Telah mengabarkan kepada kami [Humaid bin Mas'adah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Amr bin Murrah] dari [Abu Hamzah] dari [seorang lelaki] dari bani 'Abas, dari [Hudzaifah] bahwa suatu malam ia pernah shalat bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. la mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengucapkan: "Allahu Akbar dzal Jabaruuti wal Malaakuti wal Kibriyaai wal 'Adzamti (Allah Maha Besar, Maha Suci Dzat yang mempunyai hak memaksa dan kekuasaan serta yang memiliki kesombongan dan keagungan) " setelah takbir. Saat ruku' beliau mengucapkan, "Subbhana Rabbiyal 'Azhiim (Maha Suci Tuhanku yang Maha Agung)." Jika mengangkat kepala dari ruku' maka beliau mengucapkan: "Lirabbil Hamdu lirabbil hamdu (Segala pujian bagi Rabbku, segala pujian bagi Rabbku)." Saat sujud beliau mengucapkan, "Subbhana Rabbiyal A'laa (Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi) ", sedangkan saat dua sujud beliau mengucapkan, "Rabbighfirlii, rabbighfirlii (Wahai Tuhanku ampunilah aku. Wahai Tuhanku, ampunilah aku)." Berdirinya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, ruku'nya, sujudnya, serta saat duduk diantara dua sujud dan saat mengangkat kepala dari ruku', semuanya hampir sama (lamanya).
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Sulaiman At Tamimi] dari [Abu Mijlaz] dari [Anas bin Malik] dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pernah qunut setelah ruku' selama satu bulan, dalam doanya dia melaknat suku Ri'il, Dakwan, serta Ushayyah, karena mereka berbuat maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ayyub] dari [Ibnu Sirin] bahwasanya [Anas bin Malik] ditanya, "Apakah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pernah qunut saat shalat Subuh? la menjawab, "Ya." Lalu ia ditanya lagi, "Setelah atau sebelum ruku'?" la menjawab; "Setelah ruku', "
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Al Mufadhfhal] dari [Yunus] dari [Ibnu Sirin] dia berkata; " [Sebagian orang] yang pernah shalat Subuh bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bercerita kepadaku bahwa setelah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengucapkan, 'Sami'allahu liman hamidah pada rakaat kedua" beliau Shallallahu'alaihi wasallam berdiri sejenak.'
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dia berkata; kami menghafal dari [Az Zuhri] dari [Sa'id] dari [Abu Hurairah] dia berkata; "Setelah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengangkat kepalanya dari rakaat kedua pada shalat Subuh, beliau mengucapkan-doa yang artinya-: 'Ya Allah, selamatkanlah Al Walid bin Al Walid, Salamah bin Hisyam, Ayyasy bin Abu Rabi'ah, serla orang-orang lemah di Makkah. Ya Allah, tampakkan kehancuran-Mu (siksaan-Mu) kepada Bani Mudlar dan jadikanlah tahun-tahun mereka seperti tahun-tahunnya Yusuf (yang penuh paceklik dan kekeringan -penerj) '."
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin 'Utsman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Baqiyyah] dari [Ibnu Abu Hamzah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Al Musayyab] dan [Abu Salamah bin 'Abdurrahman] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pernah berdoa dalam shalat ketika beliau Shallallahu'alaihi wasallam selesai mengucapkan, "Sami'allahu liman hamidah rabbana lakal hamdu (Allah Maha Mendengar terhadap semua yang memuji-Nya. Ya Allah, hanya untuk-Mu)." Kemudian beliau mengucapkan doa - sambil berdiri sebelum sujud -, "Ya Allah, selamatkanlah Al Walid bin Al Walid, Salamah bin Hisyam, Ayyasy bin Abu Rabi 'ah, serta orang-orang lemah dari kalangan kaum mukmin. Ya Allah, timpakan siksaan-Mu kepada Bani Mudhar dan jadikanlah tahun-tahun mereka seperti tahun-tahun Yusuf (penuh penderitaan, paceklik, kekeringan -penerj)." Kemudian beliau Shallallahu'alaihi wasallam mengucapkan, "Allahu Akbar" lantas sujud. Bani Mudhar saat itu menyelisihi (tidak mentaati) Rasulullah Shallallallahu'alaihi wasallam.
Telah mengabarkan kepada kami [Sulaiman bin Salm Al Balkhi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [An Nadhr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Hisyam] dari [Yahya] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dia berkata; "Akan aku mudahkan kalian untuk memahami cara shalatnya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam." Lalu Abu Hurairah melakukan qunut pada rakaat terakhir saat shalat Zuhur, Isya', serta Subuh setelah mengucapkan, "Sami'allahu liman hamidah." Beliau Shallallahu'alaihi wasallam berdoa kebaikan bagi orang-orang mukmin dan melaknat orang-orang kafir."
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaidullah bin Sa'id] dari ['Abdurrahman] dari [Sufyan] dan [Syu'bah] dari ['Amr bin Murrah] -lewat jalur periwayatan lain-- dan telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin 'Ali] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Syu'bah] dan [Sufyan] mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami ['Amr bin Murrah] dari [Ibnu Abu Laila] dari [Al Barra bin 'Azib] bahwa Nabi Shallallahu'alaihi wasallam pernah qunut saat shalat Subuh dan Maghrib. Dan Ubaidullah mengatakannya; dengan lafazh ('Inna Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam).
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Anas]. Dari jalur lain, dari [Hisyam] dari [Qatadah] dari [Anas] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pernah qunut selama satu bulan - Syu'bah berkata; 'Beliau melaknat beberapa laki-laki.' Hisyam berkata; 'Mendoakan kejelekan (melaknat) beberapa kabilah (suku) dari kabilah-kabilah Arab, kemudian meninggalkannya setelah ruku'-. Ini adalah perkataan Hisyam. Sedangkan perkataan Syu'bah dari Qatadah Anas, bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pernah qunut selama satu bulan: beliau melaknat Bani Ri'il, Dzakwan, dan Lihyan.
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdurrazzaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Bapaknya] bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam ketika mengangkat kepalanya dari ruku' terakhir pada shalat Subuh mengucapkan: "Ya Allah, laknatlah si Fulan dan si Fulan." Beliau mendoakan kejelekan kepada kalangan munafik, lalu Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat; "Tidak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka atau mengadzab mereka karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim" (Qs. Aali 'Imraan (3): 128).
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam] dia berkata; [Bapakku] telah menceritakan kepadaku dari [Qatadah] dari [Anas] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pernah qunut selama satu bulan; beliau mendoakan kejelekan kepada suatu kabilah dari kabilah-kabilah Arab, kemudian beliau Shallallahu'alaihi wasallam meninggalkan (qunut) nya.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Khalaf bin Khalifah] dari [Abu Malik Al Asyja'i] dari [bapaknya] dia berkata; "Aku pernah shalat di belakang Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, dan beliau tidak qunut. Aku juga pernah shalat di belakang Abu Bakar, dan ia tidak qunut. Aku pernah shalat di belakang Umar, dan beliau tidak qunut. Aku pernah shalat di belakang Utsman, dan beliau tidak qunut. Aku juga pernah shalat di belakang Ali, dan beliau juga tidak qunut. Kemudian ia berkata, 'Wahai anakku, itu adalah bid'ah."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abbad] dari [Muhammad bin 'Amr] dari [Sa'id bin Al Harits] dari [Jabir bin 'Abdullah] dia berkata; "Kami pernah shalat Zhuhur bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, lalu aku mengambil segenggam kerikil di telapak tanganku untuk kudinginkan. Kemudian aku pindahkan ke telapak tanganku yang lain, dan jika aku sujud maka aku letakkan kerikil itu pada dahiku."
Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Habib bin 'Arabiy] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ghailan bin Jarir] dari [Mutharrif] dia berkata; aku Shalat bersama 'Imran bin Hushain di belakang 'Ali bin Abu Thalib dan beliau jika hendak sujud dan jika hendak mengangkat kepalanya dari sujud maka ia bertakbir. Demikian pula jika bangkit dari (duduk) setelah dua rakaat. Setelah selesai shalat [Imran] memegang tanganku dan berkata; 'Ini mengingatkanku -ia mengatakan ucapan yang maksudnya shalat nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wasallam- '."
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin 'Ali] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu'adz] dan [Yahya] mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Ishaq] dari ['Abdurrahman bin Al Aswad] dari ['Alqamah] dan [Al Aswad] dari ['Abdullah bin Mas'ud] dia berkata; "Dulu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam selalu takbir pada setiap turun ataupun bangun. Beliau Shallallahu'alaihi wasallam juga mengucapkan salam kekanan dan ke kiri. Abu Bakar dan Umar Radliyallahu'anhu juga melakukannya."
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid] dari [Syu'bah] dari [Abu Basyr] dia berkata; aku mendengar [Yusuf bin Mahak] menceritakan dari [Hakim] dia berkata; "Aku berbai'at kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam untuk tidak turun menuju sujud kecuali jika betul-betul telah berada dalam posisi berdiri tegak (dalam shalat)."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhamamd bin Al Mutsanna] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu 'Adiy] dari [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Nashr bin 'Ashim] dari [Malik bin Al Huwairits] bahwasanya ia pernah melihat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam saat shalat mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua telinganya, juga ketika hendak ruku', saat mengangkat kepalanya dari ruku', saat sujud, dan ketika mengangkat kepalanya dari sujud. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Nashr bin 'Ashim] dari [Malik bin Al Huwairits] bahwa dia melihat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengangkat kedua tangannya (maka ia menyebutkan hal yang senada dengan hadits sebelumnya). Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Bapakku] dari [Qatadah] dari [Nashr bin Ashim] dari [Malik bin Al Huwairits] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam tatkala masuk untuk memulai shalat...(ia menyebutkan hal yang senada dengan hadits sebelumnya). Dia menambahkan: Beliau juga melakukan hal itu ketika hendak ruku', saat mengangkat kepala dari ruku' dan ketika hendak mengangkat kepala dari sujud.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Ubaid Al Kufi Al Muharibi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnul Mubarak] dari [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Ibnu 'Umar] dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam jika berdiri untuk shalat maka beliau mengangkat kedua tangannya. Begitu juga saat ruku' dan saat mengangkat kepala dari ruku', tetapi beliau Shallallahu'alaihi wasallam tidak melakukan hal tersebut saat sujud."
Telah mengabarkan kepada kami [Al Husain bin 'Isa Al Qaumasi Al Basthami] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Syarik] dari ['Ashim bin Kulaib] dari [bapaknya] dari [Wa'il bin Hujr] dia berkata; "Aku melihat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam meletakan lututnya terlebih dahulu sebelum kedua tangannya apabila hendak sujud, dan mengangkat kedua tangannya dahulu sebelum kedua lututnya apabila bangkit dari sujud."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Nafi'] dari [Muhammad bin 'Abdullah bin Hasan] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: 'Hendaklah Salah seorang dari kalian dalam shalatnya turun (untuk sujud) seperti turunnya unta, yaitu meletakkan kedua lututnya lebih dahulu sebelum kedua tangannya."
Telah mengabarkan kepada kami [Harun bin Muhammad bin Bakkar bin Bilal] dari kitabnya dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Marwan bin Muhammad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdul 'Aziz bin Muhammad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Al Hasan] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: 'Jika salah seorang dari kalian hendak sujud, maka hendaklah ia meletakkan kedua tangannya sebelum kedua lututnya dan janganlah ia turun (untuk sujud) seperti menderumnya unta."
Telah mengabarkan kepada kami [Ziyad bin Ayyub Dalluwaih] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Ulayyah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibnu 'Umar] -ia menisbatkan hadits ini kepada Nabi Shallallahu'alaihi wasallam- ia berkata; "Kedua tangan wajib bersujud sebagaimana wajah juga ikut sujud. Jika salah seorang dari kalian telah meletakkan wajahnya, maka hendaklah ia meletakkan kedua tangannya, dan jika mengangkatnya maka hendaklah ia mengangkat keduanya."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari ['Amr] dari [Thawus] dari [Ibnu 'Abbas] dia berkata: "Nabi Shallallahu'alaihi wasallam diperintahkan sujud di atas tujuh anggota tubuh tanpa mengikat rambut atau melipat bajunya (untuk menghindari debu)."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bakr] dari [Ibnul Had] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari ['Amir bin Sa'd] dari [Al 'Abbas bin 'Abdul Muththalib] bahwasanya dia mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Jika ada seorang hamba yang sujud, maka ia sujud dengan tujuh anggola lubuhnya; wajahnya, kedua telapak tangannya, kedua lulutnya, dan kedua telapak kakinya."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah] dan [Al Harits bin Miskin] telah dibacakan kepadanya yang saya mendengarnya, dan lafazhnya miliknya dari [Ibnul Qasim] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Yazid bin 'Abdullah bin Al Had] dari [Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits] dari [Abu Salamah] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dia berkata, "Mataku melihat dahi dan hidung Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam ada bekas air dan lumpur pada pagi hari, tanggal dua puluh satu." (Diringkas).
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin 'Amr bin As-Sarh] dan [Yunus bin 'Abdul A'la] dan [Al Harits bin Miskin] telah dibacakan kepadanya yang saya mendengarnya, dan lafazhnya miliknya dari [Ibnu Wahb] dari [Ibnu Juraij] dari ['Abdullah bin Thawus] dari [bapaknya] dari [Ibnu 'Abbas] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Aku diperintahkan sujud di atas tujuh anggota badan, tanpa mengikat rambut atau melipat baju, yaitu wajah, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua telapak kaki."
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Manshur An Nasaa'i] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Mu'alla bin Asad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] dari ['Abdullah bin Thawus] dari [bapaknya] dari [Ibnu 'Abbas] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Aku diperintahkan sujud di atas tujuh anggota badan, yaitu dahi -ia menunjukkan dengan tangannya ke arah hidung-, kedua tangan, kedua lutut, dan ujung jari-jari kedua telapak kaki."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur Al Makki] dan ['Abdullah Muhammad bin 'Abdurrahman Az Zuhri] mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnu Thawus] dari [bapaknya] dari [Ibnu 'Abbas] bahwa Nabi Shallallahu'alaihi wasallam diperintahkan sujud di atas tujuh anggota badan -dan dilarang mengikat rambut dan melipat baju- yaitu kedua tangan, kedua lutut, dan ujung jari-jemari (kaki). Sufyan berkata; "Ibnu Thawus berkata kepada kami; 'la meletakkan kedua tangannya di atas dahi dan hidungnya, lalu berkata, "Ini adalah satu bagian." Lafazh ini dari Muhammad.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Al Hakim] dari [Syu'aib] dari [Al Laits] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Al Had] dari [Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits] dari ['Amir bin Sa'ad bin Abu Waqqash] dari ['Abbas bin 'Abdul Muththalib] bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Jika seorang hamba sujud, maka ia sujud dengan tujuh anggota badanya, yaitu wajah, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua telapak kaki."
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Ubdah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin 'Umar] dari [Muhammad bin Yahya bin Habban] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari ['Aisyah] dia berkata; "Suatu malam aku kehilangan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, dan aku menyentuh beliau yang sedang sujud, sedangkan kedua telapak kakinya tegak, dan beliau mengucapkan doa - yang artinya -: 'Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu, (berlindung juga) dengan kemurahan-Mu dari siksa-Mu. Aku (berlindung) dengan-Mu dan dari adzab-Mu. Aku tidak bisa menghitung pujian kepada-Mu, Engkau sebagaimana yang telah Engkau memuji terhadap diri-Mu sendiri'."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdul Humaid bin Ja'far] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Atha] dari [Abu Humaid As Sa'idi] dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam apabila hendak turun untuk sujud maka beliau shallallahu 'alaihi wasallam merenggangkan lengan dari kedua ketiaknya dan menancapkan (menegakkan) jari-jemari kedua kakinya." (diringkas).
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Nashih] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Idris] dia berkata; aku mendengar ['Ashim bin Kulaib] menyebutkan dari [bapaknya] dari [Wa'il bin Hujr] dia berkata; "Aku datang ke Madinah, lalu aku berkata; 'Aku benar-benar pernah melihat shalatnya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, beliau Shallallahu'alaihi wasallam bertakbir dengan mengangkat kedua tangan hingga' aku melihat kedua jempolnya berdekatan dengan kedua telinganya, dan ketika hendak ruku' beliau bertakbir dan mengangkat kedua tangannya, kemudian mengangkat kepalanya sambil mengucapkan, "Sami'allahu liman Hamidah." Kemudian ia bertakbir dan sujud. Kedua tanganya sejajar dengan kedua telinganya, seperti posisi saat menghadap kiblat'."
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abul 'Alaa Ayyub bin Abu Miskin] dari [Qatadah] dari [Anas] dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Janganlah salah seorang dari kalian menghamparkan kedua lengannya (di tanah) dalam sujud seperti anjing yang menghamparkan (kedua sikunya)."
Telah mengkhabarkan kepada kami ['Ali bin Hujr Al Marwazi] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Syarik] dari [Abu Ishaq] dia berkata; Al Barra' menjelaskan sujud kepada kami, maka ia meletakkan kedua tangannya dan mengangkat perutnya dari menempel tanah. [Al Barra] berkata; Beginilah yang dilakukan oleh Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa sallam.
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubdah bin 'Abdurrahim Al Marwazi] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Syumail An Nadhr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Yunus bin Abu Ishaq] dari [Abu Ishaq] dari [Al Barra'] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bila shalat maka beliau merenggangkan kedua sikunya dari kedua lambungnya, dan menjauhkan perutnya dari tanah.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bakr] dari [Ja'far bin Abu Rabi'ah] dari [Al A'raj] dari ['Abdullah bin Malik bin Buhainah] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam apabila melaksanakan shalat maka beliau merenggangkan kedua sikunya hingga kelihatan ketiaknya yang putih.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Bazi'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir bin Sulaiman] dari ['Imran] dari [Abu Mijlaz] dari [Basyir bin Nahik] dari [Abu Hurairah] dia berkata; "Seandainya aku berada di hadapan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam (saat sujud), maka aku pasti bisa melihat ketiak Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam." Abu Mijlaz (perawi) berkata; "Sepertinya ia mengatakan demikian karena ia dalam keadaan (di waktu) shalat."
Telah mengabarkan kepada kami ['Ali bin Hujr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Isma'il] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Dawud bin Qais] dari ['Ubaidillah bin 'Abdullah bin Aqram] dari [Bapaknya], dia berkata; "Aku shalat bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dan aku melihat putihnya ketiak beliau Shallallahu'alaihi wasallam apabila sujud."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Ubaidillah bin 'Abdullah bin Al Asham] dari pamannya [Yazid bin Al Asham] dari [Maimunah] bahwa Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bila sujud maka beliau merenggangkan kedua sikunya dari lambung, hingga apabila ada anak kambing (yang baru lahir) yang hendak lewat di bawah kedua tangannya maka ia bisa melewatinya.
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Anas] -dan lewat jalur periwayatan lain-- dan telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] dari [Khalid] dari [Syu'bah] dari [Qatadah] dia berkata; Aku mendengar [Anas] dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam beliau bersabda: "Luruslah saat sujud. Janganlah salah seorang dari kalian membentangkan kedua lengannya seperti anjing." Lafazh ini dari Ishaq.