Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Anas bin Iyadl] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdul Aziz Al Laitsi] dari [Al Maqburi] dari [Abu Hurairah] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa berpuasa satu hari di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh tujuh puluh tahun perjalanan. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdurrahim bin Sulaiman] dari [Muhammad bin Amru] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hari-hari di Mina adalah hari-hari untuk makan dan minum. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Ali bin Muhammad] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Habib bin Abu Tsabit] dari [Nafi' bin Jubair bin Muth'im] dari [Bisyr bin Suhaim] berkata, "Pada hari-hari tasyriq Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berkhutbah, beliau mengatakan: "Tidak akan masuk surga kecuali jiwa yang bersih, dan ini adalah hari-hari makan dan minum. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ya'la At Taimi] dari [Abdul Malik bin Umair] dari [Qaza'ah] dari [Abu Sa'id] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwasanya beliau melarang puasa pada hari raya Iedul Fitri dan Iedul Adlha. "
Telah menceritakan kepada kami [Sahl bin Abu Sahl] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Abu Sa'id] berkata; Aku pernah menyaksikan hari Ied bersama [Umar Ibnul Khaththab], lalu ia memulai dengan shalat sebelum khutbah. Ia berkata, "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang berpuasa pada dua hari ini; Iedul Fitri dan Iedul Adlha. Iedul Fitri adalah hari kalian berbuka dari berpuasa, sedangkan Iedul Adlha adalah hari kalian makan daging sembelihan kalian. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dan [Hafsh bin Ghiyats] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang berpuasa pada hari jum'at, kecuali dengan berpuasa sehari sebelum atau sesudahnya. "
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Abdul Hamid bin Jubair bi Syaibah] dari [Muhammad bin Abbad bin Ja'far] berkata; Aku pernah bertanya kepada [Jabir bin Abdullah] ketika aku sedang melakukan thawaf di Baitullah, "Apakah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang berpuasa pada hari jum'at?" ia menjawab, "Benar, demi Rabb pemilik rumah ini (Ka'bah). "
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur] berkata, telah memberitakan kepada kami [Abu Dawud] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari ['Ashim] dari [Zirr] dari [Abdullah bin Mas'ud] ia berkata, "Jarang sekali aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbuka di hari jum'at. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isa bin Yunus] dari [Tsaur bin Yazid] dari [Khalid bin Ma'dan] dari [Abdullah bin Busr] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian berpuasa di hari sabtu kecuali yang telah diwajibkan atas kalian. Jika salah seorang dari kalian tidak mendapatkan sesuatu pun kecuali kayu anggur atau kulit kayu, hendaklah ia mengulumnya. " Telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Mas'adah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Habib] dari [Tsaur bin Yazid] dari [Khalid bin Ma'dan] dari [Abdullah bin Busr] dari [Saidaranya] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, lalu beliau menyebutkan sebagaimana dalam hadits. "
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Muslim Al Bathin] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih disukai oleh Allah kecuali hari-hari ini, yakni sepuluh hari (di bulan dzulhijjah), " para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, tidak juga dengan jihad di jalan Allah! " beliau menjawab: "Tidak juga dengan jihad di jalan Allah, kecuali seorang laki-laki yang keluar dengan harta dan jiwanya, lalu tidak ada yang kembali lagi. "
Telah menceritakan kepada kami [Umar bin Syabbah bin Abidah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Mas'ud bin Washil] dari [Nahhas bin Qahm] dari [Qatadah] dari [Sa'id bin Al Musayyab] dari [Abu Hurairah] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada hari-hari di dunia ini yang paling Allah sukai untuk beribadah kepada-Nya selain sepuluh hari (di bulan Dzul hijjah). Berpuasa satu hari pada hari itu sebanding dengan puasa satu tahun, dan satu malam pada saat itu menyerupai malam lailatul qadar. "
Telah menceritakan kepada kami [Hannad bin As Sarri] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abul Ahwash] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Aisyah] ia berkata, "Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa pada sepuluh hari tersebut. "
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdah] berkata, telah memberitakan kepada kami [Hammad bin Zaid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ghailan bin Jarir] dari [Abdullah bin Ma'bad Az Zimani] dari [Abu Qatadah] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku berharap kepada Allah bahwa puasa pada hari 'Arafah dapat menghapus dosa satu tahun sebelum dan sesudahnya. "
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hamzah] dari [Ishaq bin Abdullah] dari ['Iyadl bin Abdullah] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dari [Qatadah bin An Nu'man] ia berkata; aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengerjakan puasa 'Arafah, maka akan diampuni dosanya setahun yang akan datang dan setahun yang telah lalu. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Ali bin Muhammad] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Waki'] berkata, telah menceritakan kepadaku [Hausyab bin Aqil] berkata, telah menceritakan kepadaku [Mahdi Al 'Abdi] dari [Ikrimah] ia berkata, "Aku menemui Abu Hurairah di rumahnya, lalu aku bertanya padanya tentang puasa 'Arafah di hari 'Arafah, maka [Abu Hurairah] menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang berpuasa 'Arafah di hari 'Arafah. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] dari [Ibnu Abu Dzi`b] dari [Az Zuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa pada hari 'Asyura, dan beliau juga memerintahkan agar berpuasa pada hari itu. "
Telah menceritakan kepada kami [Sahl bin Abu Sahl] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Ayyub] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tiba di Madinah dan mendapati mereka sedang berpuasa, lalu beliau bertanya: "Ini hari apa?" mereka menjawab, "Ini adalah hari dimana Allah selamatkan Musa dan menenggelamkan Fir'aun, lalu Musa berpuasa sebagai rasa syukur. " Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Kami lebih berhak atas Musa dari kalian, " beliau lalu berpuasa dan memerintahkan untuk berpuasa (pada hari itu). "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin fudlail] dari [Hushain] dari [Asy Sya'bi] dari [Muhammad bin Shaifi] ia berkata, "Pada hari Asyura Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada kami: "Apakah pada hari ini kalian ada yang telah makan?" kami menjawab, "Di antara kami ada yang berbuka dan ada yang tidak. " Beliau lalu bersabda: "Bagi yang telah makan hendaklah menyempurnakan puasanya, dan bagi yang belum hendaklah mengutus kepada penduduk Al Arudl agar mereka menyempurnakan puasanya. " Muhammad bin Shaifi berkata, "Penduduk Al Arudl adalah penduduk yang berada di sekitar Madinah. "
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Ibnu Abu Dzi`b] dari [Al Qasim bin Abbas] dari [Abdullah bin Umair] mantan budak Ibnu Abbas, dari [Ibnu Abbas] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika umurku masih sampai tahun depan, sungguh aku akan berpuasa di hari yang kesembilan. " Abu Ali berkata, "Ahmad bin Yunus telah meriwayatkannya dari Ibnu Abu Dzi`b, ia menambahkan di dalamnya, "Khawatir kehilangan hari yang kesepuluh. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rumh] berkata, telah memberitakan kepada kami [Al Laits bin Sa'd] dari [Nafi' bin Sa'd] dari [Abdullah bin Umar] Bahwasanya telah disebut-sebut di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hari Asyura, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Itu adalah hari yang orang-orang jahilliyah pernah melakukan puasa di dalamnya, maka barangsiapa salah seorang dari kalian ingin berpuasa hendaklah ia berpuasa, dan bagi yang tidak ingin hendaklah ia tinggalkan. "
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ghailan bin Jarir] dari [Abdullah bin Ma'bad Az Zimani] dari [Abu Qotadah] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku berharap kepada Allah bahwa puasa pada hari 'Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu. "
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hamzah] berkata, telah menceritakan kepadaku [Tsaur bin Yazid] dari [Khalid bin Ma'dan] dari [Rabi'ah bin Al Ghaz] Bahwasanya ia bertanya kepada Aisyah tentang puasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Maka [Aisyah] pun menjawab, "Beliau selalu puasa senin dan kamis. "
Telah menceritakan kepada kami [Al Abbas bin Abdul Azhim Al 'Anbari] berkata, telah menceritakan kepada kami [Adl Dlahhak bin Abu Makhlad] dari [Muhammad bin Rifa'ah] dari [Suhail bin Abu Shalih] dari [Bapaknya] dari [Abu Hurairah] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam selalu berpuasa pada hari senin dan kamis. Beliau ditanya, "Ya Rasulullah, kenapa anda berpuasa pada hari senin dan kamis?" Beliau menjawab: "Sesungguhnya pada hari senin dan kamis Allah mengampuni dosa setiap muslim kecuali dua orang yang saling menjauhi (bermusuhan). Allah berfirman: "Tangguhkanlah hingga keduanya saling memaafkan. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Al Jurairi] dari [Abu As Salil] dari [Abu Mujibah Al Bahili] dari [Bapaknya] atau dari [Pamannya] ia berkata, "Aku mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata, "Wahai Nabi Allah, aku adalah seorang yang mendatangimu pada tahun pertama. " Beliau bertanya: "Kenapa aku melihat tubuhmu menjadi kurus?" Ia menjawab, "Wahai Rasulullah, aku tidak makan di siang hari, aku makan di malam hari. " Beliau bertanya: "Siapa yang memerintahkanmu untuk menyiksa diri?" Aku menjawab, "Wahai Rasulullah, tapi aku mampu! " Beliau bersabda: "Berpuasalah pada bulan sabar (ramadlan) dan dua hari setelahnya. " Aku menjawab, "Sesungguhnya aku masih kuat. " Beliau bersabda: "Berpuasalah pada bulan ramadlan dan dua hari setelahnya. " Aku menjawab, "Sesungguhnya aku masih kuat. " Beliau bersabda: "Puasalah pada bulan ramadlan, tiga hari setelahnya, dan pada bulan-bulan haram. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Husain bin Ali] dari [Za`idah] dari [Abdul Malik bin Umair] dari [Muhammad Ibnul Muntasyir] dari [Humaid bin 'Abdurrahman Al Himyari] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Seorang laki-laki datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan bertanya, "Puasa apakah yang paling utama setelah puasa ramadlan?" beliau bersabda: "Bulan Allah yang kalian sebut Al Muharram. "
Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim Ibnul Mundzir Al Hizami] berkata, telah menceritakan kepada kami [Dawud bin 'Atho`] berkata, telah menceritakan kepadaku [Zaid bin Abdul Hamid bin 'Abdurrahman bin Zaid Ibnul Khaththab] dari [Sulaiman] dari [Bapaknya] dari [Ibnu Abbas] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang puasa rajab. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ash Shabbah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz Ad Darawardi] dari [Yazid bin Abdullah bin Usamah bin Al Had] dari [Muhammad bin Ibrahim] bahwa [Usamah bin Zaid] melakukan puasa pada bulan-bulan haram. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya: "Berpuasalah di bulan Syawal. " Maka kemudian, ia tidak lagi berpuasa di bulan-bulan haram dan tidak pernah berhenti puasa Syawal hingga meninggal. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Mubarak]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami [Muhriz bin Salamah Al 'Adani] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muhammad] dari [Musa bin Ubaidah] dari [Jumhan] dari [Abu Hurairah] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap sesuatu itu ada zakatnya, dan zakatnya tubuh adalah berpuasa. " Dalam haditsnya Muhriz menambahkan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Puasa adalah setengah dari kesabaran. "
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Ibnu Abu Laila] dan pamanku [Ya'la] dari [Abdul Malik] dan [Abu Mu'awiyah] dari [Al Hajjaj] semuanya dari ['Atho`] dari [Zaid bin Khalid Al Juhani] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala mereka tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. "
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Yahya Al Lakhmi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Amru] dari [Mush'ab bin Tsabit] dari [Abdullah bin Az-Zubair] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbuka puasa di rumah Sa'd bin Mu'adz, beliau bersabda: "Orang-orang yang berpuasa telah berbuka puasa di rumah kalian, makanan kalian telah dimakan oleh orang-orang yang baik, dan para malaikat telah berdo`a untuk kalian. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] dan [Ali bin Muhammad] dan [Sahl] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Syu'bah] dari [Habib bin Zaid Al Anshari] dari Seorang wanita yang bernama [Laila] dari [Ummu Umarah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendatangi kami, maka kami pun menyodorkan makanan kepada beliau, sementara orang-orang yang bersamanya sedang berpuasa. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda: "Orang yang sedang berpuasa, kemudian ada suatu hidangan yang disantap di sisinya maka para malaikat akan berdo`a kepadanya. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mushaffa] berkata, telah menceritakan kepada kami [Baqiyyah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdurrahman] dari [Sulaiman bin Buraidah] dari [Bapaknya] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Bilal: "Hai Bilal, silahkan makan siang! " Bilal menjawab, "Aku sedang berpuasa. " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kita sedang memakan rizki-rizki kita dan sisa rizki Bilal adalah di surga. Hai Bilal, tidakkah kamu merasa, bahwa orang yang berpuasa itu tulang-tulangnya bertasbih dan para Malaikat memintakan ampunan baginya karena suatu makanan yang dimakan di sisinya. "
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] dan [Muhammad bin Ash Shabbah] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jika salah seorang dari kalian diundang sementara ia dalam keadaan puasa, hendaklah ia mengatakan 'sesungguhnya aku sedang berpuasa'. "
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Yusuf As Sulami] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Ashim] berkata, telah memberitakan kepada kami [Ibnu Juraij] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa diundang untuk suatu jamuan sementara ia dalam keadaan berpuasa, maka hendaklah ia memenuhinya. Jika berkenan ia boleh makan dan jika tidak maka tidak harus makan. "
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sa'dan Al Juhani] dari [Sa'd Abu Mujahid Ath Tha'i] -ia seorang yang dapat dipercaya- dari [Abu Mudillah] - ia juga seorang yang dapat dipercaya- dari [Abu Hurairah] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada tiga orang yang tidak akan ditolak do'anya; imam yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka dan do'a orang yang teraniaya. Allah akan mengangkatnya di bawah naungan awan pada hari kiamat, pintu-pintu langit akan dibukakan untuknya seraya berfirman: "Demi keagungan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski setelah beberapa saat. "
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ubaidullah Al Madini] ia berkata; aku mendengar [Abdullah bin Abu Mulaikah] berkata; aku mendengar [Abdullah bin Amru bin Al 'Ash] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh orang yang berpuasa mempunyai do`a yang dikabulkan dan tidak akan ditolak tatkala berbuka puasa. " Ibnu Abu Mulaikah berkata, "Aku mendengar Abdullah bin Amru berdo`a saat berbuka puasa, "ALLAHUMMA INNI AS`ALUKA BIRAHMATIKAL LATII WASI'AT KULLA SYAI'IN AN TAGHFIRA LII (Ya Allah, sesungguhnya aku meminta-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi setiap sesuatu, agar Engkau mengampuniku). "
Telah menceritakan kepada kami [Jubarah Ibnul Mughallas] berkata, telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Ubaidullah bin Abu Bakr] dari [Anas bin Malik] ia berkata, "Pada hari raya Iedul Fitri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak keluar (shalat) hingga makan beberapa butir kurma. "
Telah menceritakan kepada kami [Jubarah bin Al Mughallas] berkata, telah menceritakan kepada kami [Mandal bin Ali] berkata, telah menceritakan kepada kami [Umar bin Shahban] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Pada hari raya Iedul Fitri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak makan pagi hingga Beliau memberi makan pagi para sahabatnya dari zakat fitrah. "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Ashim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Tsawab bin Utbah Al Mahri] dari [Ibnu Buraidah] dari [Bapaknya] berkata, "Pada hari Iedul Fitri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak keluar untuk shalat hingga beliau makan terlebih dahulu. Sementara pada hari raya kurban (Nahr) beliau tidak makan hingga kembali (dari shalat). "
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] berkata, telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami ['Abtsar] dari [Asy'ats] dari [Muhammad bin Sirin] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa meninggal dan masih memiliki tanggungan puasa ramadlan, maka hendaklah diganti dengan memberi makan satu orang miskin setiap harinya. "