Telah mengabarkan kepada kami Imam Abu Abdurrahman An Nasai dari lafazhnya, ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Yahya bin Sa'id] dari ['Ubadah bin Al Walid bin 'Ubadah bin Ash Shamit] dari ['Ubadah bin Ash Shamit], ia berkata; kami membaiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mendengar dan taat dalam keadaan mudah dan sulit, kami senangi maupun kami benci, dan tidak merebut kekuasaan dari pemiliknya, dan melakukan kebenaran dimanapun kami berada, tidak takut kepada celaan orang yang mencela. Telah mengabarkan kepada kami [Isa bin Hammad], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Al Laits] dari [Yahya bin Sa'id] dari ['Ubadah bin Al Walid bin 'Ubadah bin Ash Shamit] dari [ayahnya] bahwa ['Ubadah bin Ash Shamit] berkata; kami membaiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mendengar dan taat dalam keadaan susah dan mudah... dan ia menyebutkan hadits seperti itu.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah] dan [Al Harits bin Miskin] dengan membacakan riwayat dan saya mendengar dari [Ibnu Al Qasim], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Yahya bin Sa'id], ia berkata; telah mengabarkan kepadaku ['Ubadah bin Al Walid bin 'Ubadah], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [ayahku] dari ['Ubadah], ia berkata; kami membaiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mendengar dan taat dalam keadaan mudah dan sulit, kami senangi maupun kami benci, dan tidak merebut kekuasaan dari pemiliknya, dan mengatakan atau melakukan kebenaran dimanapun kami berada, tidak takut kepada celaan orang yang mencela.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yahya bin Ayyub], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Idris] dari [Ibnu Ishaq] dan [Yahya bin Sa'id] dari ['Ubadah bin Al Walid bin Ash Shamit] dari [ayahya] dari [kakeknya], ia berkata; kami membaiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mendengar dan taat dalam keadaan sulit dan mudah, kami senangi maupun kami benci, dan tidak merebut kekuasaan dari pemiliknya, dan melakukan kebenaran dimanapun kami berada, tidak takut kepada celaan orang yang mencela.
Telah mengabarkan kepada kami [Harun bin Abdullah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Al Walid bin Katsir], ia berkata; telah menceritakan kepadaku ['Ubadah bin Al Walid] bahwa [ayahnya] telah menceritakan kepadanya dari [kakeknya yaitu 'Ubadah bin Ash Shamit], ia berkata; kami membaiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mendengar dan taat dalam keadaan sulit dan mudah, kami senangi maupun kami benci, dan tidak merebut kekuasaan dari pemiliknya, dan melakukan kebenaran dimanapun kami berada, tidak takut kepada celaan orang yang mencela.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al Walid], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Sayyar] dan [Yahya bin Sa'id] bahwa keduanya telah mendengar ['Ubadah bin Al Walid] menceritakan dari [ayahnya]... adapun Sayyar, ia berkata; dari ayahya. Sedangkan Yahya, ia berkata; dari [ayahnya] dari [kakeknya], ia berkata; kami membaiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mendengar dan taat dalam keadaan sulit dan mudah, kami senangi maupun kami benci, dan mendahulukan atas diri kami dan tidak merebut kekuasaan dari pemiliknya, dan melakukan kebenaran dimanapun kami berada, tidak takut kepada celaan orang yang mencela.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] dari [Abu Hazim] dari [Abu Shaleh] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kewajibanmu untuk taat dalam perkara yang kamu senangi maupun kamu benci dalam keadaan sulit maupun mudah serta mengutamakan atas dirimu."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Yazid], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ziyad bin 'Ilaqah] dari [Jarir], ia berkata; saya membaiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk menasehati setiap muslim.
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Ulayyah] dari [Yunus] dari ['Amr bin Sa'id] dari [Abu Zur'ah bin 'Amr bin Jarir], [Jarir] berkata; saya membaiat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam untuk mendengar dan mentaati dan menasehati setiap muslim.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Az Zubair], ia mendengar [Jabir] berkata; kami tidak membait Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mati, sesungguhnya kami membaiat beliau untuk tidak lari dari perang.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hatim bin Isma'il] dari [Yazid bin Abu 'Ubaid], ia berkata; saya berkata kepada [Salamah bin Al Akwa']; untuk sesuatu apakah kalian membaiat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pada hari di Hudaibiyah? Ia berkata; untuk mati.
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin 'Amr bin As Sarh], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb], ia berkata; telah mengabarkan kepadaku ['Amr bin Al Harits] dari [Ibnu Syihab] bahwa ['Amr bin Abdurrahman bin Umayyah] anak saudara Ya'la bin Umayyah bahwa [ayahnya] mengabarkan kepadanya bahwa [Ya'la bin Umayyah] berkata; aku mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersama Abu Umayyah ketika hari penaklukan Mekkah lalu aku berkata; wahai Rasulullah baitlah ayahku berhijrah, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku membaitnya untuk berjihad karena hijrah telah terputus."
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaidullah bin Sa'd bin Ibrahim bin Sa'd], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [pamanku], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Shalih] dari [Ibnu Syihab], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Idris Al Khaulani] bahwa ['Ubadah bin Ash Shamit] berkata; sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda dan disekitarnya terdapat beberapa orang sahabatnya: "Apakah kalian membaitku untuk tidka mensekutukan Sesuatu dengan Allah, tidak mencuri, tidak berzina tidak membunuh anak kalian, tidak berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki kalian, tidak mendurhakaiku dalam perkara yang ma'ruf. Dan barang siapa yang melakukan sebagian dari hal tersebut kemudian Allah menutupinya maka perkaranya kembali kepada Allah, apabila Allah menghendaki maka Allah memaafkannya dan apabila Allah menghendaki maka Allah menghukumnya." Ahmad bin Sa'id menyelisihi hal tersebut.
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sa'id], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ya'qub], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Shaleh bin Kaisan] dari [Al Harits bin Fudhail] bahwa [Ibnu Syihab] menceritakan kepadanya dari ['Ubadah bin Ash Shamit] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidakkah kalian membaitku sebagaimana para wanita membaitku, agar tidak akan menyekutukan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anak kalian, tidak akan berbuat dusta yang kalian ada-adakan antara tangan dan kaki kalian dan tidak akan mendurhakaiku dalam urusan yang baik." Maka kami mengatakan; ya, wahai Rasulullah. Kemudian kami membait beliau untuk hal tersebut. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang setelah itu melakukan sesuatu kemudian mendapatkan hukuman maka hal tersebut merupakan kafarah, dan barang siapa yang belum mendapatkan hukuman maka urusannya kembali kepada Allah, apabila Allah menghendaki maka Allah akan mengampuninya dan apabila Allah menghendaki maka Allah menghukumnya."
Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Habib bin 'Arabi], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari ['Atho` bin As Saib] dari [ayahnya] dari [Abdullah bin 'Amr] bahwa seseorang datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian berkata; saya datang berbaiat kepadamu untuk berhijrah dan sungguh saya telah meninggalkan kedua orangtuaku yang menangis, beliau bersabda: "Kembalilah kepada keduanya buatlah mereka tertawa seperti engkau membuat mereka menangis."
Telah mengabarkan kepada kami [Al Husain bin Huraits], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] dari [Az Zuhri] dari ['Atho` bin Yazid Al Laitsi] dari [Abu Sa'id] bahwa Seorang badui bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengenai hijrah, kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya perkara hijrah sangatlah keras, apakah engkau memiliki onta?" Ia berkata; ya. beliau bersabda: "Apakah engkau telah menunaikan sedekah?" Ia berkata; ya. beliau bersabda: "Beramallah dibalik lautan sesungguhnya Allah 'azza wajalla tidak akan meninggalkan sesuatupun dari amalanmu."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Abdullah bin Al Hakam], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Amr bin Murrah] dari [Abdullah bin Al Harits] dari [Abu Katsir] dari [Abdullah bin 'Amr], ia berkata; seseorang berkata; wahai Rasulullah; hijrah apa yang paling utama, beliau menjawab: "Engkau meninggalkan apa yang Tuhanmu Azza wa jalla benci, " dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hijrah itu ada dua yaitu hijrah orang yang hadir dan yang tinggal di pelosok, adapun yang tinggal di pelosok maka ia akan menjawab jika diseru, ia akan taat jika diperintah, sedangkan hijrah orang yang hadir maka hal itu Adalah yang paling besar cobaan dan pahalanya."
Telah mengabarkan kepada kami [Al Husain bin Manshur], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mubasysyir bin Abdullah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Husain] dari [Ya'la bin Muslim] dari [Jabir bin Zaid], ia berkata; [Ibnu Abbas] berkata; sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, Abu Bakar dan Umar adalah termasuk kaum Muhajirin karena mereka meninggalkan kaum musyrikin, dan diantara kaum Anshar ada kaum Muhajirin karena Madinah dahulu adalah wilayah syirik, lalu mereka menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika malam Aqobah.
Telah mengabarkan kepada kami [Harun bin Muhammad bin Bakkar bin Bilal] dari [Muhammad yaitu Ibnu Isa bin Sumai'], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Waqid] dari [Katsir bin Marrah] bahwa [Abu Fathimah] telah menceritakan bahwa ia berkata; wahai Rasulullah, beritahukan kepadaku suatu amalan yang aku bisa beristiqomah dalam mengamalkannya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya: "Hendaknya engkau hijrah karena sesungguhnya tidak ada yang menyamainya."
Telah mengabarkan kepada kami [Abdul Malik bin Syu'aib bin Al Laits] dari [ayahnya] dari [kakeknya], ia berkata; telah menceritakan kepadaku ['Uqail] dari [Ibnu Syihab] dari ['Amr bin Abdurrahman bin Umayyah] bahwa [ayahnya] telah memberitakan kepadanya bahwa [Ya'la] berkata; saya datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersama ayahku pada saat penaklukan Mekkah kemudian saya katakan; wahai Rasulullah baitlah ayahku untuk berhijrah! Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Saya baiat dia untuk berhijrah Karena hijrah telah terputus."
Telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Daud], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu'alla bin Asad], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Wuhaib bin Khalid] dari [Abdullah bin Thawus] dari [ayahnya] dari [Shofwan bin Umayyah] ia berkata; saya berkata; wahai Rasulullah sungguh mereka mengatakan; sesungguhnya Surga tidak ada yang memasukinya kecuali orang Muhajir, beliau bersabda "Tidak ada hijrah setelah penaklukan Mekkah namun hanya jihad dan niat, jika kalian diperintah untuk berangkat berjihad maka berangkatlah."
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Manshur], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Sufyan], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Manshur] dari [Mujahid] dari [Thawus] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda pada saat penaklukan Mekkah: "Tidak ada hijrah, akan tetapi jihad dan niat. Apabila kalian diperintah untuk berangkat berjihad maka berangkatlah."
Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Ali] dari [Abdurrahman], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Yahya bin Hani`] dari [Nu'aim bin Dajajah] ia berkata; saya mendengar [Umar bin Khathab] berkata; tidak ada hijrah setelah wafatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.
Telah mengabarkan kepada kami [Isa bin Musawir], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Walid] dari [Abdullah bin Al 'Ala` bin Zabr] dari [Busr bin 'Ubaidullah] dari [Abu Idris Al Khaulani] dari [Abdullah bin Waqdan As Sa'dan As Sa'di], ia berkata; saya menjadi utusan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam sekelompok utusan yang semuanya menuntut suatu kebutuhan, dan saya adalah orang terakhir yang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian saya katakan; wahai Rasulullah, sesungguhnya saya meninggalkan orang-orang di belakangku dan mereka mengklaim bahwa hijrah telah terputus. beliau bersabda: " Hijrah tidak terputus selama orang-orang kafir masih diperangi."
Telah mengabarkan kepada kami [Mahmud bin Khalid], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Marwan bin Muhammad], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al 'Ala`bin Zubr], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Busr bin 'Ubaidullah] dari [Abu Idris Al Khaulani] dari [Hassan bin Abdullah Adh Dhamri] dari [Abdullah bin As Sa'di], ia berkata; kami menjadi utusan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian para sahabatku menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan menunaikan keperluannya, sedangkan saya adalah orang yang terakhir masuknya. Kemudian beliau bersabda: "Apakah keperluanmu?" Saya katakan; wahai Rasulullah, kapankah hijrah terputus? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hijrah tidak terputus selama orang-orang kafir masih diperangi."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Qudamah] dari [Jarir] dari [Mughirah] dari [Abu Wail] dan [Asy Sya'bi] mereka berkata; [Jarir] berkata; saya datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dan berkata kepadanya; saya berbai'at kepadamu untuk mendengar dan taat dalam perkara yang saya senangi dan perkara yang saya benci. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Apakah engkau mampu melakukan hal itu wahai Jarij?" Beliau bersabda: "Katakan dalam perkara yang saya mampu." Maka beliau membai'at saya untuk menasehati setiap muslim.
Telah mengabarkan kepada kami [Bisyr bin Khalid], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ghundar] dari [Syu'bah] dari [Sulaiman] dari [Abu Wail] dari [Jarir], ia berkata; saya berbai'at kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mendirikan shalat, membayar zakat dan menasehati setiap orang muslim, serta meninggalkan orang musyrik. Telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Yahya bin Muhammad], Ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Ar Rabi'], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Al Ahwash] dari [Al A'masy] dari [Abu Wail] dari [Abu Nukhailah] dari [Jarir], ia berkata; saya datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam...kemudian ia menyebutkan hadits seperti itu.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Qudamah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Abu Wail] dari [Abu Nukhailah Al Bajili], ia berkata; [Jarir] berkata; saya datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau sedang membai'at. Kemudian saya katakan; wahai Rasulullah, hamparkan tanganmu hingga saya berbai'at kepadamu dan memintalah syarat kepadaku, engkau lebih mengetahui. beliau bersabda: " Saya bai'at engkau untuk beribadah kepada Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, saling menasehati diantara orang-orang muslim, dan meninggalkan orang-orang musyrik."
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami telah menceritakan kepada kami [Ghundar], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ma'mar], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Syihab] dari [Abu Idris Al Khaulani], ia berkata; saya mendengar ['Ubadah bin Ash Shamit], ia berkata; saya membai'at Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam sekelompok orang, kemudian beliau bersabda: "Saya membai'at kalian untuk tidak mensekutukan Allah dengan sesuatu. Tidak mencuri, tidak berzina tidak membunuh anak-anak kalian tidak melakukan kedustaan yang kalian ada- adakan diantara ke dua tangannya di antara kedua tangan dan kaki kami dan tidak berbuat durha kepadaku dalam perkara yang baik, barang siapa diantara kalian menunaikannya maka pahala kepada Allah. Barang siapa yang melakukan sesuatu dari hal tersebut kemudian dihukum maka hal tersebut merupakan pencuci baginya, dan barang siapa Allah tutupi dirinya maka hal tersebut kembali kepada Allah, apabila Allah menghendaki maka Allah akan mengadzabnya dan apabila Allah menghendaki maka Allah mengampuninya."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ayyub] dari [Muhammad] dari [Ummu 'Athiyah], ia berkata; tatkala saya ingin membai'at Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam saya katakan; wahai Rasulullah, sesungguhnya terdapat seorang wanita yang membantuku melakukan ratapan pada masa jahiliyah lalu saya pergi untuk membantunya melakukan ratapan, kemudian saya datang kepadamu untuk berbai'at. Beliau bersabda: "Pergilah dan bantulah dia melakukan ratapan." Kemudian saya pergi dan membantu melakukan ratapan kemudian saya datang dan membai'at Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.
Telah mengabarkan kepada kami [Al Hasan bin Ahmad], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Ar Rabi'], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Hammad], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Muhammad] dari [Ummu 'Athiyah], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengambil bai'at dari kami agar tidak melakukan ratapan.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Umaimah binti Ruqaiqah] bahwa ia berkata; saya datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diantara beberapa wanita Anshar, kami berbai'at kepadanya dan berkata; wahai Rasulullah, kami berbai'a kepadamu untuk tidak mensekutukan Allah dengan sesuatu, tidak mencuri, tidak berzina, tidak melakukan kedustaan yang diadakan diantara kedua tangan dan kaki kami, tidak mendurhakaimu dalam perkara yang baik. Beliau bersabda: "Dalam perkara yang kalian mampu." Ia berkata; maka kami katakan; Allah dan RasulullahNya lebih sayang kepada kami. Mari kami baiat engkau wahai Rasulullah. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya saya tidak bersalaman dengan wanita. Sesungguhnya perkataanku kepada seratus orang wanita seperti perkataanku kepada satu orang wanita atau seperti perkataanku kepada satu orang wanita."
Telah mengabarkan kepada kami [Ziyad bin Ayyub], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Ya'la bin 'Atho`] dari seorang laki-laki yang dipanggil dari yuqal asy syarid lahu, ['Amr] berkata dari [Ayahnya] berkata; di antara utusan orang-orang Tsaqif terdapat seorang laki-laki yang mengidap penyakit lepra kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengirimkan utusan kepadanya dan bersabda: "Kembalilah, sungguh saya telah membai'atmu."
Telah mengabarkan kepada kami [Abdurrahman bin Muhammad bin Sallam], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Umar bin Yunus] dari [Ikrimah bin 'Ammar] dari [Al Hirmas bin Ziyad], ia berkata; saya mengulurkan tanganku kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan ketika itu saya adalah seorang anak kecil, agar saya membai'at beliau namun beliau tidak menerimaku.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir], ia berkata; telah datang seorang budak kemudian ia membai'at Nabi shallallahu 'alaihi wasallam untuk berhijrah dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak merasakan bahwa ia adalah budak kemudian tuannya datang hendak mengambilnya. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Juallah ia kepadaku." Kemudian beliau membelinya dengan dua budak hitam. Kemudian beliau tidak membai'at seseorang hingga bertanya kepadanya apakah ia seorang budak?
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Jabir bin Abdullah] bahwa seorang badui membai'at Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk masuk Islam. Kemudian orang badui tersebut tertimpa penyakit demam di Madinah kemudian orang badui tersebut kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; wahai Rasulullah, batalkan bai'atku, kemudian beliau menolak, kemudian ia datang kepada beliau dan berkata; batalkan bai'atku. Kemudian beliau menolak, lalu orang badui tersebut keluar. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Madinah seperti alat peniup api tukang besi yang menghilangkan kotoran serta memurnikan yang baiknya."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hatim bin Isma'il] dari [Yazid bin Abu 'Ubaid] dari [Salamah bin Al Akwa'] bahwa ia menemui Al Hajjaj, kemudian ia berkata; wahai anak Al Akwa', engkau telah keluar dari negeri hijrah. Dan ia menyebutkan suatu kata yang maknanya adalah; dan engkau telah tinggal di pelosok. Salamah berkata; tidak akan tetapi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengizinkanku untuk tinggal di pelosok.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abdullah bin Dinar], telah menceritakan serta mengabarkan kepadaku [Ali bin Hujr] dari [Isma'il] dari [Abdullah bin Dinar] dari [Ibnu Umar], ia berkata; dahulu kami membai'at Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mendengar dan taat, kemudian beliau bersabda: "Dalam perkara yang engkau mampu." Dan Ali mengatakan; dalam perkara yang kalian mampu.
Telah mengabarkan kepada kami [Al Hasan bin Muhammad], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dari [Ibnu Juraij], ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Musa bin 'Uqbah] dari [Abdullah bin Dinar] dari [Ibnu Umar], ia berkata; kami ketika membai'at Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mendengar dan taat. beliau bersabda kepada kami: "Dalam perkara yang kalian mampu.
Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Husyaim], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sayyar] dari [Asy Sya'bi] dari [Jarir bin Abdullah], ia berkata; saya membai'at Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk mendengar dan taat, kemudian beliau membisikkan kepadaku: "Dalam perkara yang engaku mampu". Serta menasehati setiap muslim.
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah], ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Umaimah binti Ruqaiqah], ia berkata; kami berbai'at kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam diantara beberapa orang wanita, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dalam perkara yang kalian mampu."