Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ibnu Abi Rawwad] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meng-istilami rukun yamani, serta Hajar Aswad setiap kali melakukan thawaf
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] serta [Muhammad bin Al Mutsanna], mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid], ia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak meng-istilami kecuali kepada Hajar Aswad serta rukun yamani.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Ibnu Syihab] dari [Salim] dari [bapaknya], ia berkata; saya tidak melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengusap bagian Ka'bah kecuali dua rukun yamani.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al 'Ala`], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Idris] dari ['Ubaidullah] serta [Ibnu Juraij] dan [Malik] dari [Al Maqburi] dari ['Ubaid bin Juraij], ia berkata; saya mengatakan kepada [Ibnu Umar]; saya melihat engkau tidak meng-istilami bagian dari rukun kecuali dua rukun yamani ini. Maka ia berkata; saya tidak melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meng-istilami kecuali kepada dua rukun ini.
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin 'Amr] serta [Al Harits bin Miskin] dengan membacakan riwayat dan saya mendengar dari [Ibnu Wahb], ia berkata; telah memberitakan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dari [Salim] dari [ayahnya], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak meng-istilami bagian dari rukun Ka'bah kecuali rukun aswad serta setelahnya dari arah rumah orang-orang Jumah.
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaidullah bin Sa'id], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari ['Ubaidullah] dari [Nafi'], ia berkata; [Abdullah] radliallahu 'anhu berkata; saya tidak berhenti meng-istilami dua rukun ini semenjak melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meng-istilami keduanya yaitu rukun yamani dan Hajar Aswad, baik dalam keadaan sulit maupun lapang.
Telah mengabarkan kepada kami ['Imran bin Musa], ia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdul Warits], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], ia berkata; saya tidak berhenti meng-istilami Hajar Aswad baik dalam keadaan lapang maupun sulit sejak melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meng-istilaminya.
Telah mengabarkan kepada kami [Yunus bin Abdul A'la] serta [Sulaiman bin Daud] dari [Ibnu Wahb], ia berkata; telah memberitakan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dari ['Ubaidullah bin Abdullah] dari [Abdullah bin Abbas] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan thawaf pada waktu haji wada' di atas unta meng-istilami rukun menggunakan tongkat.
Telah mengabarkan kepada kami [Bisyr bin Hilal], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Abdul Warits] dari [Khalid] dari ['Ikrimah] dari [Abdullah bin Abbas] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan thawaf di Ka'bah di atas kendaraan, apabila telah sampai di rukun beliau memberi isyarat kepadanya.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Salamah], ia berkata; saya mendengar [Muslim Al Bathin] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; dahulu terdapat seorang wanita yang melakukan thawaf di Ka'bah dalam keadaan telanjang, ia berkata; pada hari ini terlihat sebagiannya atau seluruhnya, dan apa yang terlihat darinya maka aku tidak akan menghalalkannya. Ibnu Abbas berkata; lalu turunlah ayat YAA BANII AADAMA KHUDZUU ZIINATAKUM 'INDA KULLI MASJID. (Al A'raaf: 31)
Telah mengabarkan kepada kami [Abu Daud], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ya'qub], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Shaleh] dari [Ibnu Syihab] bahwa [Humaid bin Abdur Rahman] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Abu Hurairah] mengabarkan kepadanya, bahwa Abu Bakr pernah mengutusnya saat musim haji, tepatnya saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menunjuk Abu Bakar sebagai amiirul hajj. Itu terjadi sebelum haji wada'. Abu bakar mengutus Abu Hurairah bersama beberapa orang untuk mengumumkan kepada manusia bahwa "Tidak boleh orang musyrik melakukan haji setelah tahun tersebut, dan tidak boleh orang telanjang melakukan thawaf di Ka'bah."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad] serta [Utsman bin Umar] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Mughirah] dari [Asy Sya'bi] dari [Al Muaharrar bin Abu Hurairah] dari [ayahnya], ia berkata; saya pernah datang bersama Ali bin Abi Thalib ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengirimnya kepada penduduk Mekkah untuk membacarakan ayat Bara-ah. Al Muharrar berkata; apa yang dahulu kalian serukan? Abu Hurairah berkata; kami menyeru bahwa tidak akan masuk Surga kecuali jiwa yang beriman, dan tidak boleh melakukan thawaf di Ka'bah orang yang telanjang, dan barang siapa yang antara dirinya dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam terdapat perjanjian maka masanya hingga empat bulan, kemudian apabila telah berlalu empat bulan maka Allah dan Rasulullah -Nya berlepas diri dari orang-orang musyrik. Dan tidak boleh orang musyrik melakukan haji setelah tahun ini. Saya menyeru hingga suaraku menjadi serak.
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim] dari [Yahya] dari [Ibnu Juraij] dari [Katsir bin Katsir] dari [ayahnya] dari [Al Muththalib bin Abi Wada'ah], ia berkata; saya pernah melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika telah selesai dari seperti tujuhnya datang ke sisi tempat thawaf kemudian melakukan shalat dua rakaat, dan tidak ada seorangpun antara dirinya dan orang-orang melakukan thawaf.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Amr], [Ibnu Umar] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang kemudian melakukan thawaf di Ka'bah tujuh kali, dan melakukan shalat di belakang Maqam dua rakaat, serta melakukan thawaf antara Shafa dan Marwah. Dan Ibnu Umar berkata; "Sungguh bagi kalian dalam diri Rasulullah terdapat suri tauladan yang baik."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Abdul Hakam] dari [Syu'aib], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Al Laits] dari [Ibnu Al Had] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [ayahnya] dari [Jabir], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan thawaf di Ka'bah sebanyak tujuh kali, beliau berjalan cepat sebanyak tiga kali, dan berjalan biasa sebanyak empat kali. Kemudian berdiri di sisi Maqam dan melakukan shalat dua rakaat kemudian membaca: WATTAKHIDZUU MIN MAQAAMI IBRAAHIIMA MUSHALLAA. Beliau mengeraskan suaranya sehingga terdengar manusia, kemudian pergi dan meng-istilami lalu pergi, beliau bersabda: kita memulai dari apa yang telah Allah mulai. Kemudian beliau memulai dari Shafa, maka beliau menaikinya hingga nampak Ka'bah bagi beliau, kemudian beliau mengucapkan tiga kali: LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAH LAHUL MULKU YUHYII WA YUMIITU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI IN QADIIR. Lalu beliau bertakbir dan memuji Allah kemudian berdoa dengan doa yang dimampu baginya, kemudian turun berjalan kaki, hingga menyelesaikan thawaf.
Telah mengabarkan kepada kami [Ali bin Hujr], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Isma'il], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Muhammad] dari [ayahnya] dari [Jabir] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan thawaf sebanyak tujuh kali, berjalan cepat tiga kali dan berjalan biasa empat kali, kemudian membaca: WATTAKHIDZUU MIN MAQAAMI IBRAAHIIMA MUSHALLAA. Lalu beliau melakukan shalat dua rakaat, dan menjadikan Maqam antara dirinya dan Ka'bah, kemudian beliau meng-istilami rukun lalu keluar seraya mengucapkan: INNASH SHAFAA WAL MARWATA MIN SYA'AAIRILLAAH, "mulailah dengan yang dimulai Allah."
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Utsman bin Sa'id bin Katsir bin Dinar] dari [Al Walid] dari [Malik] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [ayahnya] dari [Jabir bin Abdullah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tatkala sampai ke Maqam Ibrahim beliau membaca: WATTAKHIDZUU MIN MAQAAMI IBRAAHIIMA MUSHALLAA, kemudian beliau melakukan shalat dua rakaat dan membaca surat Al Fatihah, dan QUL WUHALLAAHU AHAD. Kemudian beliau kembali ke rukun dan meng-istilaminya lalu keluar menuju Shafa.
Telah mengabarkan kepada kami [Ziyad bin Ayyub], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Husyaim], ia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Ashim] serta [Mughirah]. -Dan dari jalur periwayatan lain- Telah memberitakan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Husyaim], ia berkata; telah memberitakan kepada kami ['Ashim] dari [Asya'bi] dari [Ibnu Abbas] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah meminum sebagian air Zamzam dalam keadaan berdiri.
Telah mengabarkan kepada kami [Ali bin Hujr], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Abdullah bin Al Mubarak] dari ['Ashim] dari [Asy Sya'bi] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; saya pernah menuangkan sebagian Zamzam kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian beliau meminumnya dalam keadaan berdiri.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Amr bin Dinar], ia berkata; saya mendengar [Ibnu Umar] berkata; tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang ke Mekkah beliau melakukan thawaf di Ka'bah tujuh kali, kemudian melakukan shalat di belakang Maqam dua rakaat, lalu berangkat ke Shafa melalui pintu keluar maqam Ibrahim, dan melakukan thawaf di Shafa-Marwah. [Syu'bah] berkata; telah memberitakan kepadaku [Ayyub] dari ['Amr bin Dinar] dari [Ibnu Umar] bahwa ia berkata; sunnah.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah], ia berkata; saya pernah membaca di hadapan [Aisyah] FALAA JUNAAHA 'ALAIHI AYYATH THAWWAFA BIHIMAA, saya katakan; saya tidak peduli tidak melakukan thawaf diantara keduanya. Maka ia berkata; sungguh buruk apa yang engkau katakan, sesungguhnya hanya orang-orang jahiliyah yang tidak melakukan thawaf diantara keduanya, kemudian tatkala Islam datang dan Al Qur'an turun INNASH SHAFAA WAL MARWATA MIN SYA'AAIRILLAAH, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan thawaf dan kami berthawaf bersamanya sehingga menjadi sunnah.
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Utsman], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Syu'aib] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah], ia berkata; saya pernah bertanya kepada [Aisyah] mengenai firman Allah 'azza wajalla FALAA JANAAHA 'ALAIHI AYYATH THAWWAFA BIHIMAA (Al Baqarah: 158), demi Allah tidak mengapa seseorang tidak melakukan thawaf di Shafa dan Marwah. Maka ia berkata; sungguh buruk apa yang engkau katakan wahai anak saudariku, ayat ini jika seperti apa yang engkau tafsirkan maka tidak mengapa ia tidak melakukan thawaf pada keduanya, akan tetapi ayat tersebut turun mengenai orang-orang Anshar sebelum masuk Islam, mereka mengucapkan do'a talbiyah untuk 'berhala Manat durjana' yang dahulu mereka sembah di daerah Musyallal, orang yang mengucapkan do'a talbiyah untuknya enggan untuk thawaf di Shafa dan Marwah. Kemudian tatkala mereka bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengenai hal tersebut, Allah 'azza wajalla menurunkan ayat INNASH SHAFAA WAL MARWATA MIN SYA'AAIRILLAAH, FAMAN HAJJAL BAITA AWI'TAMARA FALAA JUNAAHA 'ALAIHI AYYATH THAWWAFA BIHIMAA, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah menjadikan thawaf diantara keduanya sebagai sunnah, maka tidak boleh seorangpun untuk meninggalkan thawaf pada keduanya.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Abdur Rahman bin Al Qasim], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [ayahnya] dari [Jabir], ia berkata; saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika keluar dari masjid hendak menuju Shafa dan Marwah beliau bersabda: "Kita mulai dengan yang dimulai Allah."
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Ja'far bin Muhammad], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [ayahku], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Jabir], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar menuju Shafa dan mengatakan: "Kita memulai dengan apa yang dimulai Allah." Kemudian beliau membaca INNASH SHAFAA WAL MARWATA MIN SYA'AAIRILLAAH.
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Muhammad], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [ayahku], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Jabir] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menaiki Shafa dan Marwah hingga dapat melihat Ka'bah, dan beliau bertakbir.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah] serta [Al Harits bin Miskin] dengan membaca riwayat dan saya mendengar, lafazhnya adalah lafazh Al Harits, dari [Ibnu Al Qasim], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [ayahnya] dari [Jabir] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila berdiri di atas Shafa mengucapkan takbir tiga kali, dan mengucapkan: LAA ILAAHA ILLALLAAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU LAHUL MULKU LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI IN QADIIR, beliau melakukan hal tersebut tiga kali dan berdoa serta melakukan seperti hal tersebut di atas Marwah.
Telah mengabarkan kepada kami ['Imran bin Yazid], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Syu'aib], ia berkata; telah memberitakan kepadaku [Ibnu Juraij], ia berkata; telah memberitakan kepadaku [Ja'far bin Muhammad] bahwa ia mendengar [ayahnya] menceritakan bahwa ia mendengar [Jabir] mengenai haji Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdiri di atas Shafa mengucapkan tahlil kepada Allah 'azza wajalla dan berdoa diantara hal tersebut.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Al Hakam] dari [Syu'aib], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Al Laits] dari [Ibnu Al Had] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [ayahnya] dari [Jabir], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan thawaf di Ka'bah sebanyak tujuh kali, berjalan cepat sebanyak tiga kali dan berjalan biasa sebanyak empat kali, kemudian berdiri di sisi Maqam lalu melakukan shalat dua rakaat, dan membaca WAT TAKHIDZUU MIN MAQAAMI IBRAAHIIMA MUSHALLAA, beliau mengeraskan suara sehingga didengar manusia. Kemudian berpaling lalu meng-istilami dan pergi sambil mengatakan: "Kita memulai dengan yang dimulai Allah." Lalu beliau memulai dengan Shafa dan menaikinya hingga nampak baginya Ka'bah, serta mengucapkan sebanyak tiga kali LAA ILAAHA ILLALLAAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU YUHYII WA YUMIITU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI IN QADIIR, dan bertakbir kepada Allah serta memujinya, kemudian berdoa dengan yang dimampu. Lalu turun dengan berjalan hingga kedua telapak kakinya turun di Bathnil Masil, dan berjalan hingga kedua telapak kakinya naik. Kemudian beliau berjalan mendatangi Marwah, lalu menaikinya dan nampak baginya Ka'bah serta mengucapkan: LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI IN QADIIR. Beliau mengucapkan hal tersebut sebanyak tiga kali, kemudian berdzikir kepada Allah dan bertasbih kepada-Nya serta memujinya kemudian berdoa di atasnya dengan yang dikehendaki Allah, beliau melakukan hal ini hingga selesai dari thawafnya.
Telah mengabarkan kepada kami ['Imran bin Yazid], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Syu'aib], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Juraij], ia berkata; telah memberitakan kepadaku [Abu Az Zubair] bahwa ia telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan thawaf di saat haji wada' di atas kendaraannya di Ka'bah, dan diantara Shafa dan Marwah, agar manusia melihat, memperhatikan, dan bertanya kepadanya, karena sesungguhnya manusia mengelilinginya.
Telah mengabarkan kepada kami [Mahmud bin Ghailan], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin As Sari], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Atho` bin As Saib] dari [Katsir bin Jumhan], ia berkata; saya pernah mendengar [Ibnu Umar] berjalan diantara Shafa dan Marwah, lalu berkata; jika saya berjalan sungguh saya telah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berjalan, dan jika saya bersa'i (berlari kecil) sungguh saya telah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersa'i (berlari kecil). Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi'], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdur Razzaq], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ats Tsauri] dari [Abdul Karim Al Jazari] dari [Sa'id bin Jubair], ia berkata; saya pernah melihat [Ibnu Umar] menyebutkan hal sama hanya saja ia berkata; dan saya adalah orang yang sudah tua.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Shadaqah bin Yasar] dari [Az Zurhri], ia berkata; orang-orang bertanya kepada [Ibnu Umar]; apakah engkau melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berlari-lari kecil diantara Shafa dan Marwah? Ia menjawab; beliau berada diantara sekelompok manusia dan mereka berlari-lari kecil, maka aku tidak melihat mereka berlari kecuali seperti lari yang beliau lakukan.
Telah mengabarkan kepada kami [Abu 'Ammar Al Husain bin Huraits], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Sufyan] dari ['Amr] dari ['Atho`] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan sa'i antara Shafa dan Marwah untuk memperlihatkan kekuatannya kepada orang-orang musyrik.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Budail] dari [Al Mughirah bin Hakim] dari [Shafiyah binti Syaibah] dari [seorang wanita], ia berkata; saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan sa'i di lembah bersungai (bathnul masil) dan bersabda: " Lembah ini tidak bisa dikarungi kecuali dengan perjuangan berat."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah] serta [Al Harits bin Miskin] dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, dari [Ibnu Al Qasim], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [ayahnya] dari [Jabir bin Abdullah] radliallahu 'anhuma bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila turun dari Shafa dan Marwah beliau berjalan hingga jika kedua telapak kakinya di tengah bukit beliau bersa'i hingga keluar darinya.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dari [Sufyan] dari [Ja'far] dari [ayahnya] dari [Jabir], ia berkata; tatkala kedua telapak kaki Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam turun di tengah bukit beliau berjalan cepat hingga keluar darinya.
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Muhammad], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [ayahku], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Jabir] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam turun dari Shafa hingga setelah telapak kakinya turun di bukit beliau berjalan cepat hingga apabila naik beliau berjalan.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Abdul Hakam] dari [Syu'aib], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Al Laits] dari [Ibnu Al Had] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [ayahnya] dari [Jabir bin Abdullah], Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang ke Marwah kemudian menaikinya dan nampak baginya Ka'bah, lalu mengucapkan: LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI IN QADIIR. Beliau mengucapkan hal tersebut sebanyak tiga kali, kemudian berdzikir kepada Allah, dan memuji-Nya, kemudian berdoa dengan yang dikehendaki Allah. Beliau melakukan hal ini hingga selesai dari thawaf.
Telah mengabarkan kepada kami [Ali bin Hujr], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Isma'il], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ja'far bin Muhammad] dari [ayahnya] dari [Jabir] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pergi ke Shafa lalu menaikinya hingga nampak baginya Ka'bah, kemudian mentauhidkan Allah 'azza wajalla, dan bertakbir, beliau mengucapkan: LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU YUHYII WA YUMIITU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI IN QADIIR, kemudian berjalan hingga setelah kedua telapak kakinya turun, beliau melakukan sa'i hingga apabila kedua telapak kakinya telah naik beliau berjalan hingga sampai ke Marwah, lalu melakukan padanya sebagaimana yang telah beliau lakukan di Shafa hingga menyelesaikan thawafnya.
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Ali], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Juraij], ia berkata; telah memberitakan kepadaku [Abu Az Zubair] bahwa ia telah mendengar [Jabir] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam serta para sahabatnya tidak melakukan thawaf diantara Shafa dan Marwah kecuali sekali.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dari [Yahya bin Sa'id] dari [Ibnu Juraij], ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Al Hasan bin Muslim] bahwa [Thawus] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Ibnu Abbas] telah mengabarkan kepadanya dari [Mu'awiyah] bahwa ia memendekkan rambut Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan bagian anak panah yang tajam ketika berumrah di atas Marwah.