalu turunlah ayat; " (Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat). "
Telah menceritakan kepada kami [Alqamah bin Amru Ad Darimi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Ayyasy] dari [Abu Ishaq] dari [Al Bara`] berkata, "Kami shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghadap Baitul Maqdis selama delapan belas bulan, kemudian kiblat dialihkan ke Ka'bah kira-kira dua bulan setelah beliau di Madinah. Ketika shalat, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sering menghadapkan wajahnya ke langit, dan Allah tahu bahwa hati Nabi-Nya shallallahu 'alaihi wasallam cenderung ke Ka'bah. Lalu Jibril naik ke langit dan beliau terus memandanginya dengan matanya, beliau menunggu apa yang akan Allah perintahkan kepada Jibril. Maka Allah menurunkan ayat: " (Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit). " Lalu datanglah seorang pembawa berita kepada kami, ia mengatakan, "Kiblat telah dialihkan ke Ka'bah, waktu itu kami telah shalat dua raka'at menghadap Baitul Maqdis, maka kami pun mengalihkan kiblat kami dan tetap menyempurnakan shalat (tidak membatalkan). " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya kepada Malaikat Jibril: "Wahai Jibril, bagaimana dengan shalat kami ketika masih menghadap Baitul Maqdis?" Maka Allah Azza wa Jala menurunkan ayat: " (dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia). "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya Al Azdi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hasyim bin Al Qasim]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya An Naisaburi] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ashim bin Ali] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Ma'syar] dari [Muhammad bin Amru] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Antara timur dan barat adalah arah kiblat. "
Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Al Mundzir Al Hizami] dan [Ya'qub bin Humaid bin Kasib] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Fudaik] dari [Katsir bin Zaid] dari [Al Muththalib bin Abdullah] dari [Abu Hurairah] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian masuk masjid, maka janganlah duduk hingga ia shalat dua raka'at. "
Telah menceritakan kepada kami [Al Abbas bin Utsman] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Malik bin Anas] dari [Amir bin Abdullah bin Az Zubair] dari [Amru bin Sulaim Az Zuraqqi] dari [Abu Qatadah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian masuk masjid hendaklah shalat dua raka'at sebelum ia duduk. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ulayyah] dari [Sa'id bin Abu Arubah] dari [Qatadah] dari [Salim bin Abu Al Ju'd Al Ghathafani] dari [Ma'dan bin Abu Thalhah Al Ya'muri] berkata, " [Umar Ibnul Khaththab] berdiri khutbah di hari jum'at, atau berkhutbah pada hari jum'at. Ia bertahmid dan memuji Allah, kemudian berkata, "Wahai manusia, kalian makan dua macam tumbuhan; bawang merah dan bawang putih, aku tidak melihatnya kecuali sesuatu yang kotor. Sungguh, pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam aku pernah mendapati seorang laki-laki yang mengeluarkan bau itu (bawang), lalu tangannya ditarik dan dibawa ke Bagi'. Maka barangsiapa memakannya hendaklah ia menghilangkan baunya dengan memasaknya. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Marwan Al Utsmani] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'd] dari [Ibnu Syihab] dari [Sa'id Ibnul Musayyab] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa makan tumbuhan ini, maka janganlah ia menyakiti kami di masjid kami ini. " Ibrahim berkata, "Bapakku menambahkan al Kurrats (bawang bakung) dan al Bashal (bawang merah) dalam hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tersebut. Yakni menambahi dari hadits Abu Hurairah yang berbicara tentang bawang. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ash Shabbah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Raja` Al Makki] dari [Ubaidullah bin Umar] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa makan sesuatu dari tumbuhan ini (bawang putih), maka jangan sekali-kali datang ke masjid. "
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad Ath Thanafisi] berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Zaid bin Aslam] dari [Abdullah bin Umar] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang ke masjid Quba dan shalat di dalamnya. Kemudian datang beberapa laki-laki Anshar seraya memberi salam kepadanya. Aku bertanya kepada Shuhaib bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab salam mereka, sebab ia waktu itu sedang bersamanya. Ia berkata, "Beliau hanya berisyarat dengan tangannya. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rumh Al Mishri] berkata, telah memberitakan kepada kami [Al Laits bin Sa'd] dari [Abu Zubair] dari [Jabir] ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutusku untuk suatu keperluan, kemudian ketika kembali aku mendapati beliau sedang shalat, aku memberi salam kepada beliau, namun beliau hanya memberi isyarat kepadaku. Tatkala selesai, beliau memanggilku dan bersabda: "Kamu memanggilku tadi, aku masih shalat. "
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Sa'id Ad Darimi] berkata, telah menceritakan kepada kami [An Nadlr bin Syumail] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Abu Ishaq] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Al Ahwash] dari [Abdullah] ia berkata, "Ketika shalat kami memberi shalat, " lalu dikatakan kepada kami: "Sesungguhnya dalam shalat ada kesibukan. "
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hakim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud] berkata, telah menceritakan kepada kami [Asy'ats bin Sa'id Abu Rabi' As Samman] dari [Ashim bin Ubaidullah] dari [Abdullah bin Amir bin Rabi'ah] dari [Bapaknya] ia berkata, "Kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam perjalanan, sementara langit mendung dan menyulitkan kami untuk mengetahui arah kiblat. Ketika matahari terbit, kami mengetahui bahwa kami telah salah shalat bukan menghadap kiblat. Kemudian hal itu kami ceritakan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka Allah pun menurunkan ayat: " (Kemana saja kalian menghadap, maka di situlah wajah Allah). "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Manshur] dari [Rabi' bin Hirasy] dari [Thariq bin Abdullah Al Muharibi] Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila kamu shalat, maka janganlah kamu membuang ludah di hadapan atau samping kananmu, akan tetapi meludahlah ke kiri atau di bawah kakimu. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ulayyah] dari [Al Qasim bin Mihran] dari [Abu Rafi'] dari [Abu Hurairah] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat dahak di kiblat masjid, lalu beliau menghadap ke arah orang-orang dan bersabda: "Kenapa salah seorang dari kalian berdiri di hadapan-Nya (Rabbnya) dan berdahak di depan-Nya? Apakah kalian suka jika seseorang berdiri di hadapannya kemudian meludah di depan mukanya? Jika salah seorang dari kalian ingin meludah hendaklah melakukannya di sebelah kirinya, atau membuang di kainnya seperti ini, " Isma'il kemudian memperagakan kepadaku dengan meludah dalam kain miliknya, setelah itu menggosoknya. "
Telah menceritakan kepada kami [Hannad bin As Sari] dan [Abdullah bin Amir bin Zurarah] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin 'Ayyasy] dari [Ashim] dari [Abu Wa`il] dari [Hudzaifah] Bahwasanya ia melihat Syabats bin Rabi'i membuang dahak di hadapannya, ia lalu berkata, "Hai Syabats, janganlah kamu meludah di hadapanmu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang perbuatan itu, beliau bersabda: "Jika seseorang shalat, Allah menemuinya dengan wajah-Nya hingga ia selesai shalat atau berhadats yang buruk (membatalkan shalat). "
Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Akhzam] dan ['Abdah bin Abdullah] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdu Ash Shamad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Tsabit] dari [Anas bin Malik] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meludah di kainnya kemudian menggosoknya, padahal beliau dalam keadaan shalat. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengusap kerikil maka ia telah sia-sia. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ash Shbbah] dan [Abdurrahman bin Ibrahim] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] berkata, telah menceritakan kepadaku [Yahya bin Abu Katsir] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Salamah] berkata; telah menceritakan kepadaku [Mu'aiqib] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda berkenaan dengan hukum mengusap kerikil dalam shalat: "Jika engkau harus melakukannya, maka cukup sekali saja. "
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] dan [Muhammad bin Ash Shabbah] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Az Zuhri] dari [Abul Ahwash Al Laitsi] dari [Abu Dzar] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian berdiri melaksanakan shalat, sesungguhnya rahmat sedang menuju kepada dirinya, maka janganlah mengusap kerikil. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abbad Ibnul Awwam] dari [Asy Syaibani] dari [Abdullah bin Syaddad] berkata, telah menceritakan kepadaku [Maimunah] isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat di atas tikar kecil. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir] dari [Abu Sa'id] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat di atas tikar. "
Telah menceritakan kepada kami [Harmalah bin Yahya] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Wahb] berkata, telah menceritakan kepadaku [Zam'ah bin Shalih] dari [Amru bin Dinar] ia berkata, "Ketika di Bashrah, [Ibnu Abbas shalat] di atas karpet. Kemudian para sahabatnya menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam juga shalat di atas karpet. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muhammad Ad Darawardi] dari [Isma'il bin Abu Habibah] dari [Abdullah bin 'Abdurrahman] ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendatangi kami dan shalat bersama kami di masjid Bani Abdul Asyhal, dan aku melihatnya meletakkan tangan di atas kainnya ketika sujud. "
Telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Musafir] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Abu Uwais] berkata, telah mengabarkan kepadaku [Ibrahim bin Isma'il Al Asyhali] dari [Abdullah bin 'Abdurrahman bin Tsabit bin Ash Shamit] dari [Bapaknya] dari [Kakeknya] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat di Bani Abdul Asyhal dengan berselimut kain, dan beliau meletakkan tangannya di atas kain tersebut agar terhindar dari dinginnya pasir. "
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim bin Habib] berkata, telah menceritakan kepada kami [Biysr Ibnul Mufadldlal] dari [Ghalib bin Al Qaththan] dari [Bakr bin Abdullah] dari [Anas bin Malik] ia berkata, "Kami pernah shalat bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di waktu yang sangat panas. Jika salah seorang dari kami tidak kuat meletakkan keningnya langsung ke pasir, maka ia membentangkan kain dan sujud di atasnya. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Az Zuhri] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagi laki-laki bertasbih dan bagi wanita menepukkan tangan. "
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] dan [Sahl bin Abu Sahl] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Abu Hazim] dari [Sahl bin Sa'd As Sa'idi] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagi laki-laki bertasbih dan bagi wanita menepukkan tangan. "
Telah menceritakan kepada kami [Suwaid bin Sa'id] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sulaim] dari [Isma'il bin Umayyah] dan [Ubaidullah] dari [Nafi'] ia berkata; [Ibnu Umar] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi rukhsah (keringanan) bagi para wanita dengan menepuk tangan dan bagi lelaki dengan bertasbih. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ghundar] dari [Syu'bah] dari [An Nu'man bin Salim] dari [Ibnu Abu Aus] ia berkata, " [Aus] kakekku, terkadang dalam shalat ia berisyarat kepadaku, lalu aku ambilkan sandal miliknya. Lalu berkata, "Aku pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat dengan mengenakan sandal. "
Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Hilal Ash Shawwaf] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] dari [Husain Al MuAllim] dari [Amru bin Syu'aib] dari [Bapaknya] dari [kakeknya] ia berkata, "Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat dengan sandal dan terkadang tidak. "
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] berkata, telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Abu Ishaq] dari [Alqamah] dari [Abdullah] ia berkata, "Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat dengan menggunakan sandal dan khuf. "
Telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Mu'adz Adl Dlarir] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dan [Abu Awanah] dari [Amru bin Dinar] dari [Thawus] dari [Ibnu Abbas] ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku diperintahkan agar tidak menahan rambut dan kain. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Numair] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Idris] dari [A'masy] dari [Abu Wa`il] dari [Abdullah] ia berkata, "Kami diperintah untuk tidak menahan rambut dan kain saat sujud. Dan kami tidak diperintahkan untuk mengulang wudlu apabila menginjak kotoran. "
Telah menceritakan kepada kami [Bakr bin Khalaf] berkata, telah menceritakan kepada kami [Khalid Ibnul Harits] dari [Syu'bah]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] berkata, telah menceritakan kepadaku [Mukhawwal bin Rasyid] berkata; Aku mendengar [Abu Sa'id] -seorang laki-laki dari Madinah- berkata; Aku melihat [Abu Rafi'] mantan budak Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ia pernah melihat Hasan bin Ali shalat dengan menyanggul rambut kemudian melepasnya, atau ia melarang hal hal demikian itu. Ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang seseorang shalat dengan menyanggul rambutnya. "
Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Thalhah bin Yahya] dari [Yunus] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian mengangkat pandangan kalian ke atas langit hingga mata kalian buta. " -Yakni dalam shalat-.
Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Ali Al Jahdlami] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik] ia berkata, "Pernah suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat bersama sahabatnya, selesai shalat beliau menghadap ke arah orang-orang dan bersabda: "Kenapa orang-orang suka mengangkat mata mereka ke langit -hingga suara beliau meninggi- mereka segera mengakhiri perbuatannya itu atau Allah akan menyambar mata mereka. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] berkata, telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Al Musayyab bin Rafi'] dari [Tamim bin Tharafah] dari [Jabir bin Samurah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang-orang itu segera mengakhiri perbuatannya mengangkat mata ke langit atau mata mereka tidak akan kembali lagi. "