Telah mengabarkan kepada kami [Zakaria bin Yahya] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam] dia berkata; [bapakku] telah menceritakan kepadaku dari [Qatadah] dari [Zurarah bin Aufa] dari [Sa'd bin Hisyam] dari ['Aisyah] dia berkata; "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat witir sembilan rakaat maka beliau melakukannya tanpa duduk, kecuali pada rakaat kedelapan. Lalu memuji Allah, berdzikir, dan berdoa kepada-Nya. Kemudian beliau bangun lagi tanpa salam (pada rakaat kedelapan tersebut). Kemudian shalat rakaat yang ke sembilan, lalu duduk dan berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla. Setelah itu berdoa kemudian mengucapkan salam yang terdengar oleh kami. lalu beliau shalat dua rakaat sambil duduk. Setelah tua dan lemah, beliau shalat witir tujuh rakaat, beliau tidak duduk kecuali pada rakaat yang keenam, lalu beliau bangkit lagi dan tidak mengucapkan salam untuk melaknjutkan rakaat yang ketujuh. Setelah itu beliau salam. Kemudian beliau shalat dua rakaat sambil duduk."
Telah mengabarkan kepada kami [Harun bin Ishaq] dari ['Abdah] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Zurarah bin Aufa] dari [Sa'd bin Hisyam] bahwasanya ['Aisyah] berkata; "Kami mempersiapkan siwak Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan alat bersucinya, lalu Allah Azza wa Jalla membangunkannya sekehendak Dia membangunkan pada malam hari. kemudian beliau bersiwak dan berwudlu, lalu shalat sembilan rakaat tanpa duduk kecuali pada rakaat kedelapan. Setelah itu beliau memuji Allah dan mengucapkan shalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dan berdoa di antara rakaat-rakaat tersebut tanpa salam. Kemudian shalat rakaat yang kesembilan, lalu duduk ia (perawi) menyebutkan suatu kalimat yang semakna dan memuji Allah serta bershalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu berdoa, kemudian salam yang terdengar oleh kami. Setelah itu beliau shalat lagi dua rakaat sambil duduk."
Telah mengabarkan kepada kami [Zakaria bin Yahya] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ishaq] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdurrazzaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Zurarah bin Aufa] bahwasanya [Sa'd bin Hisyam bin 'Amir] setelah datang kepada kami mengabarkan, bahwa dia pernah datang kepada Ibnu Abbas lalu bertanya tentang cara shalat witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka (Ibnu Abbas) berkata; "Maukah aku beri tahu penghuni bumi ini yang sangat mengetahui cara shalat witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam"?" Dia menjawab, "Siapa?" Ibnu Abbas berkata, 'Aisyah." Lalu kami datang dengan mengucapkan salam kepadanya kemudian masuk dan bertanya; "Wahai Ummul Mukminin, kabarkanlah kepadaku tentang -cara- shalat witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" [Aisyah] lalu berkata; "Kami dulu mempersiapkan siwak dan air wudlunya. lalu Allah Azza Wa Jalla membangunkannya sekehendak-Nya pada malam hari. Kemudian beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersiwak dan berwudlu, lalu mengerjakan shalat sembilan rakaat tanpa ada duduk kecuali pada rakaat kedelapan. Beliau memuji Allah, berdzikir, dan berdoa kepada-Nya, lalu bangkit tanpa salam. Kemudian shalat rakaat yang kesembilan, lalu duduk dan memuji Allah, berdzikir, serta berdoa kepada-Nya, kemudian mengucapkan salam yang diperdengarkan kepada kami. Setelah itu beliau shalat lagi dua rakaat sambil duduk, sehingga shalatnya berjumlah sebelas rakaat. Setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mencapai umur senja dan bertambah gemuk. beliau mengerjakan witir tujuh rakaat, lalu shalat dua rakaat sambil duduk setelah salam, sehingga semuanya berjumlah sembilan rakaat. Wahai anakku, bila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan suatu shalat, maka beliau senang untuk melakukannya secara kontinyu."
Telah mengabarkan kepada kami [Zakaria bin Yahya] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdurrazzaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Sa'd bin Hisyam] dari ['Aisyah], bahwa dia (Sa'ad bin Hisyam) mendengar Aisyah berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir sembilan rakaat, kemudian shalat dua rakaat sambil duduk. Setelah beliau lemah, beliau mengerjakan shalat witir tujuh rakaat, kemudian shalat dua rakaat sambil duduk."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Qatadah] dari [Al Hasan] dari [Sa'd bin Hisyam] dari ['Aisyah], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat witir sembilan rakaat, lalu shalat dua rakaat sambil duduk.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Al Khalanji] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id] -budak bani Hasyim- dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hushain bin Nafi'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Hasan] dari [Sa'ad bin Hisyam] bahwa dia pernah datang kepada [Aisyah], lalu bertanya kepadanya tentang cara shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka ia (Aisyah) menjawab; "Beliau shalat delapan rakaat pada malam hari, lalu witir dengan rakaat yang kesembilan, dan shalat lagi dua rakaat sambil duduk."
Telah mengabarkan kepada kami [Hannad bin As Sari] dari [Abul Ahwash] dari [Al A'masy] aku mengiranya dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari ['Aisyah] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat pada malam hari sembilan rakaat."
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Manshur] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah] dari ['Aisyah], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat pada malam hari sebelas rakaat dan shalat witir satu rakaat di antara sebelas rakaat tersebut, kemudian berbaring ke sebelah kanan.
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Harb] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari ['Amr bin Murrah] dari [Yahya bin Al Jazzar] dari [Ummu Salamah] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengerjakan shalat witir tiga belas rakaat, dan setelah tua dan lemah beliau shalat witir sembilan rakaat."
Telah mengabarkan kepada kami [Ibrahim bin Ya'qub] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu An Nu'man] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Ashim Al Ahwal] dari [Abu Mijlaz] bahwasanya [Abu Musa] pernah berada di antara Makkah dan Madinah, dia shalat Isya' dua rakaat, kemudian berdiri, lalu shalat satu rakaat sebagai witir dengan membaca seratus ayat dari surah An-Nisaa'. Kemudian dia berkata: "Aku tidak menyia-nyiakan untuk menapakkan telapak kakiku dimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menapakkan telapak kakinya, dan aku membaca sebagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membacanya."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Husain bin Ibrahim bin Isykab An Nasa'i] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Muhammad bin Abu 'Ubaidah] dia berkata; [bapakku] telah menceritakan kepada kami dari [Al A'masy] dari [Thalhah] dari [Dzarr] dari [Sa'id bin 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya] dari [Ubay bin Ka'ab] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaca surah Al A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al lkhlas dalam shalat witir. Jika telah salam maka beliau membaca: 'Subhaanal malikil qudduus' tiga kali'."
Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Musa] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman bin 'Abdullah bin Sa'd] dari telah menceritakan kepada kami [Abu Ja'far Ar Razi] dari [Al A'masy] dari [Zubaid] dan [Thalhah] dari [Dzarr] dari [Sa'id bin 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya] dari [Ubay bin Ka'b] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dengan membaca surah Al A'laa. surah Al Kaafiruun, dan surah Al Ikhlaash." Hushain menyelisihi kedua Hadist di atas, dia meriwayatkan dari Abu Dzar dari Abdurrahman bin Abza dari Bapaknya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.
Telah mengabarkan kepada kami [Al Hasan bin Qaza'ah] dari [Hushain bin Numair] dari [Hushain bin 'Abdurrahman] dari [Dzarr] dari [Ibnu 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membaca surah Al A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al Ikhlaash dalam shalat Witir.
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Yazid] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bahz bin Asad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Salamah] dan [Zubaid] dari [Dzarr] dari [Ibnu 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dengan membaca surah Al A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al Ikhlas. Jika beliau telah mengucapkan salam, maka beliau membaca doa, "Subhaanal malikil qudduus" tiga kali, dan mengeraskan suaranya pada yang ketiga kalinya.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdul A'la] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Salamah] dan [Zubaid] dari [Dzarr] dari [Ibnu 'Abdurrahman bin Abza] dari ['Abdurrahman] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dengan membaca surah Al A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al Ikhlaash. Jika beliau telah mengucapkan salam maka beliau membaca, "Subhaanal malikil qudduus" dan mengeraskan suaranya saat membaca "Subhaanal malikil qudduus" yang ketiga kalinya. Manshur telah meriwayatkannya dari Salamah bin Kuhail dan dia tidak menyebutkan Dzar.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Qudamah] dari [Jarir] dari [Manshur] dari [Salamah bin Kuhail] dari [Sa'id bin 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya], dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dengan membaca surah AI A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al lkhlas. Jika beliau telah mengucapkan salam dan selesai maka beliau membaca: "Subhaanal malikil qudduus" tiga kali, dan memanjangkan suaranya pada yang ketiga kalinya. Abdul Malik bin Abu Sulaiman telah meriwayatkannya dari Zubaid, dan dia tidak menyebutkan Dzar.
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Ubaid] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdul Malik bin Abu Sulaiman] dari [Zubaid] dari [Sa'id bin 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dengan membaca surah Al A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al Ikhlas. Muhammad bin Juhadah telah meriwatkannya dari Zubaid, dan dia tidak menyebutkan Dzar.
Telah mengabarkan kepada kami ['Imran bin Musa] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdul Warits] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Juhadah] dari [Zubaid] dari [Ibnu Abza] dari [bapaknya], dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dengan membaca surah AI A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al Ikhlas. Setelah selesai beliau membaca, 'Subhanaal malikil quddus' tiga kali."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Muhammad bin 'Ubaidullah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'aib bin Harb] dari [Malik] dari [Zubaid] dari [Ibnu Abza] dari [bapaknya], dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam shalat witir membaca surah Al A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al lkhlaash." Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Zubaid] dari [Dzar] dari [Ibnu Abza] secara mursal. Dan telah meriwayatkan pula Atha bin As Saib dari Sa'id bin Abdurrahman bin Abza dari Bapaknya.
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaidullah bin Ash Shabbah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Habib] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Rauh bin Al Qasim] dari ['Atha bin As Saib] dari [Sa'id bin 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam shalat witir membaca surah Al A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al Ikhlaash.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dia berkata; Aku mendengar ['Azrah] menceritakan dari [Sa'id bin 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dengan membaca surah Al A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al Ikhlaash. Setelah selesai beliau membaca, "Suhhaanal malikil qudduus" tiga kali."
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Manshur] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Zurarah] dari ['Abdurrahman bin Abza], dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau shalat witir dengan membaca surah AI A'laa, surah Al Kaafiruun dan surah Al Ikhlas. Setelah selesai beliau membaca, "Subhanal malikil yudduus" tiga kali, dan beliau memanjangkannya pada yang ketiga.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dia berkata; aku mendengar [Qatadah] menceritakan dari [Zurarah] dari ['Abdurrahman bin Abza], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dengan membaca surah Al A'laa. Syababah menyelisih kedua Hadits diatas, dia meriwayatkan dari Qatadah dari Zurarah bin Aufa dari 'Imran bin Hushain.
Telah mengabarkan kepada kami [Bisyr bin Khalid] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syababah] dari [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Zurarah bin Aufa] dari ['Imran bin Hushain] bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dengan Sabbihis Marabbikal A'la, Abu Abdurrahman berkata aku tidak mengetahui seorang pun yang mengikuti Syababah pada hadits ini, Yahya bin Said menyelisihinya.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Zurarah] dari ['Imran bin Hushain] dia berkata; "Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat Zhuhur, ada seorang lelaki yang membaca surah Al A'laa. Setelah selesai shalat, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: `Siapa tadi yang membaca surah AI A'laa? ' Seseorang menjawab; `Aku'. Lalu beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Aku sudah tahu bahwa sebagian mereka telah menyelisihiku dengan bacaannya'."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abul Ahwash] dari [Abu Ishaq] dari [Buraid] dari [Abul Haura'] dia berkata; [Al Hasan] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan kepadaku beberapa kalimat yang harus aku ucapkan dalam shalat witir ketika berdoa, yaitu doa qunut: 'Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Sayangilah aku sebagaimana orang-orang yang Engkau sayangi. Berilah berkah apa yang Engkau berikan kepadaku. Jagalah aku dari kejahatan yang telah Engkau tetapkan..Sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan (memberi hukuman), dan tidak ada yang menetapkan kepada-Mu. Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau bela. Maha Suci Rabb kami dan Maha Tinggi Engkau'."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] dari [Yahya bin 'Abdullah bin Salim] dari [Musa bin 'Uqbah] dari ['Abdullah bin 'Ali] dari [Al Hasan bin 'Ali] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan kepadaku beberapa kalimat dalam shalat witir ketika berdoa, yaitu: 'Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Berilah berkah apa yang Engkau berikan kepadaku. Sayangilah aku sebagaimana orang-orang yang Engkau sayangi. Jagalah aku dari kejahatan yang telah Engkau tetapkan.. Sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan (memberi hukuman), dan tidak ada yang menetapkan kepada-Mu. Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau bela. Maha Suci Rabb kami dan Maha Tinggi Engkau'. Dan shalawat Allah senantiasa tercurah atas Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Al Mubarak] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] dan [Hisyam bin 'Abdul Malik] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Hisyam bin 'Amr Al Fazari] dari ['Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam] dari ['Ali bin Abu Thalib] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pada akhir shalat witir mengucapkan: "Ya Allah, Aku berlindung kepada-Mu dengan keridlaan-Mu dari kemurkaan-Mu, dengan maaf-Mu dari siksa-Mu, dan aku berlindung dengan-Mu dari-Mu. Aku tidak bisa menghitung pujian kepada-Mu sebagaimana Engkau telah memuji diri-Mu sendiri."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman] dari [Syu'bah] dari [Tsabit Al Banani] dari [Anas] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak mengangkat kedua tangannya sedikitpun dalam berdoa, kecuali ketika Shalat Istiqa'." Syu'bah berkata; "Aku berkata kepada Tsabit, 'Apakah engkau mendengarnya dari Anas" la menjawab, `Subhanallah'. Aku ulangi lagi, `Engkau mendengar darinya? ' la menjawab, 'Subhanallah'."
Telah mengabarkan kepada kami [Yusuf bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Laits] dia berkata; telah menceritakan kepadaku ['Uqail] dari [Ibnu Syihab] dari ['Urwah] dari ['Aisyah] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat sebelas rakaat antara selesai shalat Isya' sampai dengan waktu shalat Fajar, selain dua rakaar sebelum fajar. Beliau juga shalat witir satu rakaat, dan sujud yang lamanya seukuran dengan salah seorang dari kalian membaca lima puluh ayat."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Harb] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Qasim] dari [Sufyan] dari [Zubaid] dari [Sa'id bin 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau mengerjakan shalat witir dengan membaca surah Al A'laa, surah AI Kaafiruun dan surah AI lkhlas. Setelah salam beliau membaca: "Subhanal malikil qudduus" tiga kali dengan suara yang keras.
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Yahya] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Ubaid] dari [Sufyan Ats Tsauri] dan ['Abdul Malik bin Abu Sulaiman] dari [Zubaid] dari [Sa'id bin 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah shalat witir dengan membaca surah Al A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al Ikhlas. Setelah selesai salam beliau membaca: `Subhanal Malikil qudduus" tiga kali dengan mengeraskan suaranya." Abu Nu'aim menyelisihi kedua Hadist di atas, dia meriwayatkan dari Sufyan dari Zubaid dari Dzar dari Sa'id
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim] dari [Abu Nu'aim] dari [Sufyan] dari [Zubaid] dari [Dzarr] dari [Sa'id bin 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dengan membaca surah Al A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al Ikhlas. Apabila beliau hendak beranjak maka beliau membaca: 'Subhaanal Malikil Quddus' tiga kali dengan mengeraskan suaranya. Abu Abdurrahman berkata; 'Menurut kami Abu Nu? im lebih tsiqah dari pada Muhammad bin Ubaid dan Qasim bin Yazid. sedangkan sahabat-sahabat Sufyan yang menurut kami lebih kuat mengenai Hadits ini adalah, Yahya bin Sa'id Al Qattan, Abdullah bin Al Mubaarak, Waki'bin Al Jarrah, Abdurrahman bin Mahdi, Abu Nu'aim, kemudian Al Aswad Wallahu A'lam. Dan telah meriwayatkan pula Jarir bin Hazim dari Zubaid dia berkata; 'Beliau memanjangkan dan mengeraskan suaranya pada yang ketiga kali.'
Telah mengabarkan kepada kami [Harami bin Yunus bin Muhammad] dia berkata; [bapakku] telah menceritakan kepada kami, dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Jarir] dia berkata; aku mendengar [Zubaid] menceritakan dari [Dzarr] dari [Sa'id bin 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dengan membaca surah Al A'laa, surah Al Kaafiruun, dan surah Al lkhlas. Setelah salam beliau membaca: `Subhanal malikil qudduus" tiga kali, dan pada yang ketiga kalinya beliau memanjangkan dan mengeraskan suaranya."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdul 'Aziz bin 'Abdush Shamad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari ['Azrah] dari [Sa'id bin 'Abdurrahman bin Abza] dari [bapaknya], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dengan membaca surah Al A'laa, surah AI Kaafiruun, dan surah Al lkhlas. Setelah selesai beliau membaca, "Subhanal Malikil Qudduus." Hisyam telah memursalkan Hadits ini, telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ismail bin Ibrahim] dari [Abu Amir] dari [Hisyam] dari [Qatadah] dari [? zrah] dari [Sa'id bin Abdurrahman bin Abza] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat witir dan seterusnya sebagaimana Hadits diatas.
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaidullah bin Fadhalah bin Ibrahim] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mubarak Ash Shuri] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Sallam] dari [Yahya bin Abu Katsir] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Abu Salamah bin 'Abdurrahman] bahwasanya ia bertanya kepada ['Aisyah] tentang shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada malam hari, lalu Aisyah menjawab; "Beliau shalat tiga belas rakaat, sembilan rakaat dengan berdiri, termasuk witir di dalamnya, lalu dua rakaat sambil duduk. Bila hendak ruku' maka beliau berdiri, lalu ruku' dan sujud. Hal tersebut dilakukan setelah witir. Jika sudah mendengar adzan Subuh maka beliau berdiri lalu shalat dua rakaat yang ringan."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Utsman bin 'Umar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ibrahim bin Muhammad] dari [bapaknya] dari [Masruq] dari ['Aisyah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan shalat empat rakaat sebelum Zhuhur dan dua rakaat sebelum Fajar. Kebanyakan para pengikut Syu'bah menyelisihi riwayat Hadits ini, mereka tidak menyebutkan Masruq.
Telah mengabarkan kepadaku [Ahmad bin 'Abdullah bin Al Hakam] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ibrahim bin Muhammad] ia mendengar [bapaknya] bercerita, bahwa ia mendengar ['Aisyah] berkata; bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan shalat empat rakaat sebelum Zhuhur dan dua rakaat sebelum subuh. Abu Abdurrahman berkata; 'Menurut kami Hadits ini lebih shahih. Sedangkan Hadits Utsman bin Umar adalah salah. Wallahu Ta'ala A'lam.
Telah mengabarkan kepada kami [Harun bin Ishaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdah] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Zurarah bin Aufa] dari [Sa'd bin Hisyam] dari ['Aisyah] dia berkata; dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Shalat Fajar dua rakaat lebih baik daripada dunia dan seisinya."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Nafi'] dari [Ibnu 'Umar] dari [Hafshah] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa apabila adzan shalat Subuh telah dikumandangkan, maka beliau shalat dua rakaat yang ringan, sebelum berdiri untuk shalat Subuh.