Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari ['Abdurrahman bin Al Ashammi] dia berkata; [Anas bin Malik] pernah ditanya tentang takbir dalam shalat, lalu ia menjawab, 'Bertakbir jika hendak ruku', sujud, mengangkat kepala dari sujud, dan saat hendak bangkit dari rakaat kedua'. Huthaim berkata; 'Dari siapa kamu menghafal hal ini?" la menjawab, 'Dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam, Abu Bakar, dan Umar radliallahu 'anhuma'. kemudian ia terdiam. Huthaim berkata kepadanya; 'Utsman juga? ' la menjawab; juga 'Utsman'."
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin 'Ali] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ghailan bin Jarir] dari [Muththarrif bin 'Abdullah] dia berkata; "Ali bin Thalib ketika shalat dia bertakbir jika hendak turun, Jika hendak mengangkat kepalanya dari sujud ia juga bertakbir, dan ia menyempurnakan takbirnya." [Imran bin Hushain] berkata; "Ini mengingatkanku kepada shalatnya Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam."
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim Ad-Dauraqiy] dan [Muhammad bin Basysyar] -dan lafadz baginya- mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdul Humaid bin Ja'far] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin 'Amr bin 'Atha] dari [Abu Humaid As Sa'idi] dia berkata; aku mendengarnya dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bila bangun dari dua sujud maka beliau bertakbir dengan mengangkat kedua tangan hingga sejajar dengan kedua bahu, sebagaimana yang beliau perbuat saat mengawali shalat."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdul A'la Ash Shan'aniy] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Mu'tamir] dia berkata; aku mendengar ['Ubaidullah bin 'Umar] dari [Ibnu Syihab] dari [Salim] dari [Ibnu 'Umar] dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, bahwa beliau mengangkat kedua tangan bila memulai shalat, ruku', serta jika mengangkat kepala dari ruku'. Dan jika berdiri dari dua rakaat maka beliau mengangkat kedua tangan sejajar dengan kedua bahu.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Bazi'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdul A'la bin 'Abdul A'la] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin 'Umar] dari [Abu Hazim] dari [Sahl bin Sa'ad] dia berkata; Pernah Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pergi untuk mendamaikan Bani Amru bin Auf yang mempunyai suatu masalah. Ketika' tiba waktu shalat, muadzin datang kepada Abu Bakar dan menyuruhnya mengumpulkan orang-orang dan mengimami mereka. Kemudian datang Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam melalui celah-celah barisan shalat hingga beliau Shallallahu'alaihiwasallam berdiri di barisan terdepan. Orang-orang lalu mulai menepukkan tangannya kepada Abu Bakar untuk memberitahu keberadaan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, namun Abu Bakar tidak menoleh dalam shalatnya. Setelah orang-orang banyak yang menepukkan tangannya (sebagai isyarat), Abu Bakar tahu bahwa mereka mengingatkan sesuatu, maka ia menoleh dan mendapati Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengisyaratkan kepadanya untuk terus melanjutkan shalatnya. Maka Abu Bakar mengangkat kedua tangannya dan memuji Allah dengan ucapan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam lantas mundur ke belakang, maka Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam maju untuk menjadi imam. Setelah selesai shalat beliau Shallallahu'alaihiwasallam bertanya kepada Abu Bakar, 'Wahai Abu Bakar, apakah yang menghalangimu untuk shalat menjadi imam bagi manusia saat kuisyaratkan demikian? ' Abu Bakar berkata; 'Tidaklah pantas bagi Ibnu Quhafah untuk mengimami shalat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam'. Kemudian beliau Shallallahu'alaihiwasallam bersabda kepada orang-orang: 'Wahai manusia sekalian, kenapa kalian bertepuk tangan. Tepuk tangan hanya untuk wanita. Jika terjadi sesuatu dalam shalat kalian, maka ucapkan, "Subhanallah (Maha suci Allah)."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abtsar] dari [Al A'masy] dari [Al Musayyib bin Rafi'] dari [Tamim bin Tharafah] dari [Jabir bin Samurah] dia berkata; dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menemui kami dan kami dalam keadaan mengangkat tangan saat shalat, maka beliau bersabda: 'Kenapa mereka? Mereka mengangkat tangan-tangan mereka saat shalat laksana ekor-ekor kuda liar (yang tidak bisa diam), Tenanglah kalian dalam shalat'."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dari [Mis'ar] dari ['Ubaidullah bin Al Qibthiyyah] dari [Jabir bin Samurah] dia berkata; "Kami pernah shalat di belakang Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, lalu kami memberi salam dengan tangan-tangan kami, maka beliau bersabda: 'Kenapa mereka memberi salam dengan tangan-tangan mereka? Mereka laksana ekor-ekor kuda liar! Cukuplah salah seorang dari mereka meletakkan tangannya di atas pahanya kemudian mengucapkan, "Assalamu 'alaikum, assalamu 'alaikum."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Bukair] dari [Nabil] -sahabat Al 'Aba- dari [Ibnu 'Umar] dari [Shuhaib] sahabat Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dia berkata; "Aku pernah melewati Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam yang sedang shalat, lalu aku mengucapkan salam kepada beliau, dan beliau membalasnya dengan isyarat tangan. Setahuku beliau tidak mengucapkan apa-apa selain memberi isyarat dengan tangan.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur Al Makkiy] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Zaid bin Aslam] dia berkata; [Ibnu 'Umar] berkata; "Nabi Shallallahu'alaihiwasallam masuk ke dalam masjid Quba untuk shalat di dalamnya, lalu ada beberapa orang yang mengucapkan salam kepada beliau. Aku lalu bertanya kepada [Shuhaib] -ia saat itu bersama Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam-, 'Bagaimana Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berbuat tatkala ada yang memberi salam kepadanya? ' la menjawab, "Beliau Shallallahu'alaihiwasallam menjawab dengan isyarat tangannya."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Busysyar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Wahab bin Jarir] dia berkata; [bapakku] telah menceritakan kepada kami dari [Qais bin Sa'ad] dari ['Atha] dari [Muhammad bin 'Ali] dari ['Ammar bin Yasir] bahwa ia pernah mengucapkan salam kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam saat beliau sedang shalat, dan beliau Shallallahu'alaihiwasallam membalas salamnya.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pernah mengutusku untuk suatu keperluan beliau, dan kudapati beliau sedang shalat. Aku mengucapkan salam kepada beliau dan beliau memberi isyarat kepadaku. Ketika selesai shalat beliau memanggilku dan berkata: 'Kamu tadi mengucapkan salam kepadaku sementara aku sedang shalat'. Ketika itu beliau menghadap timur."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Hasyim Al Ba'labakiy] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Syu'aib bin Syabur] dari ['Amr bin Al Harits] dia berkata; Telah mengabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] dari [Jabir], dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengutusku, lalu aku datang kepadanya, dan beliau sedang berjalan ke timur atau barat, maka aku mengucapkan salam kepadanya dan beliau Shallallahu'alaihiwasallam memberi isyarat dengan tangannya. Kemudian aku mengucapkan salam kepadanya dan beliau Shallallahu'alaihiwasallam memberi isyarat dengan tangannya. Lalu aku pergi, namun beliau Shallallahu'alaihiwasallam memanggilku, 'Wahai Jabir'. Orang-orang pun ikut memanggilku, 'Wahai Jabir'. Lalu aku mendatanginya dan kukatakan, 'Wahai Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, aku memberi salam kepada engkau tetapi engkau tidak membalasnya! ' Beliau Shallallahu'alaihiwasallam berkata: 'Aku sedang shalat"
Telah mengkhabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dan [Al Husain bin Harits] -dan lafadz ini miliknya- dari [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Abu Al Ahwash] dari [Abu Dzarr] dia berkata; Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Apabila salah seorang diantara kalian shalat, jangan menghapus batu-batu kerikil kecil (di waktu sujud), karena hal itu akan menghalanginya dari mendapat Rahmat Allah."
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdulah bin Al Mubarak] dari [Al Auza'i] dari [Yahya bin Abi Katsir] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Salamah bin 'Abdurrahman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu'aiqib] bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Jika engkau memang harus melakukannya, maka lakukanlah sekali saja."
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaidullah bin Sa'id] dan [Syu'aib bin Yusuf] dari [Yahya bin Sa'id Al Qaththan] dari [Ibnu Abu 'Arubah] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik] bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Kenapa orang-orang mengangkat pandangan ke langit saat shalat?" Suara beliau meninggi ketika mengucapkan hal itu, hingga beliau berkata, "Berhentilah dari hal itu, atau pandangan mereka akan hilang."
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] dari [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dari ['Ubaidullah bin 'Abdullah] bahwasanya [seorang laki-laki] sahabat nabi Shallallahu'alaihiwasallam bercerita kepadanya ia mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian shalat, janganlah memandang ke langil (ke atas) dikhawatirkun pandangannya akan tersambar.
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdullah bin Al Mubarak] dari [Yunus] dari [Az Zuhri] dia berkata; aku mendengar [Abu Al Ahwash] menceritakan kepada kami di majlis Sa'id bin Al Musayyib dan Ibnu Al Musayyib waktu itu sedang duduk mendengar [Abu Dzarr] berkata; Rasululllah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Allah Azza wa Jalla akan selalu menghadap seorang hamba ketika dia shalat selagi hamba tersebut tidak menoleh, apabila dia menoleh maka Allah pun berpaling darinya."
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin 'Ali] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Zaidah] dari [Asy'ats bin Abu Asy Sya'tsa] dari [bapaknya] dari [Masruq] dari ['Aisyah] Radliyallahu'anha dia berkata; "Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam tentang menoleh saat shalat, lalu beliau menjawab: 'Itu adalah pencopetan (perampasan) yang dilakukan oleh setan dari shalat'." Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Ali dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman dia berkata; Telah menceritakan Abul Ahwash dari Asy'ats dari Bapaknya dari Masruq dari Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan hadis yang semisal tadi. Telah mengabarkan kepada kami Amr bin Ali dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Israil dari Asy'ats bin Abu Sya'tsa dari Abu Athiyyah dari Masruq dari Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan hadis seperti itu juga.
Telah mengabarkan kepada kami [Hilal bin Al 'Ala bin Hilal] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Mu'afa bin Sulaiman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Qasim bin Ma'an] dari [Al A'masy] dari ['Umarah] dari [Abu 'Athiyyah] dia berkata; ['Aisyah'] berkata; "Menoleh dalam shalat adalah pencopetan (perampasan) yang dilakukan oleh setan dari shalat."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dia berkata; "Ketika Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam sakit, kami shalat di belakangnya dan beliau dalam keadaan duduk, sedangkan Abu Bakar memperdengarkan takbirnya kepada orang-orang, maka beliau menoleh kepada kami dan melihat kami dalam keadaan berdiri. Beliau lalu mengisyaratkan kepada kami agar kami shalat dengan duduk. Setelah salam (selesai) beliau bersabda: 'Jika kalian seperti tadi, maka kalian melakukan perbuatan orang-orang Persia dan Romawi; mereka berdiri kepada raja-raja mereka yang sedang duduk. Janganlah kalian melakukan hal itu. Ikutilah imam-imam kalian, jika ia shalat dengan berdiri maka shalatlah dengan berdiri, dan jika ia shalat dengan duduk maka shalatlah dengan duduk'."
Telah mengabarkan kepada kami [Abu 'Ammar Al Husain bin Huraits] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Fadhl bin Musa] dari ['Abdullah bin Sa'id bin Abu Hindun] dari [Tsaur bin Zaid] dari ['Ikrimah] dari [Ibnu 'Abbas] dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pernah menoleh ke kanan dan ke kiri dalam shalatnya, dan beliau tidak memutar lehernya ke belakang punggungnya."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dari [Sufyan] dan [Yazid bin Zurai'] dari [Ma'mar] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Dhamdham bin Jaus] dari [Abu Hurairah] dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memerintahkan untuk membunuh aswadain (dua hewan hitam, ular dan kalajengking) saat shalat."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud Abu Dawud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Abu 'Abdullah] dari [Ma'mar] dari [Yahya] dari [Dhamdham] dari [Abu Hurairah] dia berkata: "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memerintahkan untuk membunuh aswadain (dua hewan hitam, ular dan kalajengking) saat shalat."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Malik] dari ['Amir bin 'Abdullah bin Az Zubair] dari ['Amr bin Sulaim] dari [Abu Qatadah] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam shalat dengan menggendong Umamah, apabila sujud maka beliau meletakkannya, dan jika berdiri maka beliau mengangkatnya kembali.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Utsman bin Abi Sulaiman] dari ['Amir bin 'Abdullah bin Az Zubair] dari ['Amr bin Sulaim] dari [Abu Qatadah] dia berkata; "Aku melihat Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengimami shalat manusia dengan menggendong Umamah binti Abu Al Ash di pundaknya. Jika ruku' maka beliau meletakkannya dan ketika selesai dari sujud maka beliau menggendongnya kembali."
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hatim bin Wardan] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Burd bin Sinan Abu Al 'Alaa] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah] dari ['Aisyah] dia berkata; "Aku membuka pintu dan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam sedang shalat sunnah, sedangkan pintu-berada-di arah kiblat, lalu beliau berjalan ke kanan atau ke kirinya, lantas beliau membuka pintu kemudian kembali ke tempat shalatnya."
Telah mengabarkan kepada kami [Qatadah] dan [Muhammad bin Al Mutsanna] -dan lafad ini miliknya- mereka berdua berkatan; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam, beliau bersabda: "Bertasbih (mengucap subhanallah) adalah bagi laki-laki dan tepuk tangan adalah bagi perempuan." -Ibnu Mutsanna menambahkan; -saat shalat"-.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] dari [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Sa'id bin Al Musayyab] dan [Abu Salamah bin 'Abdurrahman] bahwasanya keduanya mendengar [Abu Hurairah] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Bertasbih (mengucap subhanallah) adalah bagi laki-laki dan tepuk tangan bagi perempuan."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Fudhail bin 'Iyadh] dari [Al A'masy] -lewat jalur periwayatan lain-- dan telah memberitakan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] dari [Sulaiman Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] dia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Bertasbih bagi laki-laki dan lepuk tangan bagi perempuan."
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaidullah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari ['Auf] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Muhammad] dari [Abu Hurairah] dari Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam beliau bersabda; "Bertasbih bagi laki-laki dan bertepuk tangan bagi perempuan."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Qudamah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al Mughirah] dari [Al Harits Al 'Ukliy] dari [Abu Zur'ah bin 'Amr bin Jarir] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Nujayy] dari ['Ali] dia berkata; "Aku mempunyai satu saat dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam untuk menemuinya. Apabila aku menemuinya aku meminta izin terlebih dahulu. Jika beliau sedang shalat, maka beliau berdehem -sebagai tanda beliau merasa keberatan- aku masuk. Dan jika beliau sedang longgar, beliau mempersilahkanku."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Ubaid] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Ayyasy] dari [Mughirah] dari [Al Harits Al 'Ukliy] dari [Ibnu Nujayy] dia berkata; ['Ali] berkata; Aku mempunyai dua kesempatan dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam untuk menemuinya. Yaitu kesempatan di malam hari dan kesempatan di siang hari. Apabila aku menemuinya di waktu malam, beliau berdehem kepadaku."
Telah mengabarkan kepada kami [Al Qasim bin Zakariya bin Dinar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syurahbil bin Mudrik] dia berkata; ['Abdullah bin Nujayyi] dari [bapaknya] dia berkata; ['Ali] berkata kepadaku; "Aku mempunyai kedudukan di sisi Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam yang tidak dimiliki oleh siapapun. Aku selalu menemuinya di waktu sahur dengan mengucapkan, 'Assalaamu 'Alaika ya Nabiyullah'. Apabila beliau berdehem, aku kembali kerumahku. Jika tidak, maka akupun masuk."
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] dari [Hammad bin Salamah] dari [Tsabit Al Bannani] dari [Mutharrif] dari [bapaknya], dia berkata; "Aku datang kepada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam yang sedang shalat dan dalam dadanya terdengar suara seperti air yang mendidih dalam periuk - yakni: beliau menangis."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah] dari [Ibnu Wahb] dari [Mu'awiyah bin Shalih] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Rabi'ah bin Yazid] dari [Abu Idris Al Khaulani] dari [Abu Ad Darda'] dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berdiri untuk shalat, dan kami mendengar beliau mengucapkan, 'Aku berlindung kepada Allah darimu (syetan) '. Kemudian beliau juga mengucapkan, 'Aku melaknatmu dengan laknat Allah'. Beliau mengucapkannya tiga kali dengan menengadahkan tangannya seolah-olah beliau meminta sesuatu. Setelah selesai shalat kami berkata; 'Wahai Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, kami mendengar engkau dalam shalat mengucapkan sesuatu yang belum pernah kami dengar sebelumnya dari engkau dan kami juga melihatmu menengadahkan tangan? ' Beliau Shallallahu'alaihiwasallam menjawab: "Musuh Allah (syetan) datang dengan membawa bintang dari api untuk diletakkan di wajahku! Aku mengucapkan: "Aku berlindung kepada Allah darimu (syetan) " -tiga kali-. Aku juga mengucapkan; "Aku melaknatmu (syetan) dengan laknat Allah." - juga tiga kali-. Kemudian aku ingin menangkapnya! Demi Allah, andaikan bukan karena doa saudaraku Sulaiman, maka pasti ia diikat untuk dipermainkan oleh anak-anak Madinah'."
Telah mengabarkan kepada kami [Katsir bin 'Ubaid] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Harb] dari [Az Zubaidi] dari [Az Zuhri] dari [Abu Salamah] bahwasanya [Abu Hurairah] berkata; "Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam berdiri untuk shalat dan kami ikut berdiri dengannya, lalu ada seorang Badui yang berbicara dalam shalat; 'Ya Allah, kasihanilah aku dan Muhammad, janganlah Engkau kasihani seorangpun bersama kami! ' Setelah Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam mengucapkan salam, beliau bersabda kepada orang Badui tersebut: 'Engkau telah menyempitkan sesuatu yang luas! ' Maksudnya adalah rahmat Allah Azza wa Jalla."
Telah mengabarkan kepada kami ['Abdullah bin Muhammad bin 'Abdurrahman Az Zuhri] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dia berkata; saya menghafalnya dari [Az Zuhri] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Sa'id] dari [Abu Hurairah] bahwa ada seorang Badui yang masuk ke masjid lalu shalat dua rakaat, kemudian mengucapkan; "Ya Allah, kasihanilah aku dan Muhammad, dan jangan Engkau kasihani seorangpun bersama kami!" Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam lalu bersabda: "Engkau telah menyempitkan sesuatu yang luas."
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Manshur] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] dari [Hilal bin Abu Maimunah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Atha bin Yasar] dari [Mu'awiyah bin Al Hakam As Salami] dia berkata; bahwa ia pernah berkata kepada Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam; "Wahai Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam, kami baru saja meninggalkan masa Jahiliyah, lalu Allah menurunkan Islam dan beberapa orang dari kami melakukan thathayyur!" Beliau Shallallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Itu hanyalah bisikan hati, maka jangan menghalangi niatan mereka." Kami berkata; "Di antara kita juga ada yang mendatangi dukun-dukun." Nabi Shallallallahu'alaihi wasallam berkata: "Jangan kalian datangi mereka." la berkata; "Wahai Rasulullah, di antara kita ada yang membuat garis ramal." Lalu Nabi berkata: "Dulu juga ada salah satu nabi yang membuat garis petunjuk. Jadi barangsiapa garisnya sama dengan garis yang dibuat olehnya, maka hal itu boleh." Ketika kami bersama Rasulullah dalam suatu shalat, tiba-tiba ada seseorang yang bersin, maka aku spontan mengucapkan; "Yarhamukallah (semoga Allah merahmati-Mu)." Orang-orangpun melototiku, maka aku berkata; "Celakalah kalian, kenapa kalian melototiku?" la berkata; "Lalu orang-orang menepukkan tangan ke paha mereka. Setelah aku lihat mereka menyuruhku diam yang (sebenarnya aku ingin mendebatnya), aku akhirnya diam. Setelah Rasulullah selesai shalat, beliau memanggiku - demi ibu dan bapakku yang menjadi jaminan - beliau tidak memukulku, tidak menghardikku, dan tidak mencelaku. Aku belum pernah melihat seorang guru pun sebelum ataupun setelah beliau yang pengajarannya lebih baik daripada beliau. Lantas Rasulullah sekedar bersabda; 'Shalat kita ini tidak boleh ada ucapan sesuatupun dari pembicaraan manusia. Shalat adalah bertasbih, bertakbir, dan membaca Al Qur'an." la berkata, "Kemudian aku melihat kambingku yang digembalakan oleh seorang budak perempuanku di daerah antara Uhud dan Jawaniyyah, dan aku melihat seekor srigala membawa kabur salah satu kambing - aku seorang manusia yang kecewa sebagaimana umumnya orang yang kecewa - maka aku menampar budak itu sekali. Kemudian aku datang kepada Rasulullah dan mengabarkan hal itu. Beliau anggap perlakuanku itu keterlaluan, sehingga aku berkata; "Bagaimana kalau dia kumerdekakan?" Beliau menjawab: "Panggillah dia." Lantas Rasulullah bersabda kepadanya: "Di mana Allah 'azza wajalla?" la - budak tersebut -menjawab; "Di langit." Beliau bertanya lagi, "Lalu siapa aku?" la - budak tersebut-menjawab: "Engkau utusan Allah." Beliau berkata: "Dia perempuan yang beriman. maka merdekakanlah."
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Abu Khalid] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Harits bin Syubail] dari [Abu 'Amr Asy Syaibani] dari [Zaid bin Arqam] dia berkata; "Pada masa Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam ada seorang laki-laki yang berbicara dalam shalat dengan temannya untuk suatu keperluan, lalu turunlah ayat ini, 'Peliharalah segala shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wustha. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'. (Qs. Al Baqarah (2): 238) Lalu kami disuruh diam (saat) shalat."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin 'Ammar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Ghaniyyah Yahya bin 'Abdul Malik] dan [Al Qasim bin Yazid Al Jarmi] dari [Sufyan] dari [Az Zubair bin 'Adiy] dari [Kultsum] dari ['Abdullah bin Mas'ud] dia berkata; "Aku datang kepada Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam yang sedang shatat lalu memberi salam kepadanya, dan beliau membalas salamku. Disaat yang lain, aku datang kepada beliau yang sedang shalat, dan beliau tidak membalas salamku. Setelah salam, beliau mengisyaratkan kepada kaum lalu bersabda: 'Allah Azza wa Jalla telah menetapkan hukum perihal shalat yaitu, agar kalian jangan berbicara kecuali dzikir kepada Allah dan apa yang patut bagi kalian, serta agar kalian berdiri tegak kepada Allah dengan tunduk'."