Telah mengabarkan kepadaku [Harun bin Muhammad bin Bakkar bin Bilal] dari [Muhammad bin Isa] -yaitu Ibnu Al Qasim bin Sumai'- ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Waqid] dari [Nafi'] dari [Ibrahim] mantan budak Ali, dari [Ali] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarangku dari memakai cincin emas, kain yang dicelup dengan warna kuning, kain yang bersulam sutera dan dari membaca Al-Qur'an saat rukuk."
Telah mengabarkan kepadaku [Abu Bakr bin Ali] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibrahim Ibnul Hajjaj] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ubaidullah bin Umar] dari [Nafi'] dari [Ibnu Hunain] mantan budak Ibnu Abbas, bahwa [Ali] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarangku dari memakai kain yang bersulam sutera, kain yang dicelup dengan warna kuning dan memakai cincin emas."
Telah mengabarkan kepada kami [Ubaidullah bin Sa'id] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Mas'adah] dari [Asy'ats] dari [Muhammad] dari [Abidah] dari [Ali] ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang dari memakai kain yang bersulam sutera, memakai sutera, memakai cincin emas, dan membaca? Al-Qur'an saat rukuk." Namun ia tidak memarfu'kan hadits ini.
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Hisyam] dari [Muhammad] dari [Abidah] dari [Ali] ia berkata, "Beliau melarang dari pelapis pelana yang terbuat dari sutera, memakai kain yang bersulam sutera dan memakai cincin emas."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ayyub] dari [Muhammad] dari [Abidah] ia berkata, "Beliau melarang dari pelapis pelana yang terbuat dari sutera, memakai kain yang bersulam sutera dan memakai cincin emas."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Hafsh] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bapakku] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibrahim] dari [Al Hajjaj] -yaitu Ibnul Hajjaj- dari [Qatadah] dari [Abdul Ubaid] dari [Busyair bin Nahik] dari [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarangku dari memakai cincin emas."
Telah mengabarkan kepada kami [Yunus bin Hammad Al Ma'ni Al Bashri] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdul Warits] dari [Abu At Tayyah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hafsh Al Laitsi] ia berkata; Aku bersaksi atas [Imran] bahwa ia menceritakan kepada kami, ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang dari memakai kain sutera, memakai cincin emas dan minum dengan menggunakan Al Hantam."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Amru bin As Sarh] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Wahb] ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Amru bin Al Harits] dari [Bakr bin Sawadah] bahwa [Abu An Najib] menceritakan kepadanya, bahwa [Abu Sa'id Al Khudri] menceritakan kepadanya, bahwa seorang laki-laki dari Najran datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sementara ia mengenakan cincin dari emas. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian berpaling darinya seraya bersabda: "Engkau datang kepadaku sementara di tanganmu ada bara dari neraka."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Israil] dari [Manshur] dari [Salim] dari [seorang laki-laki] dari [Al Bara bin Azib] ia berkata, "Seorang laki-laki yang memakai cincin emas duduk di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sementara di tangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam terdapat tongkat kecil, atau pelepah kurma. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian memukul jari lelaki itu dengan tongkatnya, laki-laki itu pun berkata, "Ada apa denganku ya Rasulullah!" beliau menjawab: "Kenapa kamu tidak membuang sesuatu yang ada di jarimu ini?" laki-laki itu lantas membuang cincinnya. Setelah kejadian itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kembali melihat laki-laki tersebut, beliau pun bertanya: "Apa yang dilakukan oleh cincin itu?" laki-laki itu menjawab, "Aku telah membuangnya." Beliau bersabda: "Aku tidak menyuruhmu seperti itu, tapi aku ingin agar kamu menjualnya hingga engkau dapat memanfaatkan hasil penjualannya." Ini adalah hadits munkar.
Telah mengabarkan kepada kami [Amru bin Manshur] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Affan] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] dari [An Nu'man bin Rasyid] dari [Az Zuhri] dari ['Atha bin Yazid] dari [Abu Tsa'labah Al Khusyani], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melihat cincin emas yang ada di tangannya, beliau lalu memukulnya dengan tongkat yang beliau bawa. Namun saat beliau lengah, ia pun membuang cincinnya. Beliau bersabda: "Tidaklah cincin itu engkau perlihatkan kepada kami, kecuali kami akan membuatmu sakit, atau akan memaksamu untuk membuangnya." Riwayat ini diselisihi oleh Yunus, ia meriwayatkan dari Az Zhuri, dari Abu Idris secara mursal." Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Amru bin As Sarh] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Abu Idris Al Khaulani] berkata, "Seorang laki-laki -ia termasuk orang yang pernah berjumpa dengan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam- memakai cincin emas sebagaimana dalam hadits tersebut." 'Abdurrahman berkata, "Hadits Yunus ini lebih benar dari pada hadits An Nu'man." Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Ibrahim bin Muhammad Al Qurasyi Ad Dimasyqi Abu Abdul Malik] secara qira'ah. Ia berkata, "Telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Aidz] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hamzah] dari [Al Auza'i] dari [Az Zuhri] dari [Abu Idris Al Khaulani] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah melihat seorang laki-laki mengenakan cincin…sebagaimana dalam hadits tersebut."
Telah mengabarkan kepadaku [Abu Bakr bin Ali] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz Al Umari] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'd] dari [Az Zuhri] dari [Abu Idris], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sebuah cincin melingkar pada jari seorang laki-laki hingga beliau memukul tangannya. Laki-laki itu pun membuang cincinnya." Telah mengabarkan kepadaku [Abu Bakr Ahmad bin Ali Al Marwazi] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Warkani] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'd] dari [Ibnu Syihab], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam…secara mursal." 'Abdurrahman berkata, "Hadits-hadits mursal lebih mendekati kebenaran. Waallahu a'lam."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Zaid Ibnul Hubab] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Muslim] seorang dari keluarga Marwa Abu Thaibah, ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Buraidah] dari [Bapaknya] berkata, "Seorang laki-laki datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sementara pada jarinya terdapat cincin dari besi. Beliau bersabda: "Kenapa aku melihat perhiasan ahli neraka pada tanganmu?" laki-laki itu pun membuang cincinnya, setelah itu ia datang kembali dan di tangannya terdapat cincin dari tembaga, beliau lalu bersabda: "Kenapa aku mendapati bau berhala darimu?" laki-laki itu lalu membuang cincinnya seraya berkata, "Wahai Rasulullah, lalu aku harus memakai cincin dari apa?" Beliau menjawab: "Perak, dan jangan engkau genapkan (nilai cincin itu) menjadi satu mitsqal."
Telah mengabarkan kepada kami [Al Abbas bin Abdul Azhim Al 'Anbari] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Az Zuhri] dari [Anas] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memakai cincin dari perak, mata cincinnya dari Habsyah dan diukir padanya 'Muhammad Rasulullah'."
Telah mengabarkan kepada kami [Abu Bakr bin Ali] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abbad bin Musa] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Thalhah bin Musa] ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Yunus bin Yazid] dari [Ibnu Syihab] dari [Anas bin Malik] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memiliki cincin perak yang dipakai pada tangan sebelah kanan, dan mata cincinnya dari Habasyah. Beliau menjadikan mata cincinnya (menghadap) pada telapak bagian dalam."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Khalid bin Khali Al Himshi] -bapaknya, Khalid, adalah seorang hakim di Hish- ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bapakku] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Salamah] -dia adalah anak Abdul Malik Al 'Aushi- dari [Ibnu Shalih bin Hay] dari [Ashim] dari [Humaid Ath Thawil] dari [Anas bin Malik] ia berkata, "Cincin Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah perak, dan mata cincinnya juga terbuat darinya."
Telah mengabarkan kepada kami [Abu Bakr bin Ali] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Umayyah bin Bistham] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] ia berkata; Aku mendengar [Humaid] dari [Anas] berkata, "Cincin Nabi shallallahu 'alaihi wasallam terbuat dari perak, dan mata cincinnya juga terbuat darinya."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Musa bin Dawud] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Mu'awiyah] dari [Humaid] dari [Anas] ia berkata, "Cincin Nabi shallallahu 'alaihi wasallam terbuat dari perak, dan mata cincinnya juga terbuat darinya."
Telah mengabarkan kepada kami [Humaid bin Mas'adah] dari [Bisyr] -dia adalah Ibnul Mufadldlal- ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Anas] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bermaksud menulis surat untuk Kaisar Romawi, para sahabat lalu berkata, "Mereka tidak mau membaca surat kecuali ada stempel di dalamnya." Beliau kemudian mengambil cincin dari perak, dan seakan aku melihat putihnya cincin tersebut melingkar di tangan beliau, pada cincin tersebut bertuliskan 'Muhammad Rasulullah'."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Utsman Abu Al Jauza] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Qurrah bin Khalid] dari [Qatadah] dari [Anas] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengakhirkan shalat isya yang akhir hingga berlalu tengah malam. Kemudian beliau keluar dan shalat bersama kami, dan seakan aku melihat putihnya cincin perak yang melingkar di tangan beliau."
Telah mengabarkan kepada kami [Ar Rabi' bin Sulaiman] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] dari [Sulaiman] -ia adalah Ibnu Bilal- dari [Syarik] -ia adalah Ibnu Abu Namir- dari [Ibrahim bin Abdullah bin Hunain] dari [Bapaknya] dari [Ali]. [Syarik] berkata; telah mengabarkan kepadaku [Abu Salamah] ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memakai cincinnya di tangan sebelah kanan."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ma'mar Al Bahrani] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Habban bin Bilal] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ibnu Abu Rafi'] dari [Abdullah bin Ja'far] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memakai cincin di tangan kanannya."
Telah mengabarkan kepada kami [Amru bin Ali] dari [Abu Attab Sahl bin Hammad]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah memberitakan kepada kami [Abu Dawud] dari [Abu Attab Sahl bin Hammad] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Makin] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Iyas Ibnul Harits bin Al Mu'aiqib] dari kakeknya [Mu'aiqib] bahwa ia berkata, "Cincin Nabi shallallahu 'alaihi wasallam terbuat dari besi yang dilapisi perak." Perawi berkata, "Mu'aiqib juga mengenakan seperti cincin Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."
Telah mengabarkan kepadaku [Ali bin Muhammad bin Ali Al Mashishi] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Dawud bin Manshur] seorang dari penduduk Tsaghr dan tsiqah, dari [Laits bin Sa'id] dari [Amru Ibnul Harits] dari [Bakr bin Sawadah] dari [Abu An Najib] dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata, "Seorang laki-laki dari Bahrain menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia mengucapkan salam namun beliau tidak membalasnya. Laki-laki itu memakai cincin emas dan jubah dari sutera, ia kemudian membuang keduanya dan mengucapkan salam lagi seraya berkata, "Wahai Rasulullah, tadi aku memandang ke arahmu namun engkau berpaling?! Beliau bersabda: "Karena di tanganmu ada bara dari api neraka." Laki-laki itu berkata, "Kalau begitu aku datang dengan membawa bara yang banyak!" Beliau bersabda: "Apa yang engkau bawa itu tidaklah lebih hina bagi kami dari bebatuan di Harrah, itu hanyalah perhiasan dunia." Laki-laki itu berkata, "Lalu dengan apa aku harus memakai cincin?" Beliau menjawab: "Dari besi, atau perak, atau tembaga."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah Al Anshari] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Hassan] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abdul Aziz bin Shuhaib] dari [Anas] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar dengan memakai cincin, lalu beliau bersabda: "Barangsiapa ingin membuat cincin silahkan melakukannya, namun jangan mengukir pada ukirannya (jangan mengukir dengan nama 'Muhammad Rasulullah')."
Telah mengabarkan kepada kami [Abu Dawud Sulaiman bin Yusuf Al Harani] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Harun bin Isma'il] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ali Ibnul Mubarak] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Shuhaib] dari [Anas bin Malik] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memakai cincin dan memberinya ukiran." Beliau bersabda: "Kami memakai cincin dan telah memberinya ukiran, maka janganlah seseorang mengukirnya seperti itu (ukiran 'Muhammad Rasulullah')." Ali berkata, "Seakan aku melihat putihnya cincin beliau yang berada di tangan."
Telah mengabarkan kepada kami [Mujahid bin Musa Al Khuwarizmi] di Baghdad, ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Husyaim] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Al 'Awwam bin Hausyab] dari [Azhar bin Rasyid] dari [Anas bin Malik] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian menggunakan api orang musyrikin sebagai penerangan (minta pendapat dari mereka), dan jangan engkau ukir cincinmu dengan bahasa arab (Muhammad Rasulullah)."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ashim bin Kulaib] dari [Abu Burdah] ia berkata; [Ali] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: 'Wahai Ali, mintalah kepada Allah petunjuk dan kelurusan dalam berbicara kepada Allah.' Beliau juga melarangku memakai cincin pada jari yang ini dan ini." Ali berisyarat -yakni dengan jari telunjuk dan jari tengah-."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad Ibnul Mutsanna] dan [Muhammad bin Basysyar] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman] dari [Sufyan] dari [Ashim bin Kulaib] dari [Abu Burdah] dari [Ali] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarangku untuk memakai cincin di jari ini dan ini, yaitu jari telunjuk dan jari tengah." Ini adalah lafadz Ibnul Mutsanna.
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bisyr] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ashim bin Kulaib] dari [Abu Burdah] dari [Ali] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: "Ya Allah berilah aku petunjuk dan luruskanlah aku dalam berbicara." Dan beliau melarangku untuk meletakkan cincin di jari ini dan ini -Bisyr berisyarat pada jari telunjuk dan jari tengah-. Ia berkata, "Ashim berpendapat dengan salah satu dari keduanya (antara jari telunjuk dan jari tengah)."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim] dari [Sa'id bin Amir] dari [Hammam] dari [Ibnu Juraij] dari [Az Zuhri] dari [Anas] ia berkata, "Jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masuk ke dalam WC, beliau melepas cincinnya."
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Al Mu'tamir] ia berkata; Aku mendengar [Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memakai cincin dari emas dan menghadapkan mata cincinnya ke arah telapak tangan. Lalu orang-orang ikut memakai cincin hingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun membuang cincinnya. Beliau bersabda: "Aku tidak akan memakainya untuk selama-lamanya." Orang-orang pun membuang cincin mereka.
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid] dari [Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memakai cincin dari emas dan menghadapkan mata cincinnya ke arah telapak tangan, orang-orang lalu ikut memakai cincin hingga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun membuang cincinnya. Beliau bersabda: "Aku tidak akan memakai selamanya."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Yazid] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ayyub bin Musa] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memakai cincin dari emas, kemudian beliau membuangnya dan memakai cincin dari perak. Beliau mengukirnya dengan 'Muhammad Rasulullah'. Beliau bersabda: "Tidak sepantasnya seseorang membuat ukiran sebagaimana ukiranku." Kemudian beliau menghadapkan mata cincinnya ke arah telapak tangan."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ma'mar] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Ahsim] dari [Al Mughirah bin Ziyad] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah memakai cincin emas selama tiga hari, ketika para sahabatnya melihat, tersebarlah (orang memakai) cincin emas. Maka Rasulullah pun membuangnya, dan aku tidak tahu apa yang dilakukan oleh beliau. Kemudian beliau memerintahkan untuk membuat cincin dari perak dan memerintahkan untuk memberi ukiran 'Muhammad Rasulullah'. Cincin itu ada di tangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hingga beliau wafat, kemudian beralih di tangan Abu Bakar hingga wafat, kemudian di tangan Umar hingga wafat, kemudian di tangan Utsman selama enam tahun masa pemerintahannya. Ketika banyak buku yang harus ia beri stempel, ia pun memberikan cincin itu kepada salah seorang sahabat Anshar untuk menstempel. Saat sahabat Anshar itu keluar ke sumur milik Utsman, cincin itu jatuh. Cincin itu kemudian dicari namun tidak ditemukan. Utsman kemudian memerintahkan untuk membuat cincin baru yang semisal dan memberi ukiran 'Muhammad Rasulullah'."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Abu Bisyr] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memakai cincin dari emas, dan mata cincinnya menghadap ke arah telapak tangannya. Lalu orang-orang ikut memakai cincin dari emas, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun membuang cincinnya dan diikuti oleh mereka. Beliau kemudian membuat cincin dari perak yang beliau gunakan untuk mensetempel, dan tidak memakainya."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Utsman bin Abu Shafwan Ats Tsaqafi] -termasuk anak dari Utsman bin Abu Waqash- ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Abu Al Wazir] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Nafi' bin Umar Al Jumahi] dari [Abu Bakr bin Abu Syaikh] ia berkata, "Ketika aku sedang duduk-duduk bersama Salim, rombongan unta Ummu Banin melintas di hadapan kami, sementara pada rombongan itu terdapat lonceng. [Salim] kemudian menceritakan kepada Nafi' sebuah hadits dari [bapaknya], dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau pernah bersabda: 'Malaikat tidak akan menyertai rombongan yang pada mereka terdapat genta.' Berapa banyak kau lihat mereka membawa genta."
telah mengabarkan kepada kami ['Abdurrahman bin Muhammad bin Sallam Ath Thurtusi] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Nafi' bin Umar Al Jumahi] dari [Abu Bakr bin Musa] ia berkata, "Aku pernah bersama [Salim bin Abdullah], Salim kemudian menceritakan sebuah hadits dari [bapaknya], dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Malaikat tidak akan menyertai rombongan yang pada mereka terdapat genta."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdullah Ibnul Mubarak] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Hisyam Al Makhzumi] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Nafi' bin Umar] dari [Bukair bin Musa] dari [Salim] dari [Bapaknya] dan ia memarfu'kannya. Beliau bersabda: "Malaikat tidak akan menyertai rombongan yang pada mereka terdapat genta."
Telah mengabarkan kepada kami [Yusuf bin Sa'id bin Muslim] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dari [Ibnu Juraij] ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Sulaiman bin Babaih] -mantan budak keluarga Nufail- bahwa [Ummu Salamah] isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat genta dan lonceng. Dan malaikat tidak akan menyertai rombongan yang di dalamnya terdapat lonceng."
Telah mengabarkan kepada kami [Abu Kuraib Muhammad Ibnul 'Ala] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Ayyasy] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dari [Abu Al Ahwash] dari [Bapaknya] ia berkata, "Saat aku duduk di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau melihatku mengenakan pakaian yang usang. Maka beliau pun bertanya: "Apakah engkau mempunyai harta?" Aku menjawab, "Tentu wahai Rasulullah, apapun aku punya." Beliau bersabda: "Jika Allah memberimu harta, maka perlihatkanlah wujudnya."