Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari [Anas] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah memasuki Mekkah memakai penutup kepala, kemudian dikatakan; Ibnu Khaththal bergantung dengan kain-kain penutup Ka'bah. Kemudian beliau bersabda: "Bunuhlah dia."
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaidullah bin Fadhalah bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Az Zubair], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Az Zuhri] dari [Anas] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memasuki Mekkah pada tahun penaklukkan, dengan memakai penutup kepala.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin 'Ammar], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Az Zubair Al Makki] dari [Jabir bin Abdullah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam masuk pada saat penaklukan Mekkah dengan mengenakan sorban hitam tidak untuk ihram.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ma'mar], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Habban], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Wuhaib], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Abu Al 'Aliyah Al Barra`] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam serta para sahabatnya datang pada pagi hari ketiga, dan mereka mengucapkan talbiyah untuk melakukan haji. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan mereka agar bertahallul.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] dari [Yahya bin Katsir Abu Ghassan], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ayyub] dari [Abu Al 'Aliyah Al Barra`] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang setelah empat hari dari Bulan Dzul Hijjah, beliau telah mengucapkan talbiyah untuk melakukan haji, kemudian melakukan shalat Subuh di Al Batha` dan bersabda: "Barang siapa yang ingin menjadikannya umrah, silahkan ia lakukan."
Telah mengabarkan kepada kami [Imran bin Yazid], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Syu'aib] dari [Ibnu Juraij], [Atho`] berkata; [Jabir] mengatakan; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam datang ke Mekkah pada pagi ke empat dari Bulan Dzul Hijjah.
Telah mengabarkan kepada kami [Abu 'Ashim Khusyaisy bin Ashram], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdur Razzaq], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Sulaiman], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Tsabit] dari [Anas] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memasuki Mekkah untuk melakukan umrah qadha`, dan Abdullah bin Rawahah berjalan di depannya sambil berkata; minggirlah orang-orang kafir dari jalan beliau hari ini, kami akan menebas kalian karena kedudukannya, dengan tebasan yang membangunkan kepala dari tidur siangnya, dan membingungkan seseorang dari kekasihnya. Lalu Umar berkata kepadanya; wahai Ibn Rawahah, apakah di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan di tanah Haram engkau melantunkan syair? Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Biarkan dia, sungguh ia lebih cepat menyebar diantara mereka daripada meluncurnya anak panah."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Qudamah] dari [Jarir] dari [Manshur] dari [Mujahid] dari [Thawus] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada saat penaklukan Mekkah bersabda: "Negeri ini telah Allah haramkan semenjak Dia menciptakan langit dan bumi, ia adalah haram dengan keharaman dari Allah hingga Hari Kiamat, tidak boleh durinya dicabut, tidak boleh hewan buruannya diusir, barang temuannya tidak boleh diambil kecuali bagi orang yang hendak mengumumkannya, dan tidak boleh dicabut tanamannya." Ibnu Abbas berkata; wahai Rasulullah, kecuali Idzkhir. Maka beliau menyebutkan suatu kata yang maknanya adalah kecuali Idzkhir.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi'], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mufadhdhal] dari [Manshur] dari [Mujahid] dari [Thawus] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda pada saat penaklukan Mekkah: "Sesungguhnya negeri ini adalah haram, Allah 'azza wajalla telah mengharamkannya dan tidak halal peperangan padanya bagi orang sebelumku, dan telah dihalalkan bagiku sesaat pada waktu siang, negeri ini adalah haram dengan keharaman dari Allah 'azza wajalla."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Sa'id bin Abi Sa'id] dari [Abu Syuraih] bahwa ia berkata kepada 'Amr bin Sa'id, ia mengirim beberapa utusan ke Mekkah; izinkan saya wahai panglima untuk bercerita kepadamu suatu perkataan yang dikatakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sehari setelah hari penaklukan Mekkah yang telah didengar kedua telingaku, difahami oleh hatiku, dan dilihat oleh kedua mataku, di saat mengatakannya beliau memuji Allah, kemudian bersabda: "Sesungguhnya Mekkah telah Allah haramkan dan tidak diharamkan oleh manusia, dan tidak halal bagi seorangpun yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir untuk menumpahkan darah padanya, dan memotong pohon, apabila ada seseorang yang beralasan dengan peperangan yang dilakukan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam padanya maka katakan kepadanya; sesungguhnya Allah telah mengizinkan bagi rasul-Nya dan tidak mengizinkan bagi kalian. Sesungguhnya Allah telah mengizinkan bagiku sesaat pada waktu siang, dan sekarang keharamannya telah kembali seperti keharamannya pada hari kemarin. Hendaknya orang yang hadir menyampaikan kepada orang yang tidak hadir."
Telah mengabarkan kepada kami [Imran bin Bakkar], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bisyr], telah mengabarkan kepadaku [ayahku] dari [Az Zuhri] telah mengabarkan kepadaku [Suhaim] bahwa ia telah mendengar [Abu Hurairah] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ka'bah ini akan diserbu pasukan, lalu mereka ditenggelamkan di Al Baida'."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Idris Abu Hatim Ar Razi], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Umar bin Hafsh bin Ghiyats], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Mis'ar], ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Thalhah bin Musharrif] dari [Abu Muslim Al Agharr] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: " Tidak akan berhenti pengiriman untuk menyerang Ka'bah ini hingga sepasukan diantara mereka ditenggelamkan ke bumi."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Daud Al Mishshishi], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Muhammad bin Sabiq], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdus Salam] dari [Ad Dalani] dari ['Amr bin Murrah] dari [Salim bin Abu Al Ja'd] dari [saudaranya], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ibnu Abi Rabi'ah] dari [Hafshah binti Umar], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Akan ada pasukan yang dikirim ke tanah haram ini, setelah mereka sampai di tanah luas maka orang pertama dan terakhir mereka ditenggelamkan ke bumi, dan orang yang ditengah tidak akan selamat." Saya katakan; bagaimana pendapat anda apabila diantara mereka terdapat orang-orang yang beriman? Beliau menjawab: "Bumi itu akan menjadi kuburan bagi mereka."
Telah mengabarkan kepada kami [Al Hasan bin Isa], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Umayyah bin Shafwan bin Abdullah bin Shafwan] ia mendengar [kakeknya] berkata; telah menceritakan kepadaku [Hafshah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh Ka'bah ini akan dikuasai pasukan yang menyerangnya, hingga setelah mereka sampai di tanah luas maka ditenggelamkanlah tengah-tengah mereka, kemudian orang pertama dan terakhir mereka diseru kemudian ditenggelamkan mereka semua, tidak ada yang selamat kecuali orang yang melarikan diri yang mengabarkan mengenai mereka." Kemudian terdapat seorang laki-laki yang berkata kepadanya; saya bersaksi kepadamu bahwa engkau tidak berdusta atas nama kakekmu, dan saya bersaksi kepada kakekmu bahwa ia tidak berdusta atas nama Hafshah, dan saya bersaksi kepada Hafshah bahwa ia tidak berdusta atas nama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Waki'], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Ada lima hewan pengganggu yang boleh dibunuh di luar tanah haram dan di dalam tanah haram, yaitu Burung Gagak, Burung Rajawali, Anjing buas, Kalajengking dan Tikus."
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [An Nadhr bin Syumail], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah], saya mendengar [Sa'id bin Al Musayyab] menceritakan dari [Aisyah] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Lima binatang pengganggu yang boleh dibunuh di luar tanah haram dan di dalam tanah haram, yaitu Ular, Anjing buas, Burung Gagak yang dipunggung dan di perutnya terdapat warna putih, Burung Rajawali, dan Tikus."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dari [Hafsh bin Ghiyats] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Abdullah], ia berkata; kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di Al Khaif Mina, hingga turun Wal mursalaati 'urfaa. Kemudian keluarlah seekor ular, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bunuhlah dia." Maka kami bersegera untuk membunuhnya, kemudian ular tersebut masuk lubangnya.
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Ali], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij], telah mengabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] dari [Mujahid] dari [Abu 'Ubaidah] dari [ayahnya], ia berkata; kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada malam 'Arafah sebelum hari 'Arafah. Tiba-tiba terdengar desisan ular. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bunuhlah dia!" kemudian ular tersebut memasuki belahan lubang, lalu kami memasukkan kayu dan mencongkel sebagian lubang. Lalu kami mengambil dahan pohon kurma, dan menyalakan api padanya. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Semoga Allah melindunginya dari kejahatan kalian dan melindungi kalian dari kejahatannya."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Yazid Al Muqri`], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abdul Hamid bin Jubair bin Syaibah] dari [Sa'id bin Al Musayyab] dari [Ummu Syarik], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah memerintahkan saya untuk membunuh tokek.
Telah mengabarkan kepada kami [Wahb bin Bayan], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb], ia berkata; telah memberitakan kepadaku [Malik] dan [Yunus] dari [Ibnu Syahab] dari ['Urwah] dari [Aisyah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tokek adalah hewan pengganggu."
Telah mengabarkan kepada kami [Abdur Rahman bin Khalid Ar Raqqi Al Qaththan], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hajjaj], berkata [Ibnu Juraij]; telah mengabarkan kepadaku [Aban bin Shaleh] dari [Ibnu Syihab] bahwa ['Urwah] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Aisyah] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Lima binatang melata, semuanya boleh dibunuh di luar tanah haram dan di dalam tanah haram, yaitu Anjing buas, Burung Gagak, Burung Rajawali, Kalajengking, serta Tikus."
Telah mengabarkan kepada kami [Yunus bin Abdul A'la], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Wahb], ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dari ['Urwah] bahwa [Aisyah] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Lima binatang melata, semuanya adalah pengganggu dan boleh dibunuh di tanah haram, yaitu Burung Gagak, Burung Rajawali, Anjing buas, Tikus, dan Kalajengking."
Telah mengabarkan kepada kami [Isa bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb], ia berkata; telah memberitakan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] bahwa [Salim bin Abdullah] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Abdullah bin Umar] berkata; [Hafshah] isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Lima binatang melata yang tidak berdosa bagi orang yang membunuhnya, yaitu Kalajengking, Burung Gagak, Burung Rajawali, Tikus, dan Anjing gila."
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdur Razzaq], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah] dari [Aisyah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Lima binatang pengganggu yang boleh dibunuh di luar tanah haram dan di dalam tanah haram, yaitu Burung Rajawali, Burung Gagak, Tikus, Kalajengking, dan Anjing Buas." [Abdur Razzaq] berkata; dan [sebagian sahabat kami] menyebutkan bahwa [Ma'mar] pernah menyebutkannya dari [Az Zuhri], dari [Salim], dari [ayahnya] dan dari ['Urwah], dari [Aisyah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda demikian.
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin 'Abdah], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Hammad], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam yaitu Ibnu 'Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Lima hewan pengganggu yang boleh dibunuh di tanah haram, yaitu Kalajengking, Tikus, Burung Gagak, Anjing buas, dan Burung Rajawali."
Telah mengabarkan kepada kami [Sa'id bin Abdur Rahman], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Amr] dari ['Ikrimah] dari [Ibnu Abbas] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Mekkah ini telah Allah 'azza wajalla haramkan pada hari Dia menciptakan langit dan bumi, tidak halal bagi seorangpun sebelumku dan sesudahku. Ia halal bagiku sesaat pada waktu siang dan ia pada saat ini adalah haram dengan keharaman dari Allah hingga Hari Kiamat, tidak boleh dipotong rumputnya dan tidak boleh ditebang pohonnya, tidak boleh diusir hewan buruannya, dan tidak halal barang temuannya kecuali bagi orang yang akan mengumumkannya." Kemudian Al Abbas yang merupakan orang yang berpengalaman berdiri kemudian berkata; kecuali Al Idzkhir, sesungguhnya ia untuk rumah dan kuburan kami. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kecuali Al Idzkhir."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdul Malik bin Zanjuwiyah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdur Razzaq], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Sulaiman] dari [Tsabit] dari [Anas], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memasuki Mekkah pada saat Umrah Al Qadha`, sedangkan Ibnu Rawahah berada di depannya, ia berkata; minggirlah orang-orang kafir dari jalan beliau hari ini, kami akan menebas kalian berdasarkan penjelasannya, dengan tebasan yang membangunkan kepala dari tidur siangnya, dan membingungkan seseorang dari kekasihnya. Lalu Umar berkata kepadanya; wahai Ibn Rawahah, apakah di tanah haram dan di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam engkau mengucapkan syair ini? Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwaku ada di tangannya, sungguh perkataannya lebih dahsyat daripada jatuhnya anak panah."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid yaitu Ibnu Zurai'] dari [Khalid Al Hadzdza`] dari ['Ikrimah] dari [Ibnu Abbas] bahwa nabi shallallahu 'alaihi wasallam di saat datang ke Mekkah, beliau disambut anak-anak Bani Hasyim, lalu beliau menggendong salah satu diantara mereka di depan dan yang lain dibelakang beliau.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata; saya mendengar [Abu Qaza'ah Al Bahali] menceritakan dari [Al Muhajir Al Makki], ia berkata; [Jabir bin Abdullah] pernah ditanya mengenai seorang laki-laki yang melihat Ka'bah, apakah ia mengangkat kedua tangannya? Ia berkata; saya tidak menyangka seorangpun yang melakukan hal ini kecuali orang-orang Yahudi, kami berhaji bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam namun kami tidak melakukannya.
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Ali], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ashim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij], ia berkata; telah menceritakan kepadaku ['Ubaidullah bin Abi Yazid] bahwa [Abdur Rahman bin Thariq bin 'Alqamah] mengabarkan kepadanya dari [ibunya] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam jika beliau datang ke suatu tempat di rumah Ya'la beliau menghadap Kiblat dan berdoa.
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Ali] serta [Muhammad bin Al Mutsanna], mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Musa bin Abdullah Al Juhani], ia berkata; saya pernah mendengar [Nafi'] berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Umar], ia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Shalat di masjidku lebih baik daripada seribu shalat di masjid lainnya kecuali Masjid Al Haram." Abu Abdur Rahman berkata; saya tidak mengetahui seorangpun yang meriwayatkan hadis ini dari Nafi' dari Abdullah bin Umar selain Musa Al Juhani, dan Ibnu Juraij serta yang lainnya menyelisihinya.
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] serta [Muhammad bin Rafi'], Ishaq berkata; telah memberitakan kepada kami, dan Muhammad berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdur Razzaq], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij], ia berkata; saya mendengar [Nafi'] berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Abdullah bin Ma'bad bin Abbas] menceritakan kepadanya bahwa [Maimunah] isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Shalat di masjidku ini lebih baik daripada seribu shalat di masjid selainnya kecuali Masjid Ka'bah."
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Ali], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Sa'd bin Ibrahim], ia berkata; saya pernah mendengar [Abu Salamah] berkata; saya pernah bertanya kepada Al Aghar mengenai hadis ini, kemudian [Al Aghar] menceritakan bahwa ia pernah mendengar [Abu Hurairah] menceritakan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Shalat di masjidku ini lebih baik daripada seribu shalat di masjid selainnya kecuali Ka'bah."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah] serta [Al Harits bin Miskin] dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, dari [Ibnu Al Qasim], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari [Salim bin Abdullah] bahwa [Abdullah bin Muhammad bin Abu Bakr Ash Shiddiq] telah mengabarkan kepada Abdullah bin Umar dari [Aisyah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Bukankah engkau melihat bahwa kaummu ketika membangun Ka'bah mengurangi pondasi-pondasi Ibrahim 'alaihissalam?" Maka saya katakan; wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, tidakkah engkau kembalikan ke pondasi-pondasi Ibrahim 'alaihissalam? Beliau menjawab: "Aduhai….kalaulah tidak karena kaummu dekat dengan masa kekafiran." Abdullah bin Umar berkata; seandainya Aisyah telah mendengar hal ini dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam saya tidak melihat untuk tidak meng-istilami dua rukun yang terletak setelah Hijr, hanya saja Ka'bah belum disempurnakan di atas pondasi-pondasi Ibrahim 'alaihissalam.
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim], ia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Abdah] dan [Abu Mu'awiyah] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika tidak karena kaummu dekat dengan masa kekafiran, sungguh Ka'bah akan saya bongkar kemudian membangunnya di atas pondasi Ibrahim 'alaihissalam, dan saya jadikan sebagai pengganti, karena orang-orang Quraisy ketika membangun Ka'bah mereka menguranginya."
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] dan [Muhammad bin Abdul A'la] dari [Khalid] dari [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari [Al Aswad] bahwa [Ummul mukminin] telah berkata; sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seandainya bukan karena kaumku… -dan pada hadis Muhammad disebutkan; kaummu- dekat dengan masa jahiliyah, niscaya saya akan menghancurkan Ka'bah dan membuat dua pintu untuknya." Kemudian setelah Ibnu Az Zubair memerintah ia membuat dua pintu untuknya.
Telah mengabarkan kepada kami [Abdur Rahman bin Muhammad bin Salam], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Jarir bin Jazim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Ruman] dari ['Urwah] dari [Aisyah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya: "Wahai Aisyah, seandainya bukan karena kaummu dekat dengan masa jahiliyah niscaya saya akan memerintahkan untuk menghancurkan Ka'bah, kemudian saya masukkan kepadanya apa yang telah dikeluarkan darinya, dan saya tancapkan di Bumi, serta saya buat untuknya dua pintu, pintu timur dan pintu barat. Karena mereka tidak mampu untuk membangunnya, sehingga dengannya saya telah sampai kepada pondasi Ibrahim 'alaihissalam." Yazid berkata; itulah yang mendorong Ibnu Az Zubair untuk menghancurkannya. Yazid berkata; saya telah menyaksikan Ibnu Az Zubair ketika menghancurkan dan membangunkannya serta memasukkan hijir padanya. Dan saya lihat pondasi Ibrahim 'alaihissalam berupa bebatuan seperti punuk-punuk unta yang saling melekat.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ziyad bin Sa'd] dari [Az Zuhri] dari [Sa'id bin Al Musayyab] dari [Abu Hurairah], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ka'bah akan dihancurkan oleh Dzus Suwaiqatain dari Habasyah."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdullah Al A'la], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Aun] dari [Nafi'] dari [Abdullah bin Umar] bahwa ia telah sampai ke Ka'bah, sedang Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, [Bilal], [Usamah bin Zaid] telah memasukinya, dan [Usman bin Thalhah] menutup mereka, maka mereka tinggal di Ka'bah beberapa saat. Kemudian ia membuka pintu lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam keluar, saya menaiki anak tangga dan memasuki Ka'bah, kemudian berkata; dimanakah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan shalat? Mereka menjawab; di sini. Dan saya lupa untuk bertanya kepada mereka berapa rekaat beliau melakukan shalat di Ka'bah.
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Husyaim], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu 'Aun] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memasuki Ka'bah bersama Al Fadhl bin Abbas, Usamah bin Zaid, Usman bin Thalhah serta Bilal. Kemudian mereka menutup pintu, lalu beliau tinggal di dalamnya sepanjang waktu yang Allah kehendaki, kemudian beliau keluar. Ibnu Umar berkata; orang pertama yang saya temui adalah [Bilal]. Saya katakan; dimanakah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan shalat? Ia menjawab; diantara dua tiang.