Telah mengabarkan kepada kami [Al Husain bin Huraits] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Ashim] dari [Abu Wa'il] dari [Ibnu Mas'ud] dia berkata; "Kami pernah memberi salam kepada Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam, lalu beliau menjawab salam kami. Ketika kami tiba dari negeri Habasyah, aku" memberi salam kepada beliau, namun beliau tidak menjawab salamku, " lalu beliau memposisikanku pada jarak yang tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh! Maka aku duduk hingga beliau selesai shalat, dan setelah itu beliau Shallallallahu'alaihi wasallam bersabda: 'Allah subhanahu wata'ala senantiasa menetapkan hukum yang di kehendaki-Nya, dan Dia telah menetapkan suatu hukum yang di kehendaki-Nya, - yaitu - jangan seorang pun berbicara saat shalat '."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dari [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari ['Abdurrahman Al A'raj] dari ['Abdullah bin Buhainah] dia berkata; Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam shalat dua rakaat mengimami kami, lalu beliau berdiri dan tidak duduk (tasyahud), maka orang-orang ikut berdiri bersamanya. Setelah menyelesaikan shalatnya dan kami menunggu salamnya, beliau langsung takbir dan sujud dua kali dalam keadaan duduk sebelum salam, kemudian beliau salam.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Yahya bin Sa'id] dari ['Abdurrahman bin Hurmuz] dari ['Abdullah bin Buhainah] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, bahwa beliau pernah berdiri pada shalat padahal mestinya ia duduk, dan beliau sujud dua kali saat duduk sebelum salam.
Telah mengabarkan kepada kami [Humaid bin Mas'adah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Aun] dari [Muhammad bin Sirin] dia berkata; [Abu Hurairah] berkata; "Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam mendirikan salah satu dari dua shalat senja(maghrib atau isyak) bersama kami-Abu Hurairah berkata; "Akan tetapi aku lupa pastinya-. la meneruskan; "Beliau Shallallallahu'alaihi wasallam shalat dua rakaat bersama kami, kemudian salam dan pergi ke papan yang terhampar di masjid. Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam lalu bersabda ke arah papan itu dengan telunjuknya, seolah-olah ia marah, maka orang-orang pun buru-buru keluar dari pintu-pintu masjid sambil berkata, 'Shalat telah diqashar'. Diantara mereka ada Abu Bakar dan Umar Radliyallahu'anhu, dan keduanya segan untuk berbicara kepada beliau Shallallalahu'alaihi wasallam. Disitu ada seseorang yang mempunyai tangan panjang, sehingga ia dijuluki dzul yadain (orang yang mempunyai tangan panjang). la berkata kepada Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam, 'Wahai Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam, apakah engkau lupa ataukah engkau sengaja mengqashar shalat? ' Beliau menjawab: 'Aku tidak lupa dan aku juga tidak mengqashar shalat'. Lalu Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam bersabda kepada orang banyak, 'Apakah keadaannya seperti yang dikatakan oleh-, Dzul Yadain': " Mereka menjawab, 'Ya'. Lalu beliau datang dan mengerjakan shalat yang ketinggalan lalu salam. kemudian takbir dan sujud seperti sujud biasanya atau lebih lama, kemudian mengangkat kepalanya dan bertakbir. Lalu bertakbir dan sujud lagi seperti sujud biasanya atau lebih lama, kemudian mengangkat kepalanya lalu bertakbir."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Al Qasim] dari [Malik] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Muhammad bin Sirin] dari [Abu Hurairah] "Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam pernah pergi setelah selesai shalat dua raka'at, maka Dzul Yadain bertanya; 'Apakah shalat ini sengaja diqashar ataukah engkau lupa wahai Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam?" Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Apakah benar Dzul Yadain ini?" para sahabat menjawab, "Ya" Lalu Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam bangkit dan shalat dua raka'at lagi, kemudian beliau takbir dan sujud sebagaimana sujud yang biasa beliau lakukan atau lebih panjang lagi, kemudian bangkit dari sujud lalu sujud lagi seperti biasanya atau lebih panjang kemudian beliau bangkit lagi.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Dawud bin Al Hushain] dari [Abu Sufyan] -budak Ibnu Abu Ahmad- bahwasanya dia berkata; aku mendengar [Abu Hurairah] berkata; "Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam pernah shalat Ashar bersama kami, lalu beliau salam pada rakaat kedua. Dzul Yadain bangkit dan berkata; 'Apakah shalat ini di qashar wahai Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam, ataukah engkau lupa? ' Lalu Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam menjawab: 'Bukan karena semua itu'. Ia menegaskan lagi, 'Mungkin karena salah satunya wahai Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam? ' Lantas beliau Shallallallahu'alaihi wasallam menghadap kepada umatnya dan bersabda: 'Apakah Dzul Yadain benar? ' Mereka menjawab, 'Ya'. Lalu Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam menyempurnakan sisa shalatnya, kemudian sujud dua kali dan beliau dalam keadaan duduk setelah salam."
Telah mengabarkan kepada kami [Sulaiman bin 'Ubaidillah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bahz bin Asad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Sa'd bin Ibrahim] bahwasanya ia mendengar [Abu Salamah] menceritakan dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah mengerjakan shalat Zhuhur dua rakaat kemudian salam, maka mereka berkata; "Shalat telah di qashar? ' Lalu Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam bangkit dan shalat dua rakaat, kemudian salam dan sujud dua kali.
Telah mengabarkan kepada kami ['Isa bin Hammad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Yazid bin Abu Habib] dari ['Imran bin Abu Anas] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam suatu hari mengerjakan shalat dan beliau salam pada rakaat kedua kemudian pergi. Dzu Syimalain menjumpainya dan berkata kepada beliau; "Apakah shalat ini dikurangi ataukah engkau lupa?" Beliau Shallallallahu'alaihi wasallam menjawab: "Shalat tidak dikurangi dan juga tidak lupa". Dia berkata; ' "Baik, demi Dzat yang telah mengutusmu dengan membawa kebenaran." Beliau Shallallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Apakah Dzul Yadain benar?" Mereka menjawab, "Ya". Lalu Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam shalat bersama orang-orang dua rakaat."
Telah mengabarkan kepada kami [Harun bin Musa Al Farwi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Dhamrah] dari [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah], dia berkata; "Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam pernah lupa (dalam shalat), maka beliau salam ketika baru dua sujud. Dzu Syimalain bertanya; 'Apakah shalat ini di qashar ataukah engkau lupa wahai Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam?" Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Apakah benar Dzul Yadain ini?" para sahabat menjawab, "Ya" Lalu Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam bangkit untuk menyempurnakan shalatnya.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdurrazzaq] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Abu Salamah bin 'Abdurrahman] dan [Abu Bakr bin Sulaiman bin Abu Hatsmah] dari [Abu Hurairah], dia berkata; "Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam shalat Zhuhur atau Ashar, dan beliau salam pada rakaat kedua lalu beranjak pergi, maka Dzu Syimalain Ibnu Amr berkata kepada beliau, 'Apakah shalat ini di qashar atuakah engkau lupa? ' Lalu Nabi Shallallallahu'alaihi wasallam bersabda: 'Apakah yang dikatakan Dzul Yadain (benar)? ' Para sahabat menjawab, 'Benar wahai Nabi Allah! ' Lantas beliau Shallallallahu'alaihi wasallam menyempurnakan dua rakaat yang ketinggalan. Telah mengabarkan kepada kami [Abu Daud] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Bapakku] dari [Shalih] dari [Ibnu Syihab] bahwa [Abu Bakar bin Sulaiman bin Abu Hatsmah] Telah mengabarkan kepadanya, telah sampai kepadanya bahwa Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam shalat dua raka'at, lalu Dzul Syimalain berkata kepada kepada beliau sebagaimana Hadist diatas. [Ibnu Syihab] berkata; Telah mengabarkan kepadaku [Said bin Musayyab] tentang Hadist ini, dari [Abu Hurairah] dia berkata; dan telah mengabarkan kepadaku pula [Abu Salamah bin Abdurrahman] dan [Abu Bakar bin Abdurrahman bin Al Harits] dan [Ubaidullah bin Abdullah].
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin 'Abdul Hakim] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'aib] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Al Laits] dari ['Uqail] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ibnu Syihab] dari [Sa'id] dan [Abu Salamah] dan [Abu Bakr bin 'Abdurrahman] dan [Ibnu Abu Hatsmah] dari [Abu Hurairah] dia berkata; pada waktu itu (kisah Dzul Yadain) Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam tidak sujud sebelum salam maupun sesudahnya.
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Sawwad bin Al Aswad bin 'Amr] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Wahb] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Al Laits bin Sa'd] dari [Yazid bin Abu Habib] dari [Ja'far bin Rabi'ah] dari ['Irak bin Malik] dari [Abu Hurairah] bahwa pada peristiwa Dzul Yadain, Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam sujud dua kali setelah salam. Telah mengabarkan kepada kami [Amr bin Sawad bin Al Aswad] dia berkata; Telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Wahab] dia berkata; Telah memberitakan kepada kami [Amr bin Al Harits] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Muhammad bin Sirin] dari [Abu Hurairah] dari Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam dengan Hadist seperti di atas.
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin 'Utsman bin Sa'id bin Katsir bin Dinar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Baqiyyah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'aib] dia berkata; dan telah menceritakan kepadaku [Ibnu 'Aun] dan [Khalid Al Hadza'] dari [Ibnu Sirin] dari [Abu Hurairah] bahwa setelah salam Nabi Shallallallahu'alaihi wasallam sujud ketika beliau ragu.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yahya bin 'Abdullah An Naisaburi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah Al Anshari] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Asy'ats] dari [Muhammad bin Sirin] dari [Khalid Al Hadza'] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Al Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi Shallallallahu'alaihi wasallam shalat bersama mereka, lalu Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam lupa, maka beliau sujud dua kali kemudian salam.
Telah mengabarkan kepada kami [Abu Al Asy'ats] dari [Yazid bin Zurai'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid Al Hadza'] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Al Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; "Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam mengucapkan salam saat rakaat ketiga dalam shalat Ashar, lalu beliau masuk rumah. Kemudian ada seorang laki-laki yang disebut Al Khirbaq, dia berkata; 'Wahai Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam, shalatnya kurang?! ' Kemudian beliau Shallallallahu'alaihi wasallam keluar dalam keadaan marah dengan menarik serbannya, lantas berkata: 'Apakah ia benar? ' para sahabat menjawab, 'Ya'. Kemudian beliau Shallallallahu'alaihi wasallam bangkit berdiri dan mengerjakan shalat satu rakaat, kemudian salam dan sujud dua kali, lalu beliau salam."
Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Habib bin 'Arabi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid] dari [Ibnu 'Ajlan] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atha bin Yasar] dari [Abu Sa'id] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Bila salah seorang dari kalian ragu dalam shalatnya, maka hilangkan yang ragu dan pedomanilah yang diyakini. Bila ia yakin telah sempurna shalatnya, maka sujudlah dua kali dalam keadaan duduk, jika ia shalat lima rakaat maka (dua sujud tersebut) sebagai penggenapnya, dan jika ia shalat empat rakaat maka itu penghinaan bagi setan."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hujain bin Al Mutsanna] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdul 'Aziz bin Abu Salamah] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atha bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jika salah seorang dari kalian tidak tahu, apakah ia shalat tiga atau empat rakaat, maka shalatlah satu rakaat kemudian sujud dua kali dalam keadaan duduk, kalau ia shalat lima rakaat maka (dua sujud tersebut) sebagai penggenapnya, dan jika ia shalat empat rakaat maka itu penghinaan bagi setan."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mufadhdhal bin Muhalhal] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari ['Alqamah] dari ['Abdullah] dia menisbatkan hadits ini sampai kepada Nabi Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam, beliau bersabda: "Jika salah seorang seorang dari kalian ragu dalam shalatnya, maka pedomanilah yang diyakini, yang dianggapnya benar, lalu sempurnakanlah, kemudian -yakni- sujudlah dua kali." Aku -perawi- tidak mengerti lagi kepastian redaksinya sebagaimana yang aku inginkan.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Al Mubarak Al Mukharrimi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Mis'ar] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari ['Alqamah] dari ['Abdullah] dia berkata; Nabi Shallallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian ragu dalam shalatnya, maka pedomanilah yang diyakini, dan sujudlah dua kali setelah selesai."
Telah mengabarkan kepada kami [Al Hasan bin Isma'il bin Sulaiman Al Mujalidi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Fudhail bin 'Iyadh] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari ['Alqamah] dari ['Abdullah] dia berkata; "Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam mengerjakan suatu shalat, lalu ia menambah atau mengurangi (rakaatnya), kemudian beliau salam. Kami bertanya; 'Wahai Nabi Allah, apakah ada cara baru dalam shalat? ' Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam balik bertanya, 'Apa itu? ' Kemudian kami menerangkan kepada beliau apa yang beliau perbuat, lalu beliau menekuk kakinya (untuk duduk) dan menghadap kiblat, kemudian sujud sahwi dua kali. Setelah itu beliau menghadapkan wajahnya kepada kami dan bersabda: 'Kalau ada cara baru dalam shalat, maka pasti kuberitahu kepada kalian.'Beliau melanjutkan sabdanya lagi: 'Aku adalah manusia biasa, aku lupa sebagaimana kalian juga lupa. Jadi siapa saja yang ragu dalam shalatnya maka hendaknya ia memilih yang dia yakini benar, kemudian salam dan sujud sahwi dua kali."
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Al Harits] dari [Syu'bah] dia berkata; [Manshur] menulis kepadaku dan akupun membacakan dihadapannya, aku mendengar dia berkata dari seseorang dari [Ibrahim] dari ['Alqamah] dari ['Abdullah] bahwa Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam pernah shalat Zhuhur kemudian menghadap kepada jamaah. Lalu mereka berkata; "Apakah ada sesuatu yang terjadi dalam shalat?" Beliau menegaskan; "Apa itu?" Lalu mereka mengabarkan apa yang diperbuatnya. Beliau kemudian menekuk kakinya (untuk duduk) dan menghadap kiblat, lalu sujud dua kali. Setelah itu beliau menghadap kami, lantas bersabda: "Aku adalah manusia biasa, aku lupa sebagaimana kalian juga lupa. Jika aku lupa maka ingatkanlah aku." Beliau bersabda lagi: "Kalau terjadi sesuatu dalam shalat maka pasti kuberitahu kalian." Beliau melanjutkan sabdanya: "Jika salah seorang dari kalian bimbang (ragu) dalam shalatnya, maka hendaklah memilih (meyakini) yang paling mendekati kebenaran, kemudian menyempurnakan, lantas sujud sahwi dua kali."
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] dari [Syu'bah] dari [Al Hakim] dia berkata; aku mendengar [Abu Wa'il] berkata; ['Abdullah] berkata; "Barangsiapa yang ragu dalam shalatnya maka hendaklah meyakini yang mendekati kebenaran kemudian sujud dua kali setelah salam dalam keadaan duduk."
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] dari [Ibnu 'Aun] dari [Ibrahim] dia berkata; "Mereka (para sahabat) berkata; 'Jika seseorang bimbang (dalam shalat), maka hendaklah meyakini yang mendekati kebenaran, kemudian sujud dua kali."
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] dari [Ibnu Juraij] dia berkata; ['Abdullah bin Musafi'] berkata, dari ['Uqbah bin Muhammad bin Al Harits] dari ['Abdullah bin Ja'far] dia berkata; bahwa Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam bersabda; "Barangsiapa bimbang dalam shalatnya, maka hendaklah sujud dua kali setelah salam."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hajjaj], berkata [Ibnu Juraij], telah mengabarkan kepadaku ['Abdullah bin Musafi'] bahwasanya [Mush'ab bin Syaibah] mengabarkan kepadanya, dari ['Uqbah bin Muhammad bin Al Harits] dari ['Abdullah bin Ja'far] bahwa Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam bersabda; "Barangsiapa bimbang dalam shalatnya, maka hendaklah sujud dua kali setelah salam."
Telah mengabarkan kepada kami [Harun bin 'Abdullah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dan [Rauh bin 'Ubadah] dari [Ibnu Juraij] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku ['Abdullah bin Musafi'] bahwasanya [Mush'ab bin Syaibah] mengabarkan kepadanya, dari ['Uqbah bin Muhammad bin Al Harits] dari ['Abdullah bin Ja'far] bahwa Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam bersabda; "Barangsiapa bimbang dalam shalatnya, maka hendaklah sujud dua kali Hajaj berkata; 'setelah salam.' Rauh berkata; 'dalam keadaan duduk.'
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya salah seorang diantara kalian apabila berdiri hendak shalat, maka syaithan mendatanginya, lalu ia mencampur adukan shalatnya hingga dia tidak tahu sudah berapa kali dia shalat. Jika salah seorang dari kalian mengalami hal tersebut, maka sujudlah dua kali dalam keadaan duduk."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Muhammad bin Basysyar] -dan lafadz ini milik Ibnu Al Mutsanna- mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Syu'bah] dari [Al Hakim] dari [Ibrahim] dari ['Alqamah] dari ['Abdullah] dia berkata; "Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam shalat zhuhur lima rakaat, maka beliau Shallallallahu'alaihi wasallam ditanya, 'Apakah shalat ditambah? Beliau Shallallallahu'alaihi wasallam berkata: 'Apa itu? ' Mereka menjawab, 'Engkau mengerjakan shalat lima rakaat! ' Lalu beliau menekuk kakinya dan sujud dua kali."
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubdah bin 'Abdurrahim] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Syumail] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakim] dan [Mughirah] dari [Ibrahim] dari [Alqamah] dari ['Abdullah] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, bahwa beliau pernah shalat zhuhur lima rakaat bersama para sahabat, maka para sahabat berkata; "Engkau telah mengerjakan shalat lima rakaat! ' Lalu beliau sujud dua kali setelah salam sambil duduk.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mufadhdhal bin Muhalhal] dari [Al Hasan bin 'Ubaidullah] dari [Ibrahim bin Suwaid] dia berkata; "Alqamah pernah shalat lima rakaat, maka ia ditanya tentang hal yang diperbuatnya. Ia menjawab; 'Aku tidak melakukan hal itu. Aku melakukannya sesuai dengan kepalaku (ingatanku) '. Ia (Alqamah) bertanya; 'Dan kamu wahai A'war? ' Lalu ia menjawab, 'Iya'. Lalu ia (Alqamah) melakukan sujud dua kali." Kemudian [Alqamah] menceritakan kepada kami dari [Abdullah], dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, bahwa beliau pernah shalat lima rakaat, sehingga orang-orang saling berbisik, Mereka kemudian berkata kepada Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, "Apakah engkau menambah shalat ini?" Beliau Shallallallahu'alaihi wasallam menjawab: "Tidak" Lalu mereka memberitahu beliau tentang hal itu. Setelah itu beliau duduk dan sujud dua kali, lantas bersabda: "Aku manusia biasa, aku lupa sebagaimana kalian juga lupa."
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] dari [Malik bin Mighwal] dia berkata; aku mendengar [Asy Sya'bi] berkata; " [Alqamah bin Qais] pernah lupa saat shalat, maka orang-orang mengingatkannya setelah ia berbicara. Ia menegaskannya, 'Apakah demikian wahai A'war? ' Ia menjawab 'Ya'. Lalu ia melepas serbannya dan sujud sahwi dua kali. Kemudian ia berkata; 'Beginilah dulu Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam melakukannya'. Dan aku mendengar Al Hakam berkata bahwa Alqamah shalat lima rakaat."
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] dari [Sufyan] dari [Al Hasan bin 'Ubaidullah] dari [Ibrahim] bahwasanya ['Alqamah] shalat lima raka'at, setelah salam Ibrahim bin Suwaid berkata, "Wahai Abu Syibl, engkau shalat lima rakaat." Ia berkata; "Apakah demikian wahai A'war?" Lalu ia sujud sahwi dua kali. Lantas ia berkata; "Beginilah dulu Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam melakukannya."
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] dari [Abu Bakr An Nahsyali] dari ['Abdurrahman bin Al Aswad] dari [Bapaknya] dari [Abdullah] bahwa Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam pernah mengerjakan salah satu shalat Asyiyy (Maghrib atau Isya) lima rakaat, maka beliau lalu ditanya; "Apakah shalat ini ditambah?" Beliau Shallallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Apa itu?" Mereka menjawab, "Engkau mengerjakan shalat lima rakaat!" Setelah itu beliau bersabda: "Aku adalah manusia biasa. Aku lupa sebagaimana kalian lupa dan aku ingat sebagaimana kalian ingat." Lalu beliau sujud dua kali lantas pergi.
Telah mengabarkan kepada kami [Ar Rabi' bin Sulaiman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'aib bin Al Laits] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Muhammad bin 'Ajlan] dari [Muhammad bin Yusuf] mantan budak 'Utsman dari Bapaknya - [Yusuf] - bahwasanya Mu'awiyah shalat di depannya, lalu Mu'awiyah berdiri yang seharusnya ia duduk, orang-orangpun mengucapkan 'subhanallah'. Maka Mu'awiyah menyempurnakan berdirinya kemudian dia sujud dua kali dalam keadaan duduk. selanjutnya [Mu'awiyah] naik mimbar dan berkata; "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Barangsiapa merasakan ada yang lupa dalam shalatnya, maka hendaklah dia bersujud sebagaimana sujud tadi.'
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin 'Amr bin As Sarh] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Wahb] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku ['Amr] dan [Yunus] dan [Al Laits] bahwasanya [Ibnu Syihab] mengabarkan kepada mereka dari ['Abdurrahman Al A'raj] bahwasanya ['Abdullah bin Buhainah] berkata kepadanya bahwa Nabi Shallallallahu'alaihi wasallam pernah bangkit (berdiri) pada dua rakaat tanpa duduk (untuk tasyahud awal) saat zhuhur dan setelah selesai shalat beliau sujud dua kali sambil duduk dengan bertakbir pada setiap sujud tersebut sebelum salam. Orang-orangpun ikut sujud bersama dengannya sebagai ganti dari duduk yang lupa beliau lakukan.
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim Ad-Dauraqi] dan [Muhammad bin Basysyar Bundar] - dan lafadz ini baginya - mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdul Hamid bin Ja'far] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Amr bin 'Atha] dari [Abu Humaid As-Sa'idi] dia berkata; "Nabi Shallallallahu'alaihi wasallam bila berada pada dua rakaat terakhir maka beliau mengakhirkan kaki kiri dan duduk tawaruk, kemudian salam."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Ashim bin Kulaib] dari [Bapaknya] dari [Wa'il bin Hujr] dia berkata; "Aku melihat Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam mengangkat kedua tangannya apabila hendak memulai shalat, hendak ruku' dan bangkit dari ruku' dan apabila beliau duduk, maka beliau menghamparkan kaki kiri dan menegakkan kaki kanan, meletakan tangan kanan diatas paha sebelah kanan dan tangan kiri di paha sebelah kiri dan melipat kedua jari tengah serta ibu jari, dengan mengisyaratkan telunjuknya.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Ali bin Maimun Ar Riqqi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yusuf Al Firyabi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Ashim bin Kulaib] dari [Bapaknya] dari [Wa'il bin Hujr] bahwa dia melihat Nabi Shallallallahu'alaihi wasallam duduk dalam shalat dengan menghamparkan kaki kiri dan meletakkan kedua lengannya diatas kedua pahannya, serta menunjuk dengan telunjuknya, beliau berdo'a dengannya.
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Bisyr bin Al Mufadhdhal] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Ashim bin Kulaib] dari [Bapaknya] dari [Wa'il bin Hujr] dia berkata; "Sungguh Aku akan melihat bagaimana Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam melaksanakan shalat. Beliau berdiri menghadap kiblat, lalu mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua telinganya, kemudian memegang tangan kiri dengan tangan kanannya. Apabila hendak ruku beliau mengangkat kedua tangannya seperti hendak takbir. Ketika sujud, beliau meletakkan kepalanya sejajar dengan kedua tangannya. Kemudian beliau duduk dengan menghamparkan kaki kirinya, meletakkan tangan kiri di atas paha kiri, dan meletakkan siku lengan kanan diatas paha kanan. lalu beliau menggenggam kedua jari dan melingkarkannya. Aku melihat beliau berkata; 'Begini'. Bisyir mengisyaratkan dengan telunjuk kanannya dan melingkarkan ibu jari dan jari tengah.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Muslim bin Abu Maryam] -seorang Syaikh dari Madinah-, kemudian saya bertemu dengan syaikh, maka dia berkata; aku mendengar ['Ali bin 'Abdurrahman] berkata; aku shalat di belakang [Ibnu 'Umar] dan aku membalik-balikkan kerikil, lalu Ibnu Umar berkata kepadaku; "Kenapa kamu membolak-balikkan kerikil, itu adalah perbuatan syaithan!. Lakukanlah sebagaimana yang telah aku lihat dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa sallam. Aku berkata kepadanya; 'Bagaimana Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam melakukannya? Ibnu Umar menjawab, begini; lalu dia menegakkan kaki kanan, dan menghamparkan kaki kiri, meletakkan tangan kanan diatas paha sebelah kanan dan tangan kiri di paha sebelah kiri dan mengisyaratkan dengan telunjuknya.