Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Amr] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Ibnu 'Umar] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Hafshah], "Bahwa apabila Fajar telah meneranginya, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat dua rakaat."
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Manshur] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Ali bin 'Ayyasy] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'aib] dari [Az Zuhri] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku ['Urwah] dari ['Aisyah] dia berkata; "Bila muadzin telah diam pada adzan yang pertama untuk shalat Fajar, maka beliau berdiri untuk Shalat dua rakaat yang ringan sebelum shalat Fajar setelah Fajar nampak jelas, kemudian berbaring pada bagian kanannya."
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdullah] dari [Al Auza'i] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Salamah] dari ['Abdullah bin 'Amru] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: "Janganlah engkau menjadi seperti fulan, ia bangun pada malam hari, namun ia tidak melakukan shalat malam."
Telah mengabarkan kepada kami [Al Harits bin Asad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin Bakr] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Al Auza'i] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Yahya bin Abu Katsir] dari ['Umar bin Al Hakam bin Tsauban] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Salamah bin 'Abdurrahman] dari ['Abdullah bin 'Amru] dia berkata; 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: 'Janganlah kamu seperti si Fulan yang bangun malam, tetapi ia tidak mengerjakan shalat malam', "
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ibrahim Al Bashri] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Al Harits] dia berkata; Aku membacakan kepada ['Abdul Hamid bin Ja'far] dari [Nafi'] dari [Shafiyyah] dari [Hafshah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau mengerjakan shalat Fajar dua rakaat yang ringan.
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Manshur] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Yahya] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Yahya] dari [Nafi'] dari [Ibnu 'Umar] dari [Hafshah] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat dua rakaat yang ringan diantara adzan dan shalat."
Telah mengabarkan kepada kami [Hisyam bin 'Ammar] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hamzah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] dari [Yahya] dari [Abu Salamah] dia berkata; dia dan [Nafi'] dari [Ibnu 'Umar] dari [Hafshah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat dua rakaat yang ringan diantara adzan dan shalat, yakni shalat Fajar dua rakaat.
Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Muhammad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Jahdham], dia berkata; [Isma'il] telah menceritakan kepada kami dari ['Umar bin Nafi'] dari [bapaknya] dari [Ibnu 'Umar] dia berkata; [Hafshah] mengabarkan kepadaku bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat dua rakaat sebelum Subuh.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin 'Abdul Hakim] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ishaq bin Al Furat] dari [Yahya bin Ayyub] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Yahya bin Sa'id] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Nafi'] dari [Ibnu 'Umar] dari [Hafshah] bahwa ia mengabarkan kepadanya, apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam (mendengar) seruan untuk shalat Subuh maka beliau sujud dua kali (shalat dua rakaat) sebelum shalat Subuh.
Telah mengabarkan kepada kami ['Abdullah bin Ishaq] dari [Abu 'Ashim] dari [Ibnu Juraij] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Musa bin 'Uqbah] dari [Nafi'] dari [Ibnu 'Umar] dari [Hafshah Ummul Mu'minin] ia mengabarkan kepadanya bahwa apabila muadzin telah diam (selesai adzan) maka beliau shalat dua rakaat yang ringan.
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Al Harits] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah] dari [Nafi'] dari ['Abdullah] dia berkata; telah menceritakan kepadaku saudara perempuanku [Hafshah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat dua rakaat ringan sebelum Fajar.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Yazid] dia berkata; [bapakku] telah menceritakan kepada kami, dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Juwairiyah bin Asma] dari [Nafi'] dari ['Abdullah bin 'Umar] dari [Hafshah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat dua rakaat ringan jika fajar telah terbit.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Nafi'] dari [Ibnu 'Umar] dari [Hafshah] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa jika adzan shalat Subuh telah dikumandangkan maka beliau mengerjakan shalat dua rakaat ringan sebelum berdiri untuk shalat. Dan telah meriwayatkan pula Salim dari Ibnu Umar dari Hafshah.
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdurrazzaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Salim]; [Ibnu 'Umar] berkata; telah mengabarkan kepadaku [Hafshah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat dua rakaat sebelum shalat fajar (subuh). Hal itu dilakukan setelah terbit fajar.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dari [Malik] dari [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Sa'id bin Jubair] dari [seseorang yang lapang hatinya], dia mengabarkan kepadanya dari ['Aisyah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seseorang yang biasa shalat malam lalu ia dikalahkan oleh tidurnya melainkan Allah akan menuliskan pahala shalatnya, dan tidurnya merupakan sedekah baginya."
Telah mengabarkan kepada kami [Abu Dawud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Sulaiman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Ja'far Ar Razi] dari [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Al Aswad bin Yazid] dari ['Aisyah] dia berkata; bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa biasa mengerjakan shalat malam, lalu ia tertidur (tidak sempat shalat), maka tidurnya tersebut merupakan sedekah yang Allah Azza wa Jalla sedekahkan kepadanya, dan Allah menuliskan pahala baginya." Telah mengabarkan [Ahmad bin Nashr] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Bukair] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abu Ja'far Ar Raazi] dari [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Aisyah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, -kemudian dia menyebutkan Hadits di atas-. Abu Abdurrahman berkata; Abu Ja'far Ar Raazi, orangnya lemah.
Telah mengabarkan kepada kami [Harun bin 'Abdullah] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Husain bin 'Ali] dari [Zaidah] dari [Sulaiman] dari [Habib bin Abu Tsabit] dari ['Abdah bin Abu Lubabah] dari [Suwaid bin Ghafalah] dari [Abu Ad Darda'] yang sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Barangsiapa yang hendak tidur dan ia berniat untuk shalat malam, lalu ia tertidur hingga datang waktu subuh maka ia mendapat pahala apa yang ia niatkan, dan tidurnya adalah sedekah baginya dari Allah Azza wa Jalla." Sufyan menyelisihinya. Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nasr] ia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Abdullah] ia berkata; dari [Sufyan Attsauri] dari [Abdah] ia berkata, Aku mendengar [Suwaid bin Ghaflah] dari [Abu Dzar] dan [Abu Darda'] secara mauquf.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Qatadah] dari [Zurarah] dari [Sa'ad bin Hisyam] dari ['Aisyah] bahwa apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak mengerjakan shalat malam karena tertidur atau sakit, maka beliau shallallahu 'alaihi wasallam shalat dua belas rakaat pada siang harinya.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Shafwan 'Abdullah bin Sa'id bin 'Abdul Malik bin Marwan] dari [Yunus] dari [Ibnu Syihab] bahwasanya [As Saib bin Yazid] dan ['Ubaidullah] mengabarkan kepadanya, dari ['Abdurrahman bin 'Abdul Qari] berkata; Aku mendengar ['Umar bin Al Khaththab] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa tertidur dari shalat sunnah malam, lalu ia mengqadhanya diantara waktu shalat Fajar dan shalat Zhuhur, maka dituliskan baginya pahala seolah-olah ia mengerjakannya pada malam hari tersebut'."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdurrazzaq] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari ['Abdurrahman bin 'Abdul Qari] bahwasanya ['Umar bin Al Khaththab] berkata; "Barangsiapa tertidur dari shalat sunnah malam, lalu ia mengqadlanya diantara waktu shalat Fajar dan shalat Zhuhur, maka seolah-olah ia mengerjakannya pada malam hari tersebut'."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dari [Malik] dari [Dawud bin Al Hushain] dari [Al A'raj] dari ['Abdurrahman bin 'Abdul Qari] bahwasanya ['Umar bin Al Khaththab] berkata; dia berkata; "Barangsiapa kehilangan kesempatan pada malam hari, lalu ia mengqadlanya ketika matahari tergelincir sampai shalat Zhuhur, maka ia tidak kehilangannya atau seolah-olah ia mendapatkannya." Abdurrahman bin Auf telah meriwayatkannya secara mauquf.
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdullah] dari [Syu'bah] dari [Sa'd bin Ibrahim] dari [Humaid bin 'Abdurrahman] dia berkata; "Barangsiapa kehilangan kesempatan shalat pada malam hari maka hendaklah ia mengerjakannya sebelum Zhuhur, itu menyamai shalat malam."
Telah mengabarkan kepada kami [Al Husain bin Manshur bin Ja'far An Naisaburi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Sulaiman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mughirah bin Ziyad] dari ['Atha] dari ['Aisyah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat secara kontinyu pada malam dan siang, maka dia akan masuk surga. Empat rakaat sebelum Zhuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat setelah Maghrib dan dua rakaat setelah Isya, serta dua rakaat sebelum Fajar."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Yahya] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bisyr] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Yahya Ishaq bin Sulaiman Ar Razi] dari [Al Mughirah bin Ziyad] dari ['Atha bin Abu Rabah] dari ['Aisyah Radliallahu? nha] dia berkata; bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat secara kontinyu, maka Allah Azza wa Jalla akan membangunkan rumah untuknya di dalam surga. Empat rakaat sebelum Zhuhur dan dua rakaat sesudah Zhuhur, dua rakaat setelah Maghrib dan dua rakaat setelah Isya, serta dua rakaat sebelum Fajar.'
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ma'dah bin 'Isa] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin A'yan] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ma'qil] dari ['Atha] dia berkata; Aku diberi kabar bahwasanya [Ummu Habibah bintu Abu Sufyan] berkata; "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Barangsiapa mengerjakan dua belas rakaat pada siang dan malamnya selain shalat wajib, Allah membangunkan baginya sebuah rumah di surga'."
Telah mengabarkan kepadaku [Ibrahim bin Al Hasan] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hajjaj bin Muhammad] dia berkata; [Ibnu Juraij] berkata; "Aku berkata kepada [Atha'], 'Telah sampai kepadaku bahwa engkau shalat dua belas rakaat sebelum shalat Jum'at! Apa yang telah sampai kepadamu? ' Ia menjawab; `Aku diberitahu bahwa [Ummu Habibah] menceritakan kepada Anbasah bin Abu Sufyan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat pada siang dan malamnya selain shalat wajib, maka Allah Azza wa Jalla akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga."
Telah mengabarkan kepada kami [Ayyub bin Muhammad] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Mu'ammar bin Sulaiman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Hibban] dari [Ibnu Juraij] dari ['Atha] dari ['Anbasah bin Abu Sufyan] dari [Ummu Habibah] dia berkata; "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengerjakan shalat dua belas raka'at maka Allah Azza wa Jalla akan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga'." Abu Abdurrahman berkata; 'Atha tidak mendengar dari dari 'Anbasah.'
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Hubab] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Sa'id Ath Thaifi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Atha bin Abu Rabah] dari [Ya'la bin Umayyah] dia berkata; "Aku memasuki Thaif, maka aku menemui ['Ansabah bin Abu Sufyan] yang waktu itu dia sedang menghadapi kematian (sakaratul maut). Aku melihatnya lagi kesakitan, Aku berkata kepadanya; 'Engkau berada dalam kebaikan', lalu dia berkata; 'Saudara perempuanku, [Ummu Habibah], memberitahukanku bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat pada siang dan malamnya, Allah Azza wa Jalla akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga." Abu Yunus Al Qusyairi menyelisihinya.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Hatim bin Nu'aim] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hibban] dan [Muhammad bin Makki] mereka berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] dari [Abu Yunus Al Qusyairi] dari [Ibnu Abu Rabah] dari [Syahr bin Hausyab], dia menceritakannya dari [Ummu Habibah bintu Abu Sufyan] dia berkata; "Barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat dalam sehari, lalu shalat sebelum Zhuhur, Allah akan membangun sebuah rumah untuknya di surga."
Telah mengabarkan kepada kami [Ar Rabi' bin Sulaiman] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Abul Aswad] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Bakr bin Mudhar] dari [Ibnu 'Ajlan] dari [Abu Ishaq Al-Hamdani] dari ['Amru bin Aus] dari ['Ansabah bin Abu Sufyan] dari [Ummu Habibah] bahwa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Ada dua belas raka'at yang barang siapa mengerjakannya, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga." Yaitu empat raka'at sebelum zhuhur, dua raka'at sesudahnya, dua raka'at sebelum ashar, dua raka'at sesudah maghrib dan dua raka'at sebelum shalat subuh."
Telah mengabarkan kepada kami [Abul Azhar Ahmad bin Al Azhar An Naisaburi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Fulaih] dari [Suhail bin Abu Shalih] dari [Abu Ishaq] dari [Al Musayyab] dari ['Anbasah bin Abu Sufyan] dari [Ummu Habibah] dia berkata; "Ada dua belas raka'at yang barang siapa mengerjakannya, Allah membangunkan baginya rumah di surga." Yaitu empat raka'at sebelum zhuhur, dua raka'at sesudahnya, dua raka'at sebelum ashar, dua raka'at sesudah maghrib dan dua raka'at sebelum shalat subuh." Abu Abdurrahman berkata; ' Fulaih bin Sulaiman orangnya lemah.'
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Zuhair] dari [Abu Ishaq] dari [Al Musayyab bin Rafi'] dari ['Ansabah] -saudara Ummu Habibah- dari [Ummu Habibah] dia berkata; "Barang siapa mengerjakan shalat dalam sehari semalam dua belas raka? t selain shalat wajib, maka akan dibangunkan baginya sebuah rumah di surga. Yaitu empat raka'at sebelum zhuhur, dua raka'at sesudahnya, dua raka'at sebelum ashar, dua raka'at sesudah maghrib dan dua raka'at sebelum shalat subuh."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Isma'il] dari [Al Musayyab bin Rafi'] dari ['Ansabah bin Abu Sufyan] dari [Ummu Habibah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Barangsiapa mengerjakan shalat dalam sehari semalam dua belas raka? t, maka akan dibangunkan baginya sebuah rumah di surga."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ya'la] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dari [Al Musayyab bin Rafi'] dari ['Ansabah bin Abu Sufyan] dari [Ummu Habibah] dia berkata; "Barang siapa mengerjakan shalat dalam sehari semalam dua belas raka? t selain shalat wajib, akan dibangunkan baginya sebuah rumah di surga."
Telah mengabarkan kepada kami [Zakaria bin Yahya] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Wahb] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid] dari [Hushain] dari [Al Musayyab bin Rafi'] dari [Abu Shalih Dzakwan] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku ['Ansabah bin Abu Sufyan] bahwasanya [Ummu Habibah] berkata kepadanya; "Barang siapa mengerjakan shalat dalam sehari semalam dua belas raka? t selain shalat wajib, akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di surga."
Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Habib] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari ['Ashim] dari [Abu Shalih] dari [Ummu Habibah] dia berkata; "Barangsiapa mengerjakan shalat dalam sehari dua belas rakaat selain shalat wajib, Allah membangunkannya atau akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di surga."
Telah mengabarkan kepada kami ['Ali bin Al Mutsanna] dari [Suwaid bin 'Amr] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Hammad] dari ['Ashim] dari [Abu Shalih] dari [Ummu Habibah] dia berkata; "Barangsiapa mengerjakan shalat dalam sehari semalam dua belas rakaat, Allah membangunkan untuknya sebuah rumah di surga."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Abdullah bin Al Mubarak] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ishaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Sulaiman] dari [Suhail bin Abu Shalih] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Barangsiapa mengerjakan shalat dalam sehari dua belas rakaat selain shalat fardlu maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah disurga." Abu Abdurrahman berkata; Ini salah, Muhammad bin Sulaiman itu lemah ia adalah putra Al Ashbahani dan hadits ini telah diriwayatkan dari beberapa jalan selain jalan ini tanpa lafadz yang telah disebutkan.
Telah mengabarkan kepadaku [Yazid bin Muhammad bin 'Abdush Shamad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam Al 'Aththar] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Isma'il bin 'Abdullah bin Sama'ah] dari [Musa bin A'yan] dari [Abu 'Amru Al Auza'i] dari [Hassan bin 'Athiyyah] dia berkata; "Ketika ajal [Anbasah] sudah dekat, ia ditanya, maka ia menjawab; 'Aku pernah mendengar [Ummu Habibah] -istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam- menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: "Barangsiapa mengerjakan shalat empat rakaat sebelum Zhuhur dan empat rakaat sesudahnya, Allah Azza wa Jalla mengharamkan dagingnya disentuh oleh api neraka".' Setelah aku mendengarnya maka aku tidak pernah meninggalkannya."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Nashih] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Marwan bin Muhammad] dari [Sa'id bin 'Abdul 'Aziz] dari [Sulaiman bin Musa] dari [Makhul] dari ['Ansabah bin Abu Sufyan] dari [Ummu Habibah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengerjakan shalat empat rakaat sebelum Zhuhur dan empat rakaat sesudahnya, Allah Azza wa Jalla mengharamkannya masuk ke dalam neraka."