Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dia berkata; aku membacakan kepada [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari [Abu 'Ubaid] maula Ibnu Azhar dari [Abu Hurairah] bahwasanya Rasululullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Doa seseorang dari kalian akan senantiasa dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa hingga mengatakan; 'Aku telah berdoa kepada Rabbku, namun tidak atau belum juga dikabulkan untukku'.
Telah menceritakan kepadaku ['Abdul Malik bin Syu'aib bin Laits] telah menceritakan kepadaku [bapakku] dari [kakekku]; telah menceritakan kepadaku ['Uqail bin Khalid] dari [Ibnu Syihab] bahwasanya ia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Abu Ubaid] budak Abdurrahman bin Auf yang mana dia termasuk dari para Qari (penghafal qur'an) dan Ahli fikih, dia berkata; Aku mendengar [Abu Hurairah] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Doa seseorang dari kalian akan senantiasa dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa hingga mengatakan; 'Aku telah berdoa kepada Rabbku, namun Dia belum juga mengabulkan untukku'.
Telah menceritakan kepadaku [Abu Ath Thahir] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Wahb] telah mengabarkan kepadaku [Mu'awiyah bin Shalih] dari [Rabi'ah bin Yazid] dari [Abu Idris Al Khaulani] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Doa seseorang senantiasa akan dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk perbuatan dosa ataupun untuk memutuskan tali silaturahim dan tidak tergesa-gesa." Seorang sahabat bertanya; 'Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan tergesa-gesa? ' Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: 'Yang dimaksud dengan tergesa-gesa adalah apabila orang yang berdoa itu mengatakan; 'Aku telah berdoa dan terus berdoa tetapi belum juga dikabulkan'. Setelah itu, ia merasa putus asa dan tidak pernah berdoa lagi.'