Telah mengabarkan kepada kami ['Abdah bin Abdullah] dari [Suwaid] dari [Zuhair] dari [Musa bin 'Uqbah] dari [Salim bin Abdullah] dari [Abdullah bin Umar] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau berada di tempat peristirahatan terakhir di Dzul Hulaifah bermimpi kemudian dikatakan kepadanya; sesungguhnya engkau berada di Batha' yang mendapatkan berkah.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah] serta [Al Harits bin Miskin] dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, dari [Ibnu Al Qasim], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menderumkan untanya di Batha` yang berada di Dzul Hulaifah dan melakukan shalat di sana.
Telah mengabarkan kepada [Ishaq bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [An Nadhr yaitu Ibnu Syumail], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Asy'ats yaitu Ibnu Abdul Malik] dari [Al Hasan] dari [Anas Ibnu Malik] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan shalat Dhuhur di daerah Baida' kemudian mengendarai kendaraannya dan naik gunung di Baida' kemudian mengucapkan do'a talbiyah untuk melakukan haji serta umrah di saat telah melakukan shalat Dluhur.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah] serta [Al Harits bin Miskin] dengan membaca riwayat, dan saya mendengar, dan lafazh tersebut adalah lafazhnya, dari [Ibnul Qasim], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Abdur Rahman bin Al Qasim] dari [bapaknya] dari [Asma' binti 'Umais] bahwa ia melahirkan Muhammad bin Abu Bakr Ash Shiddiq di daerah Baida', kemudian Abu Bakr menyebutkan hal tersebut kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda; "Perintahkan kepadanya agar mandi dan mengucapkan do'a talbiyah."
Telah mengabarkan kepadaku [Ahmad bin Fadhalah bin Ibrahim An Nasai], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Makhlad], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Sulaiman bin Bilal], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Yahya yaitu Ibnu Sa'id Al Anshari], ia berkata; saya pernah mendengar [Al Qasim bin Muhammad] menceritakan dari [bapaknya] dari [Abu Bakar] bahwa ia pergi untuk melakukan haji wada` bersama dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau bersama dengan isterinya yaitu Asma` bintu 'Umais Al Khats'amiyyah, kemudian setelah mereka telah sampai di Dzul Hulaifah, Asma` melahirkan Muhammad bin Abu Bakar. Kemudian Abu Bakar datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabarkan kepadanya, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkannya agar Abu Bakar memerintahkan kepada Asma` supaya mandi kemudian mengucapkan do'a talbiyah untuk melakukan haji, serta melakukan apa yang dilakukan orang hanya saja ia tidak melakukan thawaf.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dari [Malik] dari [Zaid bin Aslam] dari [Ibrahim bin Abdullah bin Hunain] dari [bapaknya] dari Abdullah bin Abbas serta Al Miswar bin Makhramah bahwa keduanya berselisih di Abwa`. Ibnu Abbas berkata; orang yang berihram membasuh kepalanya, sedangkan Al Miswar mengatakan; ia tidak membasuh kepalanya. Kemudian Ibnu Abbas mengirimku untuk pergi menemui Abu Ayyub Al Anshari untuk menanyakan mengenai hal tersebut, lalu aku mendapatinya sedang mandi di antara dua sisi sumur, bertutupkan kain. Kemudian saya mengucapkan salam kepadanya, dan berkata; Ibnu Abbas telah mengirimku kepada anda untuk bertanya kepada anda bagaimana dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membasuh kepalanya sedang beliau dalam keadaan melakukan ihram. Maka [Abu Ayyub] meletakkan tangannya pada kain lalu merendahkannya hingga kepalanya kelihatan, kemudian berkata kepada seseorang agar menyiram kepalanya kemudian ia menggerakkan kepadanya dengan kedua tangannya, lalu menggerakkan keduanya ke depan dan ke belakang, dan berkata; beginilah saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah] serta [Al Harits bin Miskin] dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, dari [Ibnul Qasim], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Abdullah bin Dinar] dari [Ibnu Umar], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang orang yang sedang berihram untuk memakai pakaian yang dicelup dengan kunyit atau dengan wars.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur] dari [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [bapaknya], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah ditanya mengenai pakaian yang tidak boleh dipakai oleh orang yang sedang melakukan ihram. Beliau menjawab: "Ia tidak memakai jubah, baju panjang yang bertutup kepala, celana panjang, sorban, serta pakaian yang terkena wars serta kunyit dan tidak memakai sepatu kecuali bagi orang yang tidak mendapatkan dua sandal, jika ia tidak mendapatkan sandal maka hendaknya memotong kedua sepatu tersebut hingga bawah kedua mata kaki."
Telah mengabarkan kepada kami [Nuh bin Habib Al Qumasi], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id],, ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij], ia berkata; telah menceritakan kepadaku ['Atho`] dari [Shafwan bin Ya'la bin Umayyah] dari [bapaknya] bahwa ia berkata; "Oh……Seandainya saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang diturunkan kepadanya wahyu. Kemudian di saat kami berada di Ji'ranah, dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada di sebuah kubah, maka datanglah kepadanya sebuah wahyu. Kemudian Umar memberikan isyarat kepadaku agar datang, lalu saya memasukkan kepalaku di kubah. Lalu datanglah seorang laki-laki yang telah melakukan ihram memakai jubah dalam sebuah umrah yang dilumuri dengan minyak wangi seraya berkata; "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda mengenai seseorang yang telah berihram memakai jubah. Tiba-tiba turun kepadanya wahyu, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendengkur kemudian hilang kesusahan darinya dan bersabda: "Dimanakah orang yang bertanya kepadaku tadi?" Kemudian orang tersebut dibawa kepadanya, lalu beliau bersabda: "Adapun jubah, lepaskanlah, adapun minyak wangi, cucilah, kemudian lakukanlah ihram yang baru." Abu Abdur Rahman berkata; kemudian lakukanlah ihram yang baru, saya tidak mengetahui seorangpun yang mengatakan hal tersebut selain Nuh bin Habib dan saya tidak mengira hal tersebut dihafalkan. Allah subhaanahu wa ta'ala lebih mengetahui.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Nafi'] dari [Abdullah bin Umar] bahwa terdapat seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; pakaian apakah yang dikenakan orang yang sedang berihram? Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Janganlah kalian memakai jubah, sorban, celana panjang, baju panjang yang bertutup kepala, serta sepatu kecuali seseorang yang tidak mendapatkan dua sandal maka hendaknya ia memakai sepatu dan memotongnya hingga di bawah kedua mata kaki, dan janganlah kalian memakai sesuatu yang tersentuh kunyit, serta waras.
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Ali], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya], ia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah], ia berkata; [Nafi'] dari [Ibnu Umar] bahwa seseorang berkata; wahai rasulullah, pakaian apakah yang boleh kami pakai jika kami berihram? Maka beliau bersabda: "Janganlah memakai jubah." Dan 'Amr berkata sekali lagi; tidak jubah, tidak sorban, celana panjang, serta sepatu kecuali salah seorang diantara kalian tidak memiliki sandal maka hendaknya ia memotongnya hingga di bawah kedua mata kaki, dan juga pakaian yang tersentuh waras, serta kunyit.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari ['Amr] dari [Jabir bin Zaid] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; saya pernah mendengar nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah dan beliau mengatakan: "Celana panjang bagi orang yang tidak mendapatkan sarung, dan sepatu bagi orang yang tidak mendapatkan sandal bagi orang yang melakukan ihram."
Telah mengabarkan kepadaku [Ayyub bin Muhammad Al Wazzan], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dari [Ayyub] dari ['Amr bin Dinar] dari [Jabir bin Zaid] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang tidak mendapatkan sarung, hendaknya memakai celana panjang, dan barang siapa yang tidak mendapatkan sandal maka hendaknya memakai sepatu."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], ia berkata; terdapat seorang laki-laki yang berdiri seraya berkata; wahai Rasulullah, pakaian apakah yang anda perintahkan kepada kami untuk dipakai disaat berihram? Maka beliau bersabda: "Janganlah kalian memakai jubah, celana panjang, sorban, serta baju panjang yang bertutup kepala dan sepatu kecuali seseorang yang tidak memiliki sepatu, maka hendaknya ia memakai sepatu di bawah kedua mata kaki, dan janganlah memakai pakaian yang tersentuh kunyit serta waras dan janganlah seorang wanita memakai cadar serta sarung tangan."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Nafi'] dari [Abdullah bin Umar] bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, pakaian apakah yang dipakai orang yang berihram? Maka beliau bersabda: "Janganlah memakai jubah, sorban, celana panjang serta baju panjang yang bertutup kepala dan sepatu, dan jangan memakai pakaian yang tersentuh kunyit dan waras."
Telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim] serta ['Amr bin Ali], mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid yaitu Ibnu Harun], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya yaitu Ibnu Sa'id Al Anshari] dari [Umar bin Nafi'] dari [ayahnya] dari [Ibnu Umar] bahwa terdapat seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; "Pakaian apakah yang kami pakai apabila kami berihram? Maka beliau bersabda: "Janganlah memakai jubah, celana panjang, sorban, baju panjang yang bertutup kepala, serta sepatu kecuali seseorang tidak memiliki sandal maka hendaknya ia memakai sepatu di bahwa kedua mata kaki, dan janganlah memakai pakaian yang tersentuh waras serta kunyit."
Telah mengabarkan kepada kami [Abu Al Asy'ats], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], ia berkata; terdapat seorang laki-laki yang berseru kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam serta berkata; apakah yang kami pakai apabila kami berihram? Maka beliau bersabda: "Janganlah memakai jubah, sorban, celana panjang, baju panjang yang bertutup kepala, serta sepatu. Kecuali engkau tidak mendapatkan sandal maka pakailah sepatu di bawah mata kaki."
Telah mengabarkan kepada kami [Abu Al Asy'ats Ahmad bin Al Miqdam], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Aun] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], ia berkata; terdapat seorang laki-laki yang berseru kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata; "Apakah yang kami pakai seandainya kami berihram? Maka beliau bersabda: "Janganlah memakai jubah, sorban, baju panjang yang bertutup kepala, celana panjang serta sepatu. Kecuali apabila tidak ada sandal, jika tidak ada sandal maka hendaknya ia memakai sepatu di bawah kedua mata kaki, dan jangan memakai pakaian yang dicelup dengan waras atau kunyit, atau tersentuh waras atau kunyit."
Telah mengabarkan kepada kami [Hannad bin As Sari] dari [Ibnu Abu Zaidah], ia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Ubaidullah bin Umar] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], ia berkata; saya pernah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian ketika berihram memakai jubah, celana panjag, sorban, baju panjang yang bertutup kepala, serta sepatu."
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ayyub] dari ['Amr] dari [Jabir bin Zaid] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila tidak mendapatkan sarung, hendaknya ia memakai celana, dan apabila tidak mendapatkan sandal maka hendaknya ia memakai sepatu dan memotongnya di bawah kedua mata kaki."
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Husyaim], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu 'Aun] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila orang yang berihram tidak mendapatkan sandal, hendaknya ia memakai sepatu dan memotongnya di bawah kedua mata kaki."
Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Abdullah bin Al Mubarak] dari [Musa bin 'Uqbah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] bahwa terdapat seorang laki-laki yang berdiri seraya berkata; wahai Rasulullah, pakaian apakah yang anda perintahkan kepada kami untuk kami maka disaat berihram? Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah memakai jubah, celana panjang, dan sepatu kecuali seorang laki-laki yang tidak memiliki sandal, hendaknya ia memakai sepatu di bawah mata kaki, dan janganlah ia memakai pakaian yang tersentuh kunyit serta waras, dan janganlah seorang wanita yang berihram memakai cadar, dan jangan memakai sarung tangan."
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaidullah bin Sa'id], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari ['Ubaidullah], ia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Nafi'] dari [Abdullah bin Umar] dari saudara wanitanya yaitu [Hafshah], ia berkata; saya pernah berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; wahai Rasulullah, apakah permasalahan orang-orang, mereka telah bertahalul dan anda belum bertahalul dari umrah anda? Beliau bersabda: "Sesungguhnya saya telah mengikat kepalaku dan mengalungi hewan kurbanku, maka saya tidak bertahalul hingga bertahalul dari haji."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin 'Amr bin As Sarh] serta [Al Harits bin Miskin] dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, lafazh tersebut adalah lafazhnya, dari [Ibnu Wahb] telah mengabarkan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dari [Salim] dari [bapaknya], ia berkata; saya pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan do'a talbiyah dalam keadaan mengikat kepalanya.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari ['Amr] dari [Salim] dari [Aisyah], ia berkata; "Saya pernah memberi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam minyak wangi ketika beliau hendak berihram, dan ketika bertahalul sebelum bertahalul dengan kedua tanganku.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dari [Malik] dari [Abdur Rahman bin Al Qasim] dari [bapaknya] dari [Aisyah] ia berkata; saya pernah memberi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam minyak wangi untuk berihram sebelum melakukan ihram dan disaat bertahalul sebelum bertawaf di Ka'bah.
Telah mengabarkan kepada kami [Husain bin Manshur bin Ja'far An Naisaburi], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Abdullah bin Numair], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Abdur Rahman bin Al Qasim] dari [bapaknya] dari [Aisyah], ia berkata; "Saya pernah memberi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam minyak wangi untuk berihram sebelum melakukan ihram serta untuk bertahalul disaat bertahalul."
Telah mengabarkan kepada kami [Sa'id bin Abdur Rahman Abu 'Ubaidullah Al Makhzumi], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah], dari [Aisyah], ia berkata; "Saya pernah memberi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam minyak wangi untuk berihram ketika berihram dan untuk bertahalul setelah melempar jumrah Aqabah sebelum melakukan thawaf di Ka'bah."
Telah mengabarkan kepada kami [Isa bin Muhammad Abu 'Umair] dari [Dhamrah] dari [Al Auza'I] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah] dari ['Aisyah], ia berkata; "Saya pernah memberi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam minyak wangi untuk bertahalul dan saya pernah memberinya minyak wangi untuk berihram dengan minyak wangi yang tidak serupa dengan minyak wangi kalian ini, yaitu yang tidak ada bekasnya."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Usman bin 'Urwah] dari [ayahnya], ia berkata; saya pernah berkata kepada Aisyah; dengan apakah anda meminyaki Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? Maka [Aisyah] berkata; dengan minyak wangi yang paling baik di saat beliau berihram serta bertahalul.
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Yahya bin Al Wazir bin Sulaiman], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Syu'aib bin Al Laits] dari [Ayahnya] dari [Hisyam bin 'Urwah] dari [Usman bin 'Urwah] dari ['Urwah] dari [Aisyah], ia berkata; "Saya pernah memberi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam minyak wangi ketika berihram dengan minyak terbaik yang saya dapatkan."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Harb], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Idris] dari [Yahya bin Sa'id] dari [Abdur Rahman bin Al Qasim] dari [bapaknya] dari [Aisyah], ia berkata; "Saya pernah memberi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam minyak wangi dengan minyak terbaik yang saya dapatkan untuk ihram serta tahalulnya, dan ketika hendak mengunjungi Ka'bah."
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Husyaim], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Manshur] dari [Abdur Rahman bin Al Qasim] dari [Al Qasim], ia berkata; [Aisyah] pernah berkata; "Saya pernah memberi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam minyak wangi sebelum berihram, dan pada Hari Raya Kurban sebelum berthawaf di Ka'bah dengan minyak wangi yang padanya terdapat kasturi."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Nashr], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Abdullah bin Al Walid yaitu Al 'Adani] dari [Sufyan]. -Dan dari jalur periwayatan yang lain; - Telah memberitakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Al Mubarak], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ishaq yaitu Al Azraq], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Sufyan] dari [Al Hasan bin 'Ubaidullah] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Aisyah], ia berkata; sepertinya saya melihat kilauan minyak wangi di kepala Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang beliau dalam keadaan berihram. Ahmad bin Nashr berkata dalam hadisnya; kilauan minyak wangi pada tempat belahan rambut Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Qudamah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Aisyah], ia berkata; "Sepertinya saya melihat kilauan minyak wangi pada kepala Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang beliau dalam keadaan berihram.
Telah mengabarkan kepada kami [Mahmud bin Ghailan], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Daud], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Syu'bah] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Aisyah], ia berkata; saya pernah melihat kilauan minyak wangi pada pangkal rambut Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang beliau dalam keadaan berihram.
Telah mengabarkan kepada kami [Humaid bin Mas'adah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bisyr yaitu Ibnu Al Mufadhdhal], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Aisyah], ia berkata; sepertinya saya melihat kilauan minyak wangi pada tempat belahan rambut kepala Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang beliau dalam keadaan berihram.
Telah mengabarkan kepada kami [Bisyr bin Khalid Al 'Askari], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Muhammad yaitu Ibnu Ja'far Ghundur] dari [Syu'bah] dari [Sulaiman] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Aisyah], ia berkata; sungguh saya telah melihat kilauan minyak wangi pada kepala Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang beliau dalam keadaan berihram.
Telah mengabarkan kepada kami [Hannad bin As Sari] dari [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Aisyah], ia berkata; sepertinya saya melihat kilauan minyak wangi pada tempat belahan rambut Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang beliau dalam keadaan mengucapkan do'a talbiyah.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] serta [Hannad bin As Sari] dari [Abu Al Ahwash] dari [Abu Ishaq] dari [Al Aswad] dari [Aisyah], ia berkata; adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan Hannad berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila hendak berihram memakai minyak dengan minyak terbaik yang beliau dapatkan hingga saya melihat kilauannya pada kepala serta jenggot beliau. Dan ia diikuti Israel atas ucapan tersebut dan ia mengatakan; dari Abdur Rahman bin Al Aswad dari bapaknya dari Aisyah."