Telah menceritakan kepadaku [Abbas bin Abdul Adhim Al Anbari] dan [Ahmad bin Ja'far Al Ma'qiri] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [An Nadhr] yaitu Ibnu Muhammad Al Yamami Telah menceritakan kepada kami [Ikrimah] Telah menceritakan kepada kami [Abu Zumail] Telah menceritakan kepadaku [Ibnu Abbas] dia berkata; 'Dulu kaum muslimin tidak menghargai dan tidak memberikan kedudukan yang layak bagi Abu Sufyan. Oleh karena itu, pada suatu hari ia (Abu Sufyan) berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; 'Ya Rasulullah, berilah aku tiga permintaan! Rasulullah menjawab: 'Ya.' Abu Sufyan melanjutkan pembicaraannya; 'Pertama, saya mempunyai seorang puteri yang terbaik dan tercantik di negeri Arab, yaitu Ummu Habibah. Saya ingin menikahkannya dengan engkau.' Rasulullah menjawab: 'Ya.' 'Kedua, lanjut Abu Sufyan; 'Saya berharap engkau menjadikan Muawiyah bin Abu Sufyan sebagai juru tulis engkau yang selalu mendampingi engkau.' Rasulullah menjawab: 'Ya.' Abu Sufyan mengakhiri permintaannya; 'Ketiga, saya harap engkau menugaskan saya untuk bertempur di medan perang melawan orang-orang kafir, sebagaimana dulu -sebelum masuk Islam- saya memerangi kaum muslimin.' Rasulullah pun menjawab: 'Ya.' Abu Zumail berkata; 'Seandainya saja Abu Sufyan tidak meminta hal tersebut kepada Rasulullah, maka Rasulullah pasti tidak akan memberikannya. Karena, bagaimana pun juga, Rasulullah tidak pernah menjawab selain 'ya' jika beliau diminta tentang sesuatu.'
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Barrad Al Asy'ari] dan [Muhammad bin Al Allaa Al Hamdani] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] Telah menceritakan kepadaku [Buraid] dari [Abu Burdah] dari [Abu Musa] dia berkata; "Ketika kami sedang berada di Yaman, kami mendapat informasi tentang tujuan hijrah yang diperintahkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu kami pun turut pergi untuk berhijrah ke wilayah tersebut (Habasyah). Pada saat itu kami terdiri dari diri saya sendiri dan dua orang saudara laki-laki saya. Saya adalah orang yang paling kecil, sementara saudara saya yang satu bernama Abu Burdah dan yang lainnya bernama Abu Ruhm." Abu Musa berkata; 'Mereka terdiri dari beberapa orang atau Iima puluh tiga orang atau lima puluh dua orang dari kaum kami.' Abu Musa berkata; 'Kami berlayar hingga terbawa oleh perahu kami ke Raja Najasyi di Habasyah. Kemudian kami bergabung dengan Ja'far bin Abu Thalib beserta rombongannya di sisi Raja Najasyi. Ja'far berkata; 'Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengutus kami kemari. Selain itu, beliau juga menyuruh kami untuk menetap sini. OIeh karena itu, menetaplah kalian bersama kami.' Abu Musa berkata; 'Lalu kami tinggal bersama Ja'far hingga kami semua datang.' Abu Musa berkata; 'Kami semua bertemu dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau telah memenangkan perang Khaibar. Beliau memberikan jatah rampasan perang kepada kami. Beliau tidak memberikan jatah rampasan perang sedikitpun kepada orang yang tidak ikut dalam penaklukan Khaibar, kecuali kepada orang yang ikut berperang bersama beliau dan kepada orang yang ikut dalam rombongan kami bersama Ja'far dan kawan-kawannya.' Abu Musa berkata; 'Ada sebagian orang yang mengatakan kepada kami yang bergabung dalam pelayaran hijrah ke Habasyah; 'Kami mengungguli kalian dalam masalah hijrah.' Abu Musa berkata; 'Asma' binti Umais, yang termasuk dalam rombongan pelayaran kami, pernah berkunjung ke rumah Hafshah, istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Asma' pernah turut hijrah ke Raja Najasyi.' Pada suatu ketika Umar bin Khaththab masuk ke rumah Hafshah, kebetulan Asma' sedang berada di situ. Ketika Umar melihat Asma' ada di dalam rumah, maka ia pun bertanya; 'Siapa ini hai Hafshah? ' Hafshah menjawab; 'Dia adalah Asma' binti Umais! ' Umar bertanya lagi; 'Apakah ia pernah ikut hijrah ke Habasyah dengan berlayar? ' Asma' binti Umais menjawab; 'Ya, saya turut hijrah ke Habasyah.' Umar melanjutkan ucapannya; 'Kalau begitu, kami lebih berhak terhadap Rasulullah daripada kalian.' Asma' menjadi marah dan berkata; 'Kamu berdusta hai Umar! Demi Allah, kalian memang menyertai hijrah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Tapi beliau memberi makan orang yang lapar di antara kalian dan memberi nasihat orang yang tidak mengerti di antara kalian, sedangkan kami berhijrah ke suatu negeri yang amat jauh di Habasyah yang penuh dengan tantangan karena Allah dan Rasul-Nya. Demi Allah, saya tidak akan makan dan minum sebelum saya laporkan ucapanmu itu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Karena kami merasa dihina dan dicemaskan. Oleh karena itu, akan saya adukan persoalan ini kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Demi Allah. saya tidak berdusta dan tidak mengada-ada.' Abu Musa berkata; 'Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang ke rumah Hafshah, maka Asma' pun langsung menghadap beliau dan mengadukan persoalan yang mengganjal hatinya; 'Ya Rasulullah, Umar bin Khaththab tadi mengutarakan begini dan begitu.' Mendengar pengaduan Asma binti Umais itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: 'Ketahuilah oleh mu hai Asma, Umar bukanlah orang yang lebih berhak daripada kalian terhadapku. Umar dan para sahabatnya hanya mendapat ganjaran pahala sekali hijrah. Sebaliknya kalian yang tergabung dalam hijrah dengan mengendarai perahu itu mendapat dua kali pahala hijrah.' Asma' binti Umais berkata; 'Setelah itu, saya melihat Abu Musa dan para sahabat yang tergabung dalam hijrah ke Habasyah dengan mengendarai perahu datang berbondong-bondong untuk bertanya kepada saya tentang hadits ini. Di dunia ini tidak ada yang Iebih menyenangkan dan membesarkan jiwa mereka dan apa yang disabdakan Rasulullah kepada mereka.' Abu Burdah berkata; 'Asma' berkata; 'Sungguh saya lihat Abu Musa dan ia meminta saya mengulangi lagi hadits itu."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Hatim]; Telah menceritakan kepada kami [Bahz]; Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Tsabit] dari [Mu'awiyah bin Qurrah] dari [A'idz bin'Amru] bahwa Abu Sufyan pernah mendatangi Salman, Shuhaib, dan Bilal dalam sekelompok orang sahabat. Setelah itu, mereka berkata kepada Abu Sufyan; "Demi Allah, pedang Allah tidak sampai menebas leher musuh Allah." Mendengar ucapan mereka, (Salman, Shuhaib dan Bilal) maka Abu Bakar berkata; 'Mengapa kalian berkata seperti itu kepada salah seorang tokoh dan pemimpin Quraisyy hai Salman, Shuhaib, dan Bilal. Kemudian Abu Bakar datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk menceritakan tentang hal itu. Tetapi, Rasulullah malah berkata: "Hai Abu Bakar, mungkin kamu sendirilah yang telah membuat mereka marah. Apabila kamu membuat mereka marah, maka berarti kamu juga telah membuat Tuhanmu marah." Lalu Abu Bakar pergi mendatangi mereka sambil bertanya; 'Hai saudara-saudaraku, apakah aku telah membuat kalian marah? ' Mereka menjawab; 'Tidak.' Semoga Allah mengampunimu hai saudaraku, Abu Bakar."
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim Al Hanzhali] dan [Ahmad bin 'Abdah], lafazh ini milik Ishaq keduanya berkata; Telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari ['Amru] dari [Jabir bin 'Abdullah] dia berkata; "Ada ayat Al Qur'an yang turun berkenaan dengan kami yaitu: 'Ingatlah ketika dua golongan ingin mundur karena takut, padahal Allah penolong kedua golongan tersebut. '(Qs. Ali 'lmraan (2): 122) Keduanya adalah Bani Salimah dan Bani Haritsah. Kami tidak senang jika ayat ini tidak turun, karena firman Allah yang berbunyi: "Padahal Allah penolong kedua golongan itu (QS. Ali-Imran 122).
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna]; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan ['Abdur Rahman bin Mahdi] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [An Nadhr bin Anas] dari [Zaid bin Arqam] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: 'Ya Allah, ampunilah orang-orang Anshar, anak-anak mereka, dan cucu-cucu mereka!" Dan telah menceritakannya kepadaku [Yahya bin Habib]; Telah menceritakan kepada kami [Khalid] yaitu Ibnu Al Harits; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] melalui jalur ini.
Telah menceritakan kepadaku [Abu Ma'an Ar Raqasyi]; Telah menceritakan kepada kami ['Umar bin Yunus]; Telah menceritakan kepada kami ['Ikrimah] yaitu Ibnu 'Ammar; Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] yaitu Ibnu 'Abdullah bin Abu Thalhah bahwa [Anas] menceritakan kepadanya; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah memohonkan ampun bagi kaum Anshar. Saya mengira dia mengatakan, dan beliau memohonkan ampun bagi keturunan kaum Anshar serta budak-budak kaum Anshar. Dan saya tidak meragukan hal itu.
Telah menceritakan kepadaku [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Zuhair bin Harb] seluruhnya dari [Ibnu 'Ulayyah] dan lafazh ini milik Zuhair; Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dari ['Abdul 'Aziz] yaitu Ibnu Shuhaib dari [Anas] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah melihat anak-anak dan kaum wanita Anshar pulang dari pesta pernikahan. Setelah itu beliau berdiri sambil mengucapkan; "Ya Allah, sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang paling aku cintai! Ya Allah, sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang paling aku cintai!" (yaitu orang-orang Anshar).
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] ban [Ibnu Basysyar] seluruhnya dari [Ghundar], [Ibnu Al Mutsanna] berkata; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Hisyam bin Zaid] Aku mendengar [Anas bin Malik] berkata; "Ada seorang wanita Anshar datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Anas berkata; Kemudian beliau pun menemuinya empat mata. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Demi Dzat yang jiwaku ditangan-Nya, sungguh kalian adalah orang-orang yang paling aku cintai." Beliau ucapkan kalimat tersebut sebanyak tiga kali. Dan telah menceritakannya kepadaku [Yahya bin Habib]; Telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Al Harits]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Abu Kuraib] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Idris] keduanya dari [Syu'bah] melalui jalur ini.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Muhammad bin Basysyar] dan lafazh ini milik Ibnu Al Mutsanna dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]; Telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] Aku mendengar [Qatadah] bercerita dari [Anas bin Malik] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Sesungguhnya orang-orang Anshar adalah penjaga rahasiaku dan menjadi kesayanganku serta pembelaku, sesungguhnya orang-orang selain anshar akan menjadi banyak dan kaum anshar akan menjadi sedikit. Oleh karena itu, terimalah mereka yang baik dan maafkanlah mereka yang bersalah."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Ibnu Basysyar] dan lafazh ini milik Ibnu Al Mutsanna dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] Aku mendengar [Qatadah] bercerita dari [Anas bin Malik] dari [Abu Usaid] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik kabilah Anshar adalah Bani Najjar, kemudian Bani Abdul Asyhal, kemudian Bani Harits bin Khazraj, kemudian Bani Saidah dan setiap kabilah Anshar mempunyai kebaikan." Lalu 'Sa'ad berkata; 'Tidaklah aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, selain beliau telah mengutamakan kabilah kita.' Lalu di katakan kepadanya; 'Bahkan beliau mengutamakan kalian lebih banyak lagi.' Telah menceritakannya kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna]; Telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud]; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] Aku mendengar [Anas] bercerita dari [Abu Usaid Al Anshari] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan Hadits yang serupa. Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] dan [Ibnu Rumh] dari [Al Laits bin Sa'ad]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Qutaibah]; Telah menceritakan kepada kami ['Abdul 'Aziz] yaitu Ibnu Muhammad; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Ibnu Al Mutsanna] dan [Ibnu Abu 'Umar] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami ['Abdul Wahhab Ats Tsaqafi] seluruhnya dari [Yahya bin Sa'id] dari [Anas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan Hadits yang serupa. Namun dia di dalam Haditsnya dia tidak menyebutkan perkataan Sa'ad.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abbad] dan [Muhammad bin Mihran Ar Razi] dan lafazh ini milik Ibnu 'Abbad; Telah menceritakan kepada kami [Hatim] yaitu Ibnu Isma'il dari ['Abdur Rahman bin Humaid] dari [Ibrahim bin Muhammad bin Thalhah] dia berkata; "Aku mendengar [Abu Usaid] berkata di hadapan Ibnu Uthbah katanya; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik kabilah Anshar adalah Bani Najjar, kemudian Bani Abdul Asyhal, kemudian Bani Harits bin Khazraj, kemudian Bani Saidah. Demi Allah seandainya aku di perbolehkan mengutamakan mereka dari seseorang, tentu aku akan mengutamakan mereka atas keluargaku."
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya At Tamimi] Telah mengabarkan kepada kami [Al Mughirah bin Abdurrahman] dari [Abu Zinad] dia berkata; [Abu Salamah] menyaksikan [Abu Usaid Al Anshari] bahwa dia melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik kabilah Anshar adalah Bani Najjar, kemudian Bani Abdul Asyhal, kemudian Bani Harits bin Khazraj, kemudian Bani Saidah dan setiap kabilah Anshar mempunyai kebaikan." Abu Salamah berkata; 'Abu Usaid berkata; 'Saya dituduh mendustakan sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? Kalau saya berdusta, tentu saya akan menempatkan kaum saya, Bani Saidah, pada urutan yang pertama.' Hadits itu sampai kepada Sa'ad bin Ubadah. Lalu ia merasa tersinggung. Sa'ad bin Ubadah berkata; 'Kita ditempatkan pada urutan belakang, yaitu urutan keempat? Hai keluargaku, siapkan keledaiku, aku akan menemui Rasulullah! ' Tetapi niatannya itu dicegah oleh Sahal, kemenakannya, seraya berkata; 'Hai paman, apakah engkau akan pergi hanya untuk membantah Rasulullah, padahal beliau Iebih tahu dari kita? Tidak merasa cukupkah paman berada pada urutan keempat? ' Sa'ad kembali berkata; 'Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.' Kemudian ia memerintahkan pembantunya untuk menambatkan keledainya dan melepas pelananya. Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Ali bin Bahr] Telah menceritakan kepadaku [Abu Daud] Telah menceritakan kepada kami [Harb bin Syadad] dari [Yahya bin Abu Katsir] Telah menceritakan kepadaku [Abu Salamah] bahwa [Abu Usaid Al Anshari] menceritakan kepadanya dia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik kabilah Anshar…-dan seterusnya dengan Hadits yang serupa, namun dia tidak menyebutkan kisah Sa'ad bin Ubadah.'-
Dan telah menceritakan kepadaku ['Amru An Naqid] dan ['Abad bin Humaid] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] yaitu Ibnu Ibrahim bin Sa'ad; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku] dari [Shalih] dari [Ibnu Syihab] dia berkata; [Abu Salamah] dan ['Ubaidullah bin 'Abdullah bin 'Utbah bin Mas'ud] berkata mengenai apa yang mereka dengar dari [Abu Hurairah], Abu Hurairah berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda di sebuah majlis yang terdiri dari banyak kaum muslimin; "Maukah kalian saya beri tahu tentang sebaik-baik kabilah orang-orang anshar?", mereka berkata; "Tentu wahai Rasulullah." Rasulullah bersabda: "Yaitu Bani Abdul Asyhal." Mereka berkata; "Kemudian siapa lagi wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Kemudian Bani An Najjar." Mereka berkata; "Kemudian siapa lagi wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Kemudian Bani Al Harits bin Al Khazraj." Mereka berkata; "Kemudian siapa lagi wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Kemudian Bani Sa'idah." Mereka berkata; "Kemudian siapa lagi wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Kemudian pada setiap kabilah orang-orang Anshar terdapat kebaikan." Lalu Sa'ad bin Ubadah berdiri dalam keadaan marah seraya berkata; 'Apakah kami termasuk orang yang terakhir dari yang disebutkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian dia ingin menghadap Rasulullah, namun orang-orang dari kaumnya menghalanginya seraya berkata; 'Duduklah, Tidak merasa cukupkah kamu berada pada urutan keempat dari yang beliau sebutkan? Kalau kamu tidak relapun tentu beliau tidak akan menyebutkan lebih banyak lagi dari itu. Maka Sa'ad pun tidak jadi membantah ucapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tersebut.
Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin 'Ali Al Jahdhami] dan [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Ibnu Basysyar] seluruhnya dari [Ibnu 'Ar'arah] dan lafazh ini milik Jahdhami; Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin 'Ar'arah]; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Yunus bin 'Ubaid] dari [Tsabit Al Bunani] dari [Anas bin Malik] dia berkata; 'Saya pernah bepergian bersama Jarir bin Abdullah Al Bajali dan dia melayani segala keperluan saya. Lalu saya berkata kepadanya; "Hai Jarir, janganlah kamu sibuk melayani saya!" Jarir menjawab; "Saya pernah melihat orang-orang Anshar membantu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, hingga saya bersumpah bahwasanya jika saya berteman dengan seorang sahabat Anshar, maka saya pasti akan melayaninya." Ibnu Mutsanna dan Ibnu Basyar menambahkan di dalam Hadits keduanya, 'Jarir lebih tua dari Anas."
Telah menceritakan kepada kami [Haddab bin Khalid]; Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Al Mughirah]; Telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Hilal] dari ['Abdullah bin Ash Shamit] dia berkata; [Abu Dzar] berkata; "Semoga Allah memberi ampunan kepada suku Ghifar. Dan semoga Allah memberi kedamaian kepada suku Aslam."
Telah menceritakan kepada kami ["ubaidullah bin 'Umar Al Qawariri] dan [Muhammad bin Al Mutsanna] serta [Ibnu Basysyar] seluruhnya dari [Ibnu Mahdi] dia berkata; [Ibnu Al Mutsanna] berkata; Telah menceritakan kepadaku ['Abdur Rahman bin Mahdi]; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu 'Imran Al Jauni] dari ['Abdullah bin Ash Shamit] dari [Abu Dzar] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepadaku; "Temuilah kaummu dan katakanlah kepada mereka; 'Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Semoga Allah menyelamatkan suku Aslam, dan semoga Allah mengampuni suku Ghifar.' Telah menceritakannya kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Ibnu Basysyar] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud]; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] melalui jalur ini.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Ibnu Basysyar] dan [Suwaid bin Sa'id] dan [Ibnu Abu 'Umar] mereka berkata; Telah menceritakan kepada kami ['Abdul Wahhab Ats Tsaqafi] Dan telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Muhammad] dari [Abu Hurairah]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin Mu'adz]; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna]; Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman bin Mahdi] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Muhammad bin Ziyad] dari [Abu Hurairah]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] telah menceritakan kepada kami [Syababah] telah menceritakan kepada kami [Warqa'] dari [Abu Az Zannad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Habib]; Telah menceritakan kepada kami [Rauh bin 'Ubadah]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Numair] dan ['Abad bin Humaid] dari [Abu 'Ashim] seluruhnya dari [Ibnu Juraij] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepadaku [Salamah bin Syabib]; Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin A'yan]; Telah menceritakan kepada kami [Ma'qil] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] -seluruhnya- dia berkata; dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Semoga Allah menyelamatkan suku Aslam, dan semoga Allah mengampuni suku Ghifar."
Dan telah menceritakan kepadaku [Husain bin Huraits]; Telah menceritakan kepada kami [Al Fadhl bin Musa] dari [Khutsaim bin 'Irak] dari [Bapaknya] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Semoga Allah memberi kedamaian kepada suku Aslam dan semoga Allah memberi ampunan kepada suku Ghifar. Ini bukan aku yang mengucapkannya, akan tetapi Allah Azza wa Jalla."
Telah menceritakan kepadaku [Abu Ath Thahir]; Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] dari [Ibnu Al Laits] dari ['Imran bin Abu Anas] dari [Hanzhalah bin 'Ali] dari [Khufaf bin Iman Al Ghifari] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengucapkan doa di dalam shalatnya yang berbunyi: Ya Allah laknatilah Bani Lihyan, Bani Ri'il, Bani Dzakwan, dan Bani Ushayyah yang mereka itu telah durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala mengampuni Bani Ghifar dan memberi kedamaian kepada Bani Aslam."
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dan [Yahya bin Ayyub] dan [Qutaibah] dan [Ibnu Hujr]. [Yahya bin Yahya] berkata; Telah mengabarkan kepada kami. Sedangkan yang lainnya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ja'far] dari ['Abdullah bin Dinar] bahwa dia mendengar [Ibnu Umar] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala mengampuni Bani Ghifar dan memberi kedamaian kepada Bani Aslam. Sedangkan 'Ushayyah, mereka telah durhaka kepada Allah dan Rasul-NYa." Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Al Mutsanna]; Telah menceritakan kepada kami ['Abdul Wahhab]; Telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami ['Amru bin Sawwad]; Telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Wahb]; Telah mengabarkan kepadaku [Usamah]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] dan [Al Hulwani] serta ['Abad bin Humaid] dari [Ya'qub bin Ibrahim bin Sa'ad]; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku] dari [Shalih] seluruhnya dari [Nafi'] dari [Ibnu 'Umar] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan Hadits yang serupa. Dan di dalam Hadits Shalih dan Usamah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengatakan hal itu ketika beliau di atas mimbar. Dan telah menceritakannya kepadaku [Hajjaj bin Asy Sya'ir]; Telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud Ath Thayalisi]; Telah menceritakan kepada kami [Harb bin Syaddad] dari [Yahya]; Telah menceritakan kepadaku [Abu Salamah]; Telah menceritakan kepadaku [Ibnu 'Umar] dia berkata; aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda seperti apa yang mereka riwayatkan dari Ibnu Umar.
Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb]; Telah menceritakan kepada kami [Yazid] yaitu Ibnu Harun; Telah mengabarkan kepada kami [Abu Malik Al Asja'i] dari [Musa bin Thalhah] dari [Abu Ayyub] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang-orang Islam dari kaum Anshar, Muzainah, Juhainah, Ghifar, dan Asyja' adalah para hamba yang mempunyai tuan (majikan) selain manusia, Sesungguhnya tuan mereka adalah Allah dan Rasul-Nya."
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Numair]; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku]; Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Sa'ad bin Ibrahim] dari ['Abdur Rahman bin Hurmuz Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Orang-orang Islam dari kaum Quraisyy, Anshar, Muzainah, Juhainah, Aslam, Ghifar, dan Asyja' adalah para hamba yang tidak mempunyai tuan (majikan) selain Allah dan Rasul-Nya. Telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin Mu'adz]; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku]; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Sa'ad bin Ibrahim] melalui jalur ini dengan Hadits yang serupa. Namun sepengetahuanku, di dalam Haditsnya Sa'ad hanya menyebutkan sebagian saja dari nama-nama suku tersebut.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Muhammad bin Basysyar] keduanya berkata; [Ibnu Al Mutsanna] Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Sa'ad bin Ibrahim] dia berkata; Aku mendengar [Abu Salamah] bercerita dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Kabilah Aslam, Ghifar, Muzainah, dan orang-orang dari kabilah Juhainah, mereka semua lebih baik dari bani Tamim, bani Amir adalah lebih baik dari bani Tamim, bani 'Amir, dan dua sekutu Asad dan Ghathafan."
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id]; Telah menceritakankepada kami [Al Mughirah] yaitu Al Hizami dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami ['Amru An Naqid] dan [Hasan Al Hulwani] dan ['Abad bin Humaid]. Berkata ['Abad]; Telah mengabarkan kepadaku sedangkan yang lainnya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim bin Sa'ad]; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku] dari [Shalih] dari [Al A'raj] dia berkata; [Abu Hurairah] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada dalam genggaman-Nya, sungguh suku Ghifar, Aslam, Muzainah, dan orang-orang dari Juhainah dan Muzainah, pada hari kiamat mereka lebih baik di sisi Allah dari suku Asad, Thayyi dan Ghathafan."
Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] dan [Ya'qub Ad Dauraqi] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] yaitu Ibnu 'Ulayyah; Telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Muhammad] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pada hari kiamat Aslam, Ghifar, beberapa orang dari Muzainah dan Juhainah atau sebaliknya adalah lebih baik di sisi Allah. Abu Hurairah berkata; -Aku mengira beliau bersabda: - Pada hari kiamat nanti dari Asad, Ghathafan, Hawazin dan Tamim."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah]; Telah menceritakan kepada kami [Ghundar] dari [Syu'bah]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Ibnu Basysyar] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far]; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Muhammad bin Abu Ya'qub] Aku mendengar ['Abdur Rahman bin Abu Bakrah] bercerita dari [bapaknya] bahwasanya Al Aqra' bin Habis pernah datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; "Ya Rasulullah, sesungguhnya Surraq Al Hajij dan kabilah Aslam, kabilah Ghifar, kabilah Muzainah (saya kira juga kabilah Juhainah, tapi Muhammad -salah seorang perawi hadits- meragukannya) telah membai'at engkau." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: 'Tidakkah kamu tahu bahwasanya kabilah Aslam, Ghifar, dan Muzainah (menurut saya -perawi hadits ini- juga kabilah Juhainah) lebih baik daripada Bani Tamim, Bani Amir, Bani Asad dan Bani Ghathafan. Apakah mereka (kelompok akhir) itu merasa rugi dengan hal tersebut.' Al Aqra' bin Habis menjawab; 'Ya.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Demi Dzat yang jiwaku ditangan-Nya sesungguhnya mereka (kelompok pertama) lebih baik daripada kelompok kedua.' Telah menceritakan kepadaku [Harun bin 'Abdullah]; Telah menceritakan kepada kami ['Abdush Shamad]; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah]; Telah menceritakan kepadaku Sayyid Bani Hatim [Muhammad bin 'Abdullah bin Abu Ya'qub Adh Dhabi] melalui jalur ini dengan Hadits yang serupa. Namun dia tidak menyebutkan kata; 'Aku kira.'
Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin 'Ali Al Jahdhami]; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku]; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Bisyr] dari ['Abdur Rahman bin Abu Bakrah] dari [Bapaknya] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Suku Aslam, Ghifar, Muzainah, dan Juhainah, mereka lebih baik dari bani Tamim, bani Amir, dan dua sekutu bani Asad dan Ghathafan." Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Harun bin 'Abdullah] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami ['Abdush Shamad]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakannya kepadaku ['Amru An Naqid]; Telah menceritakan kepada kami [Syababah bin Sawwar] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Bisyr] melalui jalur ini.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Abu Kuraib] lafazh ini milik Abu Bakr. Keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari ['Abdul Malik bin 'Umair] dari ['Abdur Rahman bin Abu Bakrah] dari [Bapaknya] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagaimana pendapatmu jika kabilah Juhainah, Aslam, dan Ghifar, lebih baik dari Bani Tamim, bani Abdullah bin Ghathafan dan Amir bin Sha'sha'ah (beliau dengan memanjangkan suaranya).' Para sahabat menjawab; 'Ya Rasulullah, bukankah mereka sudah kalah dan rugi? Beliau bersabda: namun mereka lebih baik. Sedangkan di dalam riwayat Abu Kuraib: Apa pendapat kalian jika Juhainah, Muzainah, Aslam, dan Ghifar?.
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya]; Telah mengabarkan kepada kami [Al Mughirah bin 'Abdur Rahman] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dia berkata; "Thufail dan para sahabatnya mendatangi Rasulullah lalu berkata; Ya Rasulullah, sesungguhnya kabilah Daus telah kafir dan membangkang. Oleh karena itu, berdoalah kepada Allah agar mereka mendapatkan kecelakaan.' Seseorang berkata; "Binasalah Kabilah Daus!" Tetapi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdoa: "Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada kabilah Daus dan datangkanlah mereka!"
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] Telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al Mughirah] dari [Al Harits] dari [Abu Zur'ah] dia berkata; [Abu Hurairah] berkata; 'Saya akan senantiasa cinta kepada Bani Tamim, karena saya pernah mendengar tiga hal dari Rasulullah: Pertama, saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Mereka (Bani Tamim) adalah umatku yang paling gigih melawan Dajjal.' Kedua, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda ketika ada zakat dari Bani Tamim: 'Ini adalah zakat kaum kami.' Ketiga, ada seorang tawanan perempuan dari Bani Tamim di rumah Aisyah. Kemudian Rasulullah bersabda: 'Hai Aisyah, bebaskanlah ia! Karena ia adalah keturunan Ismail.' Dan telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] Telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Amarah] dari [Abu Zur'ah] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Aku akan senantiasa mencintai bani Tamim setelah tiga hal yang aku dengar dari Rasulullah…-lalu perawi menyebutkan Hadits yang serupa. Dan telah menceritakan kepada kami [Hamid bin Umar Al Bakrawi] Telah menceritakan kepada kami [Maslamah bin Alqamah Al Mazani] -seorang imam masjid Daud- Telah menceritakan kepada kami [Daud] dari [As Sya'bi] dari [Abu Hurairah] dia berkata; 'tiga perkara yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengenai bani Tamim yang dengannya aku selalu mencintai mereka -kemudian dia menyebutkan Haditsnya dengan Hadits yang semakna. Hanya saja dia menambahkan; 'Mereka adalah orang-orang yang sangat pemberani di dalam pertempuran-pertempuran dahsyat.' Dia tidak menyebutkan kalimat 'Dajjal.'
Telah menceritakan kepadaku [Harmalah bin Yahya]; Telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Wahb]; Telah mengabarkan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab]; Telah menceritakan kepadaku [Sa'id bin Al Musayyab] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kalian akan mendapatkan manusia bagaikan barang tambang. Mereka yang pernah menjadi orang-orang yang terbaik pada masa jahiliah akan menjadi orang-orang yang terbaik pula pada masa Islam jika mereka memahaminya (ajaran Islam). Selain itu kalian juga akan menjumpai orang-orang yang tergolong baik, tapi dulunya sebelum masuk Islam mereka adalah orang-orang yang sangat membenci Islam. Kalian juga akan menjumpai seburuk-buruknya manusia, yaitu orang yang bermuka dua, yang apabila datang ke satu kelompok dengan satu sikap dan bila datang pada kelompok lain dengan sikap yang lain." Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb]; Telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari ['Umarah] dari [Abu Zur'ah] dari [Abu Hurairah]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id]; Telah menceritakan kepada kami [Al Mughirah bin 'Abdur Rahman Al Hizami] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Kalian akan mendapatkan manusia bagaikan barang tambang, -sebagaimana Hadits Az Zuhri. Namun di dalam Hadits Abu Zur'ah dan Al A'raj dengan menggunakan lafazh; kalian juga akan menjumpai orang-orang yang tergolong baik di dalam umat ini, tapi dulunya sebelum masuk Islam mereka adalah orang-orang yang sangat membenci Islam.
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu 'Umar]; Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan dari [Ibnu Thawus] dari [Bapaknya] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik wanita adalah yang mengendarai unta." Perawi berkata; di antaranya adalah wanita Quraisyy yang baik. Sedangkan yang lainnya mengatakan; wanita Quraisyy adalah wanita yang paling penyayang kepada anak sejak mereka masih yatim, dan paling perhatian kepada suaminya. Telah menceritakan kepada kami ['Amru An Naqid]; Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari [Ibnu Thawus], dari [Bapaknya] yang sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam -dengan Hadits yang serupa.- namun dia berkata; perhatian kepada anaknya ketika masih kecil. Dia tidak mengatakan anak yatim.'
Telah menceritakan kepadaku [Harmalah bin Yahya]; Telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Wahb]; Telah mengabarkan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab]; Telah menceritakan kepadaku [Sa'id bin Al Musayyab] bahwa [Abu Hurairah] berkata; 'Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Para wanita Quraisyy adalah sebaik-baik wanita dalam mengendarai unta, yang paling sayang kepada anak, dan paling setia kepada suaminya. Setelah itu Abu Hurairah berkata; "Maryam binti Imran tidak pernah mengendarai unta sama sekali." Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Rafi'] dan [Abad bin Humaid], [Abad] berkata; Telah mengabarkan kepada kami. Sedangkan [Ibnu Rafi] berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abdur razak] Telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Ibnu Al Musayyab] dari [Abu Hurairah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meminang Ummu Hani binti Abu Thalib. Lalu dia berkata; 'Ya Rasulullah, Sesungguhnya aku sudah tua dan aku sudah mempunyai beberapa anak.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda: Sebaik-baik wanita adalah yang mengendarai……-Lalu perawi menyebutkan Hadits yang serupa dengan Hadits Yunus.- Namun dia berkata; 'Yang paling sayang kepada anaknya ketika masih kecil.'
Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Rafi'] dan ['Abad bin Humaid] keduanya. [Ibnu Rafi'] berkata; Telah menceritakan kepada kami. Sedangkan ['Abad] berkata; Telah mengabarkan kepada kami ['Abdur Razzaq]; Telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Ibnu Thawus] dari [Bapaknya] dari [Abu Hurairah]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Hammam bin Munabbih] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik wanita yang mengendarai unta adalah sebaik-baik wanita Quraisyy, mereka teramat sayang dengan anak-anak di waktu kecilnya dan menta'ati suami dalam menjaga hartanya." Telah menceritakan kepadaku [Ahmad bin 'Utsman bin Hakim Al Aud]; Telah menceritakan kepada kami [Khalid] yaitu Ibnu Makhlad; Telah menceritakan kepadaku [Sulaiman] yaitu Ibnu Bilal; Telah menceritakan kepadaku [Suhail] dari [Bapaknya] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang sama dengan Hadits Ma'mar ini.
Telah menceritakan kepadaku [Hajjaj bin Asy Sya'ir]; Telah menceritakan kepada kami ['Abdush Shamad]; Telah menceritakan kepada kami [Hammad] yaitu Ibnu Salamah dari [Tsabit] dari [Anas] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mempersaudarakan antara Abu Ubaidah bin Jarrah dengan Abu Thalhah.
Telah menceritakan kepadaku [Abu Ja'far Muhammad bin Ash Shabah]; Telah menceritakan kepada kami [Hafsh bin Ghiyats]; Telah menceritakan kepada kami ['Ashim Al Ahwal] dia berkata; "Seseorang pernah bertanya kepada [Anas bin Malik]; 'Apakah kamu pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Tidak ada perjanjian persahabatan (persekutuan dalam Islam)?.' Anas menjawab; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengadakan perjanjian persahabatan antara muslimin Quraisyy dengan kaum muslimin Anshar di rumah beliau."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Muhammad bin 'Abdullah bin Numair] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami ['Abdah bin Sulaiman] dari ['Ashim] dari [Anas] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mempersekutukan antara Quraisy dan Anshar di rumah beliau, di Madinah.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah]; Telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Numair] dan [Abu Usamah] dari [Zakaria] dari [Sa'ad bin Ibrahim] dari [Bapaknya] dari [Jubair bin Muth'im] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Tidak ada perjanjian persahabatan (persekutuan) -yang melanggar syari'at- di dalam Islam. karena, tidaklah persahabatan dan persekutuan manapun yang telah ada pada masa Jahiliah (dalam kebaikan), kecuali semakin diperkokoh oleh Islam."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Ishaq bin Ibrahim] dan ['Abdullah bin 'Umar bin Aban] seluruhnya dari [Husain] dia berkata; [Abu Bakr] Telah menceritakan kepada kami [Husain bin 'Ali Al Ju'fi] dari [Mujamma' bin Yahya] dari [Sa'id bin Abu Burdah] dari [Abu Burdah] dari [Bapaknya] dia berkata; "Kami pernah melaksanakan shalat berjama'ah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian kami berkata; 'Sebaiknya kami duduk bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sambil menunggu waktu shalat Isya'. Bapak Abu Burdah berkata; 'Kami duduk-duduk di masjid, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendatangi kami seraya bertanya: 'Kalian masih di sini? ' Kami menjawab, Benar ya Rasulullah! Kami telah melaksanakan shalat Maghrib berjamaah bersama engkau. Oleh karena itu kami memilih untuk duduk-duduk di masjid sambil menunggu shalat Isya berjamaah dengan engkau." Rasulullah pun berkata: "Kalian benar-benar te! ah melakukan kebaikan." Lalu Rasulullah mengangkat kepalanya ke atas dan berkata: 'Bintang-bintang ini merupakan stabilisator langit. Apabila bintang-bintang tersebut hilang, maka langit akan tertimpa apa yang telah dijanjikan. Aku adalah penenteram para sahabatku. Kalau aku sudah tidak ada, maka mereka, para sahabatku, akan tertimpa apa yang telah dijanjikan. Para sahabatku adalah penenteram umatku. Apabila para sahabatku telah tiada, maka umatku pasti akan tertimpa apa yang telah dijanjikan kepada mereka."
Telah menceritakan kepada kami [Abu Khaitsamah Zuhair bin Harb] dan [Ahmad bin 'Abdah Adh Dhabi] dan lafazh ini milik Zuhair dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dia berkata; ' [Amru] mendengar [Jabir] mengabarkan dari [Abu Sa'id Al Khudri] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Akan datang pada manusia suatu zaman, sekelompok orang berperang lalu dikatakan pada mereka, 'Apakah di antara kalian ada sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? ' mereka menjawab; 'Ya, ' lalu mereka diberikan kemenangan. Kemudian sekelompok orang berperang dan dikatakan pada mereka; 'Apakah di antara kalian ada yang menjadi sahabat dari sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? ' mereka menjawab; 'Ya, ' lalu mereka diberi kemenangan. Kemudian sekelompok orang berperang lalu dikatakan pada mereka; 'Apakah di antara kalian ada orang yang menjadi sahabat dari orang yang menjadi sahabat dari sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? ' mereka menjawab; 'Ya, ' lalu mereka diberi kemenangan."