Telah mengabarkan kepada kami [Yunus bin Abdul A'la] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Hafsh bin Maisarah] dari [Zaid bin Aslam] dari [Mu'adz bin Khubaib] dari [Ayahnya] ia berkata; "Aku bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada di jalanan Makkah, hingga aku bisa berdua dan lebih dekat dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau lalu bersabda: "Ucapkanlah!" aku berkata; "Apa yang harus aku ucapkan?" beliau bersabda: "Ucapkanlah!" aku berkata; "Apa yang harus aku ucapkan?" beliau bersabda: 'QUL A'UUDZU BIRABBIL FALAQ (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh) ' hingga beliau menyelesaikan bacaannya. Kemudian beliau bersabda lagi: 'QUL A'UUDZU BIRABBINNAAS (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia) ' hingga beliau menyelesaikan bacaannya. Setelah itu beliau bersabda: "Tidaklah manusia berlindung dengan sesuatu yang lebih utama dari keduanya."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ali] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Al Qa'nabi] dari [Abdul Aziz] dari [Abdullah bin Sulaiman] dari [Mu'adz bin Abdullah bin Khubaib] dari [Ayahnya] dari ['Uqbah bin Amir Al Juhani] ia berkata; "Saat aku menuntun kendaraan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu peperangan, beliau bersabda: "Wahai 'Uqbah, ucapkanlah!" aku lalu memasang pendengaranku. Kemudian beliau bersabda: "Wahai 'Uqbah, ucapkanlah!" aku lalu memasang pendengaranku. Beliau mengatakan hal itu hingga tiga kali. Maka aku bertanya; "Apa yang harus aku katakan?" beliau menjawab: 'QUL HUWAALLAHU AHAD (Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa) ' beliau lantas membacanya hingga selesai. Kemudian beliau membaca 'QUL A'UUDZU BIRABBIL FALAQ (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh) beliau lantas membacanya hingga selesai. Kemudian beliau membaca 'QUL A'UUDZU BIRABBINNAAS (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia) ' maka aku pun membacanya bersama beliau hingga selesai. Setelah itu beliau bersabda: "Seseorang tidak akan mendapat sesuatu perlindungan yang setara dengannya (surat-surat tersebut)."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Utsman bin Hakim] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Makhlad] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Sulaiman Al Aslami] dari [Mu'adz bin Abdullah bin Khubaib] dari [Uqbah bin Amir Al Juhani] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepadaku: "Katakanlah!" aku bertanya; "Apa yang harus aku katakan?" beliau menjawab: 'QUL HUWAALLAHU AHAD (Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa), 'QUL A'UUDZU BIRABBIL FALAQ (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh) ' dan 'QUL A'UUDZU BIRABBINNAAS (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia) '." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian membaca ayat-ayat tersebut, setelah itu beliau bersabda: "Manusia tidak akan mendapatkan suatu perlindungan yang semisal dengan ayat-ayat tersebut."
Telah mengabarkan kepadaku [Amru bin Utsman] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Baqiyyah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bahir bin Sa'd] dari [Khalid bin Ma'dan] dari [Jubair bin Nufair] dari ['Uqbah bin Amir] ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diberi hadiah seekor keledai betina berwarna kelabu, beliau lalu menungganginya sementara 'Uqbah memegangi talinya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda kepada 'Uqbah: "Bacalah!" 'Uqbah bertanya; "Apa yang harus aku baca ya Rasulullah?" beliau bersabda: 'QUL A'UUDZU BIRABBIL FALAQ MIN SYARRI MAA KHALAQ (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh dari kejahatan makhluk-Nya) '." Beliau terus saja mengulang-ulang untukku hingga aku ikut membacanya. Namun beliau mengetahui bahwa aku kurang begitu semangat, maka beliau bersabda: "Mungkin karena engkau terlalu meremehkannya. Namun Aku tidak tertarik, yakni dengan surat-surat yang sepertinya."
Telah mengabarkan kepada kami [Musa bin Khizam At Turmudzi] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Sufyan] dari [Mu'awiyah bin Shalih] dari ['Abdurrahman bin Jubair bin Nufair] dari [Ayahnya] dari ['Uqbah bin Amir] bahwa ia pernah bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang Mu'awidzatain. 'Uqbah berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengimami kami dalam shalat subuh dengan membaca surat tersebut."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin 'Amru] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Wahb] ia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Mu'awiyah bin Shalih] dari [Ibnul Harits] -yaitu Al 'Ala`- dari [Al Qasim] mantan budak Mu'awiyah, dari ['Uqbah bin Amir] ia berkata, "Aku menuntun hewan tunggangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda kepadaku: "Wahai 'Uqbah, maukah jika aku ajarkan kepadamu dua surat pilihan untuk dibaca?" beliau kemudian mengajariku; 'QUL A'UUDZU BIRABBIL FALAQ (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh) ' dan QUL A'UUDZU BIRABBINNAAS (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia) '. Namun, sepertinya beliau tidak melihat tanda kebahagiaan pada diriku dengan diajari dua surat tersebut. Ketika kami singgah untuk shalat subuh, beliau mengimami orang-orang shalat subuh dengan dua ayat tersebut. Seusai shalat, beliau menoleh ke arahku dan bertanya: "Wahai 'Uqbah, bagaimana menurutmu?"
Telah mengabarkan kepadaku [Mahmud bin Khalid] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Walid] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ibnu Jabir] dari [Al Qasim Abu 'Abdurrahman] dari ['Uqbah bin Amir] ia berkata, "Ketika aku menuntun hewan tunggangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam sebuah lembah, beliau bersabda: "Tidak maukah jika engkau berkendaraan wahai 'Uqbah?" Maka aku merasa kurang nyaman untuk berkendaraan di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian beliau bertanya lagi: "Tidak maukah engkau berkendaraan wahai 'Uqbah?" Aku lalu menjadi takut jika penolakanku itu dihitung sebagai perbuatan maksiat. Saat beliau turun aku kemudian naik sebentar dan turun lagi. Setelah itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengendarainya kembali, kemudian beliau bersabda: "Tidak inginkah jika aku ajarkan kepadamu dua surat yang bagus untuk dibaca oleh manusia?" beliau lalu membacakan untukku: 'QUL A'UUDZU BIRABBIL FALAQ (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh) ' dan QUL A'UUDZU BIRABBINNAAS (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia) '. Setelah itu iqamah dikumandangkan dan beliau maju ke depan membaca dua surat tersebut. Ketika lewat di depanku beliau bertanya: "Wahai 'Uqbah bin Amir, bagaimana menurutmu? Bacalah dua surat tersebut saat engkau akan tidur dan akan bangun."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Ibnu 'Ajlan] dari [Sa'id Al Maqburi] dari ['Uqbah bin Amir] ia berkata, "Aku pernah berjalan bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau lalu bersabda: "Wahai 'Uqbah, ucapkanlah." Aku bertanya, "Apa yang harus aku ucapkan ya Rasulullah?" beliau diam. Kemudian beliau bersabda: "Wahai 'Uqbah, ucapkanlah." Aku bertanya, "Apa yang harus aku ucapkan ya Rasulullah?" beliau diam. Lalu aku berkata, "Ya Allah, gerakkan beliau hingga ia menjawabku." Beliau lalu bersabda: "Wahai 'Uqbah, ucapkanlah." Aku bertanya, "Apa yang harus aku ucapkan ya Rasulullah?" beliau lalu bersabda: 'QUL A'UUDZU BIRABBIL FALAQ (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh) ' maka aku pun membacanya hingga akhir ayat. Kemudian beliau bersabda lagi: "Ucapkanlah." Aku bertanya, "Apa yang harus aku ucapkan ya Rasulullah?" Beliau bersabda: 'QUL A'UUDZU BIRABBINNAAS (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia) ' maka aku pun membacanya hingga akhir surat. Setelah itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada seorang peminta pun yang meminta setara dengan itu. Dan tidak perlindungan dari seorang peminta yang setara dengan itu."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad Ibnul Mutsanna] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Isma'il] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Qais] dari ['Uqbah bin Amir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Telah diturunkan kepadaku beberapa ayat yang tidak akan ditemukan bandingannya; 'QUL A'UUDZU BIRABBIL FALAQ (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh) ' hingga akhir surat dan QUL A'UUDZU BIRABBINNAAS (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia) ' hingga akhir surat."
Telah mengabarkan kepada kami [Amru bin Ali] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Badal] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syaddad bin Sa'id Abu Thalhah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sa'id Al Jurairi] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Nadlrah] dari [Jabir bin Abdullah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: "Wahai Jabir, bacalah." Aku menjawab, "Wahai Rasulullah, demi bapak dan ibuku sebagai tebusanmu, apa yang harus aku baca?" beliau menjawab: "Bacalah: 'QUL A'UUDZU BIRABBIL FALAQ (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh) ' dan QUL A'UUDZU BIRABBINNAAS (Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia) '." Maka aku pun membaca kedua surat tersebut. Setelah itu beliau bersabda: "Bacalah keduanya, sekali-kali engkau tidak akan dapat membaca yang lebih baik dari keduanya."
Telah mengabarkan kepada kami [Yazid bin Sinan] ia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Sinan] dari [Abdullah bin Abu Al Hudzail] dari [Abdullah bin Amru] berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam selalu berlindung dari empat perkara, yaitu; ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu', doa yang tidak didengar dan jiwa yang tidak pernah merasa puas."
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ubaidullah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Isra'il] dari [Abu Ishaq] dari ['Amru bin Maimun] dari [Umar] ia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berlindung dari sifat pengecut, kikir, mati sebelum taubat dan siksa kubur."
Telah mengabarkan kepada kami [Al Hasan bin Ishaq] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sa'd bin Aus] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Bilal bin Yahya] bahwa [Syutair bin Syakal] mengabarkan kepadanya dari bapaknya [Syakal bin Humaid] ia berkata, "Aku datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu aku berkata; "Wahai Nabi Allah, ajarkanlah aku suatu perlindungan yang bisa aku gunakan untuk berlindung." Beliau lalu meraih tanganku dan bersabda: "Ucapkanlah: A'UUDZU BIKA MIN SYARRI SAM'I WA SYARRI BASHARI, WA SYARRI LISANI, WA SYARRI QALBI, WA SYARRI MANIYYI (Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekkan pendengaranku, dari kejelekkan penglihatanku, dari kejelekkan lisanku, dari kejelekkan hatiku dan dari kejelekkan maniku) ' beliau selalu mengucapkannya hingga aku hafal." Sa'd berkata; "Yang dimaksud mani adalah airnya."
Telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Mas'ud] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalid] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdul Malik bin Umair] ia berkata; aku mendengar [Mush'ab bin Sa'd] dari [Ayahnya] ia berkata, "Dia mengajarkan kepada kami lima perkara, katanya; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam biasa mengucapkan dan berdoa dengannya, yaitu; "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL BUKHLI, WA A'UUDZU BIKA MINAL JUBNI, WA A'UUDZU BIKA AN URADDA ILAA ARDZALIL 'UMUR WA A'UUDZU BIKA MIN FITNATID DUNYA WA A'UUDZU BIKA MIN ADZAABIL QABRI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut, aku berlindung kepada-Mu kepikunan, aku berlindung dari fitnah dunia dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur)."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdul Aziz] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Fadll bin Musa] dari [Zakariya] dari [Abu Ishaq] dari [Amru bin Maimun] dari [Ibnu Mas'ud] ia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa berlindung dari lima hal; yaitu; dari sifat kikir, pengecut, pikun, mati sebelum bertaubat dan dari siksa kubur."
Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Muhammad] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Habban bin Hilal] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Abdul Malik bin 'Umair] dari ['Amru bin Maimun Al Audi] ia berkata; [Sa'd] biasa mengajarkan kepada anak-anaknya lima perkara tersebut sebagaimana seorang guru mengajarkan kepada anak didiknya. Dia berkata; "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam biasa berlindung dengannya setiap selesai shalat; "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL BUKHLI, WA A'UUDZU BIKA MINAL JUBNI, WA A'UUDZU BIKA AN URADDA ILAA ARDZALIL 'UMUR WA A'UUDZU BIKA MIN FITNATID DUNYA WA A'UUDZU BIKA MIN ADZAABIL QABRI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut, aku berlindung kepada-Mu kepikunan, aku berlindung dari fitnah dunia dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur)." Hal itu aku ceritakan kepada [Mush'ab] dan ia pun membenarkannya."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad Ibnu Al Mutsanna] dari [Mu'adz bin Hisyam] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Qatadah] dari [Anas] bahwa Nabi Allah shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL 'AJZI WAL KASALI WAL BUKHLI WAL HARAMI WA 'ADZAABIL QABRI WA FITNATIL MAHYAA WAL MAMAATI (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, kikir, pikun, siksa kubur dan fitnah dunia dan setelah mati)."
Telah mengabarkan kepada kami [Ali Ibnul Mundzir] dari [Ibnu Fudlail] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ishaq] dari [Al Minhal bin 'Amru] dari [Anas bin Malik] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mempunyai doa-doa yang tidak pernah lupa untuk membacanya, beliau selalu membaca: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL HAMMI WAL HAZNI WAL 'AJZI WAL KASALI WA BUKHLI, WAL JUBNI WA GHALABATIR RIJAL (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan, kesedihan, kelemahan, kemalasan, kebakhilan, sifat pengecut dan penindasan para penguasa)."
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Jarir] dari [Muhammad bin Ishaq] dari [Amru bin Abu Amru] dari [Anas bin Malik] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mempunyai doa-doa yang tidak pernah ditinggalkan untuk membacanya; "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL HAMMI WAL HAZNI WAL 'AJZI WAl KASALI WA BUKHLI, WAL JUBNI WAD DAINI WA GHALABATIR RIJAL (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan, kesedihan, kelemahan, kemalasan, kebakhilan, sifat pengecut, hutang dan penindasan para penguasa)."
Telah mengabarkan kepada kami [Humaid bin Mas'adah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Bisyr] dari [Humaid] ia berkata; [Anas] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa berdoa dengan do'a: "ALLAHUMMA INNI A'UUDU BIKA MINAL KASALI WAL HARAMI WAL BUKHLI WA FITNATID DAJALI WA 'ADZAABIL QABRI (Ya Allah, aku berlindung kepadak-Mu dari kemalasan, dari kepikunan, sifat pengecut, kebakhilan, fitnah dajjal dan siksa kubur)."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdul A'la Ash Shan'ani] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Mu'tamir] dari [Ayahnya] dari [Anas] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa berdoa: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL 'AJZI WAL KASALI WAL HARAMI WAL BUKHLI WAL JUBNI WA A'UUDZU BIKA MIN 'ADZAABIL QABRI WA MIN FITNAIL MAHYA WAL MAMAATI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, dari kemalasan, dari kepikunan, dari kebakhilan. Dan aku berlindung dari siksa kubur dan fitnah kehidupan dan fitnah setelah mati)."
Telah mengabarkan kepada kami [Abu Hatim As Sijistani] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Raja] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Sa'id bin Salamah] ia berkata; telah menceritakan kepadaku ['Amru bin Abu 'Amru] -mantan budak Al Muthallib- dari [Abdullah Al Muthallib] dari [Anas bin Malik] dia berkata; "Jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdo'a, beliau mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU MINAL HAMMI WAL HAZANI WAL KASALI WAL BUKHLI WAL JUBNI WA DLALA'ID DAINI WA GHALABATIR RIJALI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan, kelemahan dan kemalasan, kebakhilan dan sifat pengecut, serta dari himpitan hutang dan penindasan para penguasa) '." Abu Abdurrahman berkata; "Sa'di bin Salamah adalah seorang yang lemah, kami menampilkannya hanya untuk memperlengkap hadits semata."
Telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Utsman bin Abu Shafwan] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Salamah bin Sa'id bin 'Athiah] -ia adalah orang yang paling baik di masanya- ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah] dari ['Aisyah] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam paling sering berlindung dari hutang yang tak terbayar dan sesuatu yang menyebabkan dosa. Aku pernah bertanya; "Wahai Rasulullah, kenapa engkau sering berlindung dari hutang yang tak terbayar?" beliau menjawab: "Sebab orang yang berhutang, ia akan banyak berbicara lalu berdusta, berjanji lalu mengingkari."
Telah mengabarkan kepada kami [Al Hasan bin Ishaq] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Abu Nu'aim] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sa'd bin Aus] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Bilal bin Yahya] bahwa [Syutair bin Syakal] mengabarkan kepadanya dari bapaknya [Syakal bin Humaid] ia berkata; "Aku datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu aku berkata; "Wahai Nabiyullah, ajarkanlah aku suatu perlindungan yang bisa aku gunakan untuk berlindung." Beliau lalu meraih tanganku dan bersabda: "Ucapkanlah: A'UUDZU BIKA MIN SYARRI SAM'I WA SYARRI BASHARI, WA SYARRI LISANI, WA SYARRI QALBI, WA SYARRI MANIYYI (Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekkan pendengaranku, dari kejelekkan penglihatanku, dari kejelekkan lisanku, dari kejelekkan hatiku dan dari kejelekkan maniku) ' beliau ucapkan hingga aku menghafalnya." Sa'd berkata; 'Yang dimaksud mani adalah airnya.' Namun Waki' menyelisihi dalam lafadznya."
Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaid bin Waki' bin Al Jarrah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Sa'd bin Aus] dari [Bilal bin Yahya] dari [Syutair bin Syakal bin Humaid] dari [Ayahnya] ia berkata; "Aku berkata; "Wahai Rasulullah, ajarkanlah aku sebuah doa yang aku bisa ambil manfaatnya." Beliau bersabda: 'ALLAHUMMA 'AAFINII MIN SYARRI SAM'I WA BASHARI, WA LISAANI, WA QALBI, WA MIN SYARRI MANIYYI (Ya Allah, selamatkanlah aku dari keburukkan pendengaranku, penglihatan, lisan, hati dan maniku) '. Yakni kemaluannya."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad Ibnul Mutsanna] dari [Khalid] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Humaid] ia berkata; [Anas] -yakni Ibnu Malik- pernah ditanya tentang siksa kubur dan fitnah Dajjal, ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL KASALI WAL HARAMI WAL BUKHLI WA JUBNI WA FITNAID DAJJALI WA 'ADZAABIL QABRI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan, kepikunan, sifat pengecut, kikir, fitnah dajjal dan siksa kubur)."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sulaiman] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhadlir] ia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Ashim Al Ahwal] dari [Abdullah bin Al Harits] dari [Zaid bin Arqam] ia berkata; "Aku tidak akan mengajarkan kepada kalian kecuali sesuatu yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ajarkan kepada kami. Beliau mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL 'AJZI WAL KASALI WAL BUKHLI WAL JUBNI WAL HARAMI WA 'ADZAABIL QABRI. ALLAHUMMA AATI NAFSII TAQWAAHAA WA ZAKKIHAA ANTA KHAIRU MAN ZAKKAHAA ANTA WALIYYUHAA WA MAULAAHAA. ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MIN QALBIN LAA YAKHSYA' WA MIN NAFSINN LAA TASYBA' WA 'ILMIN LAA YANFA' WA DA'WATINN LAA YUSTAJAABU LAHAA (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, kikir, sifat pengecut, pikun dan siksa kubur. Ya Allah, berikanlah ketakwaan jiwaku, sucikanlah ia karena Engkau adalah sebaik-baik Dzat yang mensucikannya. Engkau adalah Pengatur dan Pemiliknya. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyu', jiwa yang tidak merasa puas, ilmu yang tidak bermanfaat, dan doa yang tidak diijabahi)."
Telah mengabarkan kepada kami [Amru bin Ali] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ayahku] dari [Qatadah] dari [Anas] bahwa Nabi Allah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL 'AJZI WAL KASALI WAL BUKHLI WAL JUBNI WAL HARAMI WA 'ADZAABIL QABRI WA FITNATIL MAHYAA WAL MAMAATI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, kikir, sifat pengecut, pikun, siksa kubur, fitnah kehidupan dan fitnah setelah mati) '."
Telah mengabarkan kepada kami [Abu Ashim Khusyaisy bin Ashram] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Habban] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah] dari [Sa'id bin Yasar] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL FAQRI WA A'UUDZU BIKA MINAL QILLATI WADZ DZILLATI WA A'UUDZU BIKA AN AZHLAMA AU UZHLAMA (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari kekurangan dan kehinaan. Dan aku berlindung dari melakukan kezhaliman atau dizhalimi)." Namun Al Auza'i menyelisihinya.
Perawi berkata; telah mengabarkan kepadaku [Mahmud bin Khalid] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Walid] dari [Abu Amru] -yaitu Al Auza'i- ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ja'far bin Iyadl] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hendaklah kalian berlindung kepada Allah dari kefakiran, merasa kurang dan kehinaan, berbuat zhalim atau dizhalimi."
Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Nashr] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdu Ash Shamad bin Abdul Warits] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ishaq] dari [Sa'id bin Yasar] dari [Abu Hurairah] ia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL FAQRI WADZ DZILLATI WA A'UUDZU BIKA AN AZHLAMA AU UZHLAMA (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, kekurangan dan kehinaan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari melakukan kezhaliman atau dizhalimi)."
Telah mengabarkan kepada kami [Mahmud bin Khalid] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Umar yakni Ibnu Abdul Wahid] dari [Al Auza'i] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ishaq bin Abdullah] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ja'far bin Iyadl] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Hurairah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berlindunglah kepada Allah dari kefakiran, merasa kurang, kehinaan, berbuat zhalim atau dizhalimi."
Telah mengabarkan kepada kami [Yunus bin Abdul A'la] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Musa bin Syaibah] dari [Al Auza'i] dari [Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ja'far bin Iyadl] bahwa [Abu Hurairah] menceritakan kepadanya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Berlindunglah kepada Allah dari kefakiran, kekurangan dan kehinaan, berbuat zhalim atau dizhalimi."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad Ibnul Mutsanna] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Utsman yaitu Asy Syahham] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muslim yaitu Ibnu Abu Bakrah] bahwa ia pernah mendengar [Ayahnya] mengucapkan setelah selesai shalat; "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL KUFRI WAL FAQRI WA 'ADZAABIL QABRI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran, kefakiran dan siksa kubur) '. Lalu aku berdoa dengan doa tersebut. Ayahku lalu bertanya; "Wahai anakku, dari mana engkau belajar ucapan-ucapan itu?" Aku menjawab; "Wahai ayahku, setiap selesai shalat aku mendengarmu membaca itu, maka aku mengamalkan itu darimu!" Ayahku lalu berkata; "Wahai anakku, amalkanlah selalu, sebab Nabi shallallahu 'alaihi wasallam selalu membaca doa itu setiap selesai shalat."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdullah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Ayahnya] dari ['Aisyah] ia berkata, "Doa yang sering dibaca oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MIN FITNATINNARI WA FITNATIL QABRI WA SYARRI FITNATIL MASIIHID DAJJAL WA SYARRI FITNATIL FAQRI WA SYARRI FITNATIL GHINA ALLAHUMMA IGHSIL KHATHAAYAAYA BIMA`ITS TSALJI WA BARADI WA ANTIQI QALBI MINAL KHATHAAYAAYA KAMAA ANQAITA ATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANAS WA BAA'ID BAINII WA BAINA KHATHAAYAAYA KAMAA BAA'ATTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIBI ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL KASALI WAL HARAMI WAL MA`TSAMI WAL MAGHRAMI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah neraka dan siksa neraka, fitnah kubur dan siksa kubur, kejelekkan fitnah Al Masih dajjal, kejelekkan fitnah kafakiran dan kejelekkan fitnah kekayaan. Ya Allah, basuhlah kesalahanku dengan air es dan embun, bersihkan hatiku dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan kain putih dari kotoran. Jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan, kepikunan, sebab yang mendatangkan dosa dan hutang yang tidak terbayar)."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Sa'id bin Abu Sa'id] dari saudaranya [Abbad bin Abu Sa'id] Bahwasanya ia mendengar [Abu Hurairah] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam selalu mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL ARBA'; MIN 'ILMIN LAA YANFA' WA MIN QALBIN LAA YAKHSYA' WA MIN NAFSIN LAA TASYBA' WA MIN DU'AA`IN LAA YUSMA' (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari empat hal; ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu', jiwa yang tidak merasa puas dan dari doa yang tidak didengar)."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad Ibnul 'Ala] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Idris] dari [Ibnu 'Ajlan] dari [Al Maqburi] dari [Abu Hurairah] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan, sebab ia adalah seburuk-buruk teman tidur. Dan aku berlindung kepada-Mu dari berkhianat, sebab itu adalah seburuk-buruk perkara dalam hati."
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad Ibnu Al Mutsanna] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Idris] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Ajlan] dan ia menyebutkan orang lain dari [Sa'id bin Abu Sa'id] dari [Abu Hurairah] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan, sebab ia adalah seburuk-buruk teman tidur. Dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat khianat, sebab itu adalah seburuk-buruk perkara dalam hati."
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Khalaf] dari [Hafsh] dari [Anas] ia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa berdoa dengan doa-doa berikut: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MIN 'ILMIN LAA YANFA' WA QALBIN LAA YAKHSYA' WA DU'A`IN LAA YUSMA' WA NAFSIN LAA TASYBA' (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu', doa yang tidak didengar dan jiwa yang tidak merasa puas) '. Kemudian beliau mengucapkan: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MIN HAULAA`IL ARBA' (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari empat perkara tersebut)."
Telah mengabarkan kepada kami [Amru bin Utsman] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Baqiyyah] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Dlubarah] dari [Duwaid bin Nafi'] ia berkata; [Abu Shalih] berkata; [Abu Hurairah] berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan doa: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINSY SYIQAAQI WAN NIFAAQI WA SUU`IL AKHLAAQI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perpecahan, kenifakan dan akhlak yang buruk)."