Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rumh] berkata, telah memberitakan kepada kami [Al Laits bin Sa'd] dari [Ibnu Syihab] dari ['Abdurrahman bin Ka'b bin Malik] dari [Jabir bin Abdullah] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menggabungkan dua hingga tiga laki-laki yang syahid dalam perang Uhud dalam satu kain kafan. Kemudian beliau bersabda: "Siapakah di antara mereka yang lebih banyak hafalan Al Qur`annya?" ketika beliau diberi isyarat pada salah satu dari mereka, beliau pun mendahulukannya ketika memasukkan ke dalam lahad. Beliau bersabda: "Aku bersaksi atas mereka semua. " Lalu beliau memerintahkan agar mereka dikubur dalam keadaan masih berlumuran darah, tidak dishalatkan dan tidak dimandikan. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ziyad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ali bin Ashim] dari ['Atho` bin As Sa`ib] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan agar orang-orang yang terbunuh di peperangan Uhud agar dilepaskan dari senjata dan baju perang mereka. Setelah itu dikuburkan dengan baju dan darah mereka. "
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] dan [Sahl bin Abu Sahl] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Al Aswad bin Qais] ia mendengar [Nubaih Al 'Anzi] berkata, "Aku mendengar [Jabir bin Abdullah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan agar orang-orang yang terbunuh dalam perang Uhud dikembalikan ke tempat mereka terbunuh, maka mereka dipindahkan ke Madinah. "
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Ibnu Abu Dzi`b] dari [Shalih] mantan pelayan At Tau`amah, dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menshalati jenazah dalam masjid, maka ia tidak mendapat pahala (sempurna). "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Fulaih bin Sulaiman] dari [Shalih bin 'Ajlan] dari [Abbad bin Abdullah bin Az Zubair] dari ['Aisyah] ia berkata, "Demi Allah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak menshalati Suhail bin Baidla` kecuali di dalam masjid. " Ibnu Majah berkata, "Hadits 'Aisyah ini lebih kuat. "
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki']. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Rafi'] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah Ibnul Mubarak] semuanya dari [Musa bin Rabah] berkata; aku mendengar [Bapakku] berkata; aku mendengar [Uqbah bin Amir Al Juhani] berkata, "Ada tiga waktu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang kami untuk menegakkan shalat atau menguburkan orang-orang yang telah meninggal dari kami; ketika matahari terbit dengan jelas, ketika tengah hari hingga matahari condong dan ketika menjelang maghrib hingga matahari terbenam. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ash Shabbah] berkata, telah memberitakan kepada kami [Yahya bin Al Yaman] dari [Minhal bin Khalifah] dari ['Atho`] dari [Ibnu Abbas] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah menguburkan seseorang pada malam hari, dan memberikan penerangan di kuburnya. "
Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Abdullah Al Audi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Ibrahim bin Yazid Al Makki] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir bin Abdullah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian menguburkan orang-orang yang telah meninggal dari kalian pada malam hari, kecuali terpaksa. "
Telah menceritakan kepada kami [Al Abbas bin Utsman Ad Dimasyqi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] dari [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Zubair] dari [Jabir bin Abdullah] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Shalatkanlah orang-orang yang telah meninggal dari kalian baik di siang hari maupun malam hari. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bisyir Bakr bin Khalaf] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Ketika Abdullah bin Ubai mati, anaknya datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata, "Wahai Rasulullah, berikanlah gamismu kepadaku hingga aku bisa gunakan untuk mengkafaninya, " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Beritahukanlah aku (jika ia sudah siap). " Maka ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ingin menshalatinya, Umar Ibnul Khtahthab berkata kepada beliau, "Apa yang engkau lakukan?" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian menshalatinya, setelah itu bersabda: "Aku antara dua pilihan; (Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka (adalah sama saja). Maka Allah Azza Wa Jalla menurunkan: (Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendo'akan) di kuburnya). "
Telah menceritakan kepada kami [Ammar bin khalid Al Wasithi] dan [Sahl bin Abu Sahl] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Mujalid] dari [Amir] dari [Jabir] ia berkata, "Salah seorang pemimpin kaum munafik Madinah mati. Dan ia berwasiat agar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menshalatkan dan mengkafaninya dengan gamisnya. Maka beliau menshalatkan dan mengkafaninya dengan gamisnya, serta berdiri di atas kuburannya. Hingga Allah menurunkan ayat; (Dan janganlah kamu menshalati salah seorang dari mereka yang mati selamanya, dan jangan berdiri di atas kuburnya). "
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Yusuf As Sulami] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muslim bin Ibrahim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Harits bin Nabhan] berkata, telah menceritakan kepada kami [Utbah bin Yaqzhan] dari [Abu Sa'id] dari [Makhul] dari [Watsilah bin Al Asqa'] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Shalatkanlah setiap mayit dan berjihadlah bersama setiap pemimpin. "
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Amir bin Zurarah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syarik bin Abdullah] dari [Simak bin Harb] dari [Jabir bin Samurah] berkata, "Seorang laki-laki dari sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam terluka hingga membuatnya tersiksa kesakitan, ia lalu merayap menuju sebilah pedang dan bunuh diri dengan pedang tersebut, hingga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak mau menshalatinya. Jabir bin Abdullah berkata, "Itu adalah bentuk pelajaran dari beliau. "
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdah] berkata, telah memberitakan kepada kami [Hammad bin Zaid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Tsabit] dari [Abu Rafi'] dari [Abu Hurairah] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam merasa kehilangan seorang wanita berkulit hitam yang biasa merawat (kebersihan) masjid, kemudian beliau mencari tahu tentang wanita tersebut setelah beberapa hari. Lalu dikatakan kepada beliau, "Wanita itu telah meninggal, " beliau bersabda: "Kenapa kalian tidak memberitahukan kepadaku! " beliau pun mendatangi kuburannya dan menshalatinya. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Husyaim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Hakim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Kharijah bin Zaid bin Tsabit] dari [Yazid bin Tsabit] -dan ia lebih tua dari pada Zaid-. Yazid berkata, "Kami keluar bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ketika melewati Baqi' ada sebuah kuburan yang masih baru, beliau pun menanyakan perihal kuburan tersebut. Para sahabat pun menjawab, "Ini adalah kuburan si fulanah (kuburan seorang wanita). " Yazid berkata, "Ternyata beliau mengenalnya, beliau lalu bersabda: "Kenapa kalian tidak memberitahukannya kepadaku! " Mereka menjawab: "Tadi engkau sedang tidur siang dan berpuasa, maka kami tidak ingin mengganggu anda. " Beliau menjawab: "Selayaknya kalian tidak melakukan hal itu. Sungguh aku tidak mengetahui sama sekali. Tidaklah salah seorang dari kalian yang mati kemudian aku berada di tengah kalian melainkan kalian harus mengabariku. Karena sesungguhnya shalatku merupakan rahmat baginya. " Kemudian Beliau pergi ke kubur sementara kami membuat shaf di belakangnya, dan beliau melakukan takbir sebanyak empat kali. "
Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Humaid bin Kasib] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muhammad Ad Darawardi] dari [Muhammad bin Zaid bin Al Muhajir bin Qunfudz] dari [Abdullah bin Amir bin Rabi'ah] dari [Bapaknya] berkata, "Seorang wanita berkulit hitam meninggal dunia, sementara Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak diberi tahu. Setelah itu beliau diberi tahu, beliau bersabda: "Kenapa kalian tidak memberitahukannya kepadaku?" Beliau bersabda lagi kepada para sahabatnya: "Berbarislah. " Kemudian beliau menshalatkannya. "
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Abu Ishaq Asy Syaibani] dari [Asy Sya'bi] dari [Ibnu Abbas] ia berkata, "Seorang laki-laki meninggal dunia, dan beliau biasa menjenguknya. Para sahabat kemudian menguburkannya di waktu malam hari, ketika pagi hari mereka baru memberitahukan kepada beliau. Beliau lalu bersabda: "Apa yang menghalangi kalian untuk memberitahukannya kepadaku?" mereka menjawab, "Kami menguburkannya di malam hari, dan waktu itu sangat gelap, maka kami tidak ingin menyusahkanmu. " Beliau lalu mendatangi kuburnya dan shalat di atasnya. "
Telah menceritakan kepada kami [Al Abbas bin Abdul Azhim Al 'Anbari] dan [Muhammad bin Yahya] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Hanbal] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ghundar] dari [Syu'bah] dari [Habib bin Asy Syahid] dari [Tsabit] dari [Anas] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat di atas kuburan setelah (mayat) dikuburkan. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Humaid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Mihran bin Abu Umar] dari [Abu Sinan] dari [Alqamah bin Martsad] dari [Ibnu Buraidah] dari [Bapaknya] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menshalati mayat setelah dikuburkan. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Syurahbil] dari [Ibnu Lahi'ah] dari [Ubaidullah bin Al Mughirah] dari [Abul Haitsam] dari [Abu Sa'id] ia berkata, "Dulu ada seorang wanita hitam yang sering menyapu masjid, pada suatu malam dia meninggal dunia. Di pagi hari, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam diberi kabar perihal kematiannya, maka beliau bersabda: "Kenapa kalian tidak memberitahukannya kepadaku?" Beliau dan para sahabat kemudian keluar dan berdiri di atas kuburnya. Beliau melakukan takbir (shalat) untuknya sementara para sahabat berada di belakangnya. Beliau mendo`akannya kemudian pergi. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la] dari [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Sa'id Ibnul Musayyab] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Raja Najasyi telah meninggal. " Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya keluar menuju Baqi', kami membuat shaf di belakangnya sementara Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam maju ke depan dan bertakbir empat kali. "
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Khalaf] dan [Muhammad bin Ziyad] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Bisyr Ibnul Mufadldlal]. (dalamjalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Rafi'] berkata, telah menceritakan kepada kami [Husyaim] semuanya dari [Yunus] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Al Muhallab] dari [Imran Ibnul Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Raja Najasyi, saudara kalian telah meninggal dunia. Shalatlah kalian untuknya. " Imran Ibnul Hushain berkata, "Beliau lalu berdiri dan kami shalat di belakangnya. Aku ada di barisan kedua, dan ada dua barisan yang menshalatinya. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Hisyam] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Humran bin A'yan] dari [Abu Thufail] dari [Mujammi' bin Jariyah Al Anshari] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya saudara kalian Najasyi telah meninggal, maka berdiri dan shalatilah ia. " Lalu kami membuat dua shaf di belakang beliau. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Ibnul Mutsanna] berkata, telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman bin Mahdi] dari [Al Mutsanna bin Sa'id] dari [Qatadah] dari [Abu Ath Thufail] dari [Hidzaifah bin Asid] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam keluar bersama para sahabatnya, beliau lalu bersabda: "Shalatlah untuk saudara kalian yang meninggal di tempat lain, " para sahabat bertanya, "Siapa itu?" beliau bersabda: "Najasyi. "
Telah menceritakan kepada kami [Sahl bin Abu Sahl] berkata, telah menceritakan kepada kami [Makki bin Ibrahim Abu Sakan] dari [Malik] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menshalatkan Najasyi, lalu beliau bertakbir sebanyak empat takbir. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la] dari [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Sa'id Ibnul Musayyab] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa menshalati jenazah maka ia akan mendapatkan pahala satu qirath, dan barangsiapa menunggunya hingga dikuburkan maka ia akan mendapatkan pahala dua qirath. " Para sahabat bertanya, "Dua qirath itu berapa?" beliau menjawab: "Seperti dua gunung besar. "
Telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Mas'adah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Khalid Ibnul Harits] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] berkata, telah menceritakan kepadaku [Salim bin Abu Al Ja'd] dari [Ma'dan bin Abu Thalhah] dari [Tsauban] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menshalati jenazah maka ia mendapatkan pahala satu qirath, dan barangsiapa menyaksikan hingga dikuburkan maka ia mendapatkan pahala dua qirath. " Ma'dan berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu ditanya tentang ukuran qirath, beliau menjawab: "Seperti gunung Uhud. "
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Sa'id] berkata, telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman Al Muharibi] dari [Hajjaj bin Arthah] dari [Adi bin Tsabit] dari [Zir bin Hubasiy] dari [Ubai bin Ka'b] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menshalati jenazah maka baginya pahala satu qirath, dan barangsiapa menyaksikannya hingga dikuburkan maka baginya pahala dua qirath. Dan demi Dzat yang jiwa Muhammad ada dalam genggaman-Nya, satu qirath adalah lebih besar dari gunung Uhud ini. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rumh] berkata, telah memberitakan kepada kami [Al Laits bin Sa'd] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari [Amir bin Rabi'ah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Bapaknya] dari [Amir bin Rabi'ah] bahwa ia mendengarnya menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jika kalian melihat jenazah maka berdirilah hingga ia melewati kalian, atau hingga ia diletakkan. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Hannad bin As Sarri] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdah bin Sulaiman] dari [Muhammad bin Amru] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Satu jenazah lewat di hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau pun berdiri dan bersabda: "Bangunlah, sebab pada kematian ada ketakutan. "
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] dan [Waki'] dari [Syu'bah] dari [Muhammad Ibnul Munkadir] dari [Mas'ud Ibnul Hakam] dari [Ali bin Abu Thalib] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri ketika ada jenazah, maka kami pun ikut berdiri. Ketika beliau duduk maka kami ikut duduk. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] dan [Uqbah bin Mukram] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Shafwan bin Isa] berkata, telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Rafi'] dari [Abdullah bin Sulaiman bin Junadah bin Abu Umayyah] dari [Bapaknya] dari [Kakeknya] dari [Ubadah bin Ash Shamit] ia berkata, "Jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengiringi jenazah maka beliau tidak duduk hingga diletakkan di liang lahad. Lalu seorang uskup menemuinya dan berkata, "Hai Muhammad, kami juga melakukan seperti ini. " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian duduk dan bersabda: "Selisihilah mereka. "
Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Musa] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syarik bin Abdullah] dari [Ashim bin Ubaidullah] dari [Abdullah bin Amir bin Rabi'ah] dari ['Aisyah] ia berkata, "Aku kehilangan beliau -Yakni Nabi shallallahu 'alaihi wasallam-, ternyata beliau berada di Baqi'. Beliau mengucapkan: "ASSALAAMU 'ALAIKUM DAARA QAUMIN MUKMINIIN ANTUM LANAA FARATHUN WA INNAA BIKUM LAAHIQUUN ALLAHUMMA LAA TAHRIMNAA AJRAHUM WA LAA TAFTINNAA BA'DAHUM (Semoga kesejahteraan untuk kalian semua, kampung kaum mukminin. Kalian telah mendahului kami. Dan kami akan menyusul kalian insya Allah. Ya Allah, janganlah engkau haramkan kami dari pahala mereka dan jangan timpakan fitnah kepada kami setelah mereka). "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abbad bin Adam] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ahmad] dari [Sufyan] dari [Alqamah bin Martsad] dari [Sulaiman bin Buraidah] dari [Bapaknya] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengajari do`a ketika mereka akan ke kuburan: "ASSALAAMU 'ALAIKAUM AHLAD DIYAARI MINAL MUKMINIIN WAL MUSLIMIIN. WA INNAA INSYAALLAHU BIKUM LAAHIQUUN NAS`ALU ALLAHA LANAA WA LAKUMUL 'AAFIAH (Semoga keselamatan terlimpahkan kepada kalian wahai penduduk alam barzah, dari kaum mukminin dan muslimin. Sesungguhnya kami akan menyusul kalian insya Allah. Dan kami meminta Allah untuk kami dan kalian agar diberi keselamatan. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ziyad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Yunus bin Khabbab] dari [Al Minhal bin Amru] dari [Zadzan] dari [Al Bara bin Azib] berkata, "Kami dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar mengiringi jenazah, lalu beliau duduk menghadap arah kiblat. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Khalid Al Ahmar] dari [Amru bin Qais] dari [Al Minhal bin Amru] dari [Zadzan] dari [Al Bara bin Azib] berkata, "Kami dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar mengiringi jenazah, ketika sampai kuburan beliau duduk hingga kami pun ikut duduk, dan seakan-akan di atas kepala kami ada burung. "
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ayyasy] berkata, telah menceritakan kepada kami [Laits bin Abu Sulaim] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Sa'di] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Khalid Al Ahmar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Hajjaj] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Jika mayat dimasukkan ke dalam kubur, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan: "BISMILLAHI WA 'ALA MILLATI RASUULILLAH (Dengan nama Allah dan atas millah Rasulullah). " Sekali waktu Abu Khalid menyebutkan, "Jika mayat dimasukkan ke dalam liang lahad, beliau menyebutkan: "BISMILLAHI WA 'ALA SUNNATI RASUULILLAH (Dengan nama Allah dan atas sunnah Rasulullah). " Sedangkan Hisyam menyebutkan dalam haditsnya: "BISMILLAH WA FII SABIILILLAHI WA 'ALA MILLATI RASUULILLAH (Dengan nama Allah, dan di jalan Allah, dan atas millah Rasulullah). "
Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik bin Muhammad Ar Raqqasyi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Al Khaththab] berkata, telah menceritakan kepada kami [Mandal bin Ali] berkata, telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Ubaidullah bin Abu Rafi'] dari [Dawud bin Al Hushain] dari [Bapaknya] dari [Abu Rafi'] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengusung jenazah Sa'd lalu menciprati kuburannya dengan air. "
Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Ishaq] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Muharibi] dari [Amru bin Qais] dari ['Atiah] dari [Abu Sa'id] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam diambil dari arah kiblat dan dihadapkan ke arah kiblat. "
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin 'Abdurrahman Al Kalbi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Idris Al Audi] dari [Sa'id Ibnul Musayyab] berkata; aku menemui [Ibnu Umar] ketika takziah jenazah, ketika meletakkan jenazah dalam liang lahad ia mengucapkan, "Dengan nama Allah, dan di jalan Allah, dan atas millah Rasulullah, " dan ketika ia meratakan tanah pada lubang lahad ia mengucapkan, "Ya Allah, selamatkanlah ia dari setan dan siksa kubur. Ya Allah, jauhkanlah bumi dari kedua rusuknya, naikkan ruhnya, dan pertemukan ia dengan-Mu dalam keadaan diridlai. " Aku lalu berkata, "Wahai Ibnu Umar, apakah itu sesuatu yang engkau dengar dari Rasulullah atau sesuatu yang muncul dari pikiranmu?" ia menjawab, "Jika begitu aku bisa mengatakan sesuatu (wahyu), itu adalah sesuatu yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. "