Telah menceritakan kepada kami [Abbas bin Abdul 'Azhim Al 'Anbari] dan lebih dari satu orang, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Daud Ath Thayalisi] telah menceritakan kepada kami [Imran Al Qaththan] dari [Qatadah] dari [Sa'id bin Abu Al Hasan] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah ta'ala daripada doa." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya sebagai hadits marfu' keculai dari hadits Imran bin Al Qaththan, dan Imran Al Qaththan adalah Ibnu Dawar dan diberi kunyah Abu Al 'Awwam. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah menceritakan kepada kami [Abdur Rahman bin Mahdi] dari [Imran Al Qaththan] dengan sanad ini seperti hadits tersebut.
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Hujr] telah mengabarkan kepada kami [Al Walid bin Muslim] dari [Ibnu Lahi'ah] dari ['Ubaidullah bin Abu Ja'far] dari [Aban bin Shalih] dari [Anas bin Malik] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Doa adalah inti ibadah." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib dari sisi ini, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Ibnu Luhai'ah.
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Mani'] telah menceritakan kepada kami [Marwan bin Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Dzar] dari [Yusai'] dari [An Nu'man bin Basyir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Doa adalah ibadah." Kemudian beliau membaca ayat: Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS. Ghafir 60), Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan telah diriwayatkan oleh [Manshur] serta [Al A'masy] dari [Dzarr] dan kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Dzar bin Abdullah Al Hamdani, ia adalah orang tsiqah, anak Umar bin Dzar.
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Hatim bin Isma'il] dari [Abu Al Malih] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang tidak meminta kepada Allah maka Allah akan murka kepadanya." Abu Isa berkata; [Waki'] serta lebih dari satu orang telah meriwayatkan hadits ini dari [Abu Al Malih], dan kami tidak mengetahuinya kecuali dari sisi ini, dan Abu Al Malih namanya adalah Shabih. Saya mendengar Muhammad mengatakannya, dan ia berkata; ia dipanggil Al Farisi. Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ashim] dari [Humaid Abu Al Malih] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti itu.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah menceritakan kepada kami [Marhum bin Abdul 'Aziz Al 'Aththar] telah menceritakan kepada kami [Abu Na'amah As Sa'di] dari [Abu Utsman An Nahdi] dari [Abu Musa Al Asy'ari radliallahu 'anhu] ia berkata; kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam sebuah peperangan, kemudian tatkala kami kembali maka kami melihat Madinah, kemudian orang-orang bertakbir satu kali dan mengeraskan suara mereka. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata; "Sesungguhnya Tuhan kalian tidaklah tuli dan tidak pula jauh, Dia berada diantara kalian, dan diantara kepala hewan tunggangan kalian." Kemudian beliau bersabda: "Wahai Abdullah bin Qais, maukah aku bertahukan kepadamu harta terpendam diantara harta-harta terpendam Surga? Yaitu; kalimat LA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH." (Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan, sedangkan abu Utsman An Nahdi namanya adalah Abdur Rahman bin Mull, dan Abu Na'amah As Sa'di namanya adalah 'Amru bin Isa.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Hubab] dari [Mu'awiyah bin Shalih] dari ['Amru bin Qais] dari [Abdullah Busr radliallahu 'anhu] bahwa seorang laki-laki berkata; wahai rasulullah, sesungguhnya syari'at-syari'at Islam telah banyak yang menjadi kewajibanku, maka beritahukan kepadaku sesuatu yang dapat aku jadikan sebagai pegangan! Beliau bersabda: "Hendaknya senantiasa lidahmu basah karena berdzikir kepada Allah." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari sisi ini.
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Luhai'ah] dari [Darraj] dari [Abu Al Haitsam] dari [Abu Sa'id Al Khudri] bahwa rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah ditanya; siapakah hamba yang paling utama derajatnya di sisi Allah pada Hari Kiamat? Beliau menjawab: "Orang-orang yang banyak berdzikir kepada Allah dari kalangan laki-laki dan perempuan." Aku katakan; wahai rasulullah, apakah lebih utama daripada orang yang berperang di jalan Allah? Beliau bersabda: "Seandainya ia mengayunkan pedangnya kepada orang-orang kafir dan musyrik hingga pedang tersebut patah dan ia berlumuran darah sungguh orang-orang yang berdzikir kepada Allah lebih utama derajatnya daripadanya." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib, sesungguhnya kami mengetahuinya hanya dari hadits Darraj.
Telah menceritakan kepada kami [Al Husain bin Huraits] telah menceritakan kepada kami [Al Fadhl bin Musa] dari [Abdullah bin Sa'id yaitu Ibnu Abu Hindun] dari [Ziyad mantan budak Ibnu 'Ayyasy] dari [Abu Bahriyyah] dari [Abu Ad Darda` radliallahu 'anhu] ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Maukah aku beritahukan kepada kalian mengenai amalan kalian yang terbaik, dan yang paling suci di sisi Raja (Allah) kalian, paling tinggi derajatnya, serta lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas dan perak, serta lebih baik bagi kalian daripada bertemu dengan musuh kemudian kalian memenggel leher mereka dan mereka memenggal leher kalian?" Mereka berkata; ya. Beliau berkata: "Berdzikir kepada Allah ta'ala." Mu'adz bin Jabal radliallahu 'anhu berkata; tidak ada sesuatu yang lebih dapat menyelamatkan dari adzab Allah daripada dzikir kepada Allah. Sebagian ulama telah meriwayatkan hadits ini dari Abdullah bin Sa'id seperti ini dengan sanad ini dan sebagian yang lain meriwayatkan dari Mu'adz dan memursalkan hadits tersebut.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah menceritakan kepada kami [Abdur Rahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Al Agharr Abu Muslim] bahwa ia bersaksi atas [Abu Hurairah] dan [Abu Sa'id Al Khudri] bahwa keduanya telah bersaksi atas rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: "Tidaklah sebagian dari kaum yang berdzikir kepada Allah melainkan mereka dikelilingi oleh para Malaikat, dan diliputi oleh rahmat, serta ketenangan turun kepada mereka, dan Allah menyebut mereka diantara malaikat yang ada di sisiNya." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih. Telah menceritakan kepada kami [Yusuf bin Ya'qub] telah menceritakan kepada kami [Hafsh bin Umar] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] ia berkata; saya mendengar [Al Agharr Abu Muslim] berkata; aku bersaksi atas [Abu Sa'id] dan [Abu Hurairah] radliallahu 'anhuma, bahwa mereka berdua telah bersaksi atas rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian ia sebutkan seperti itu.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah menceritakan kepada kami [Marhum bin Abdul Aziz Al 'Aththar] telah menceritakan kepada kami [Abu Na'amah] dari [Abu Utsman An Nahdi] dari [Abu Sa'id al khudri] ia berkata; [Mu'awiyah] keluar menuju masjid, kemudian ia berkata; apa yang mendorong kalian untuk duduk-duduk? Mereka berkata; kami duduk-duduk untuk berdzikir kepada Allah. Ia berkata; demi Allah, tidak ada yang mendorong kalian untuk duduk-duduk kecuali hal tersebut? Mereka berkata; demi Allah, tidak ada yang mendorong kami untuk duduk-duduk kecuali hal tersebut. Ia berkata; ketahuilah, aku tidak meminta kalian bersumpah karena suatu tuduhan kepada kalian, dan tidak ada seorangpun yang hadisnya lebih sedikit daripada diriku sekalipun aku memperoleh kedudukan istimewa disisi Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah keluar kepada sebuah majlis para sahabatnya kemudian berkata: "Apakah yang mendorong kalian untuk duduk-duduk?" Mereka berkata; kami duduk-duduk untuk berdzikir kepada Allah, dan memuji-Nya karena telah memberi petunjuk kepada kami untuk memeluk Islam, dan telah memberikan karunia kepada kami dengan Islam tersebut. Kemudian beliau berkata: "Demi Allah, apakah tidak ada yang mendorong kalian untuk duduk-duduk kecuali hal tersebut?" mereka berkata; demi Allah, tidak ada yang mendorong kami untuk duduk-duduk kecuali hal tersebut. Beliau bersabda: 'Ketahuilah bahwa aku tidak meminta kalian bersumpah karena sebuah tuduhan kepada kalian, sesungguhnya Jibril telah datang kepadaku dan memberitahukan bahwa Allah membanggakan kalian kepada para Malaikat." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari sisi ini. sedangkan Abu Na'amah As Sa'di namanya adalah 'Amru bin Isa, dan Abu Utsman An Nahdi namanya adalah Abdur Rahman bin Mull.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah menceritakan kepada kami [Abdur Rahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Shalih mantan budak At Tauamah] dari [Abu Hurairah radhillallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Tidaklah sebuah kaum duduk-duduk di dalam suatu majelis dan tidak menyebutkan nama Allah padanya serta tidak bershalawat kepada Nabi mereka melainkan mereka mendapatkan penyesalan, apabila Allah menghendaki Dia mengadzab mereka dan apabila Allah menghendaki maka Dia mengampuni mereka." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan telah diriwayatkan tidak hanya dari satu sisi dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Makna perkataan beliau tiratan yaitu penyesalan. Sebagian ahli bahasa Arab mengatakan; at tirah adalah balas dendam.
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] ia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seseorang berdoa dengan sebuah doa melainkan Allah memberikan kepadanya apa yang ia minta, atau menolak keburukan darinya yang semisalnya selama ia tidak berdoa untuk perbuatan dosa atau pemutusan hubungan kekerabatan." Dan di dalam bab ini ada yang diriwayatkan dari Abu Sa'id serta 'Ubadah bin Ash Shamit.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Marzuq] telah menceritakan kepada kami ['Ubaid bin Waqid] telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin 'Athiyyah Al Laitsi] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] ia berkata; rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang senang Allah mengabulkan doanya ketika dalam keadaan sempit serta berduka maka hendaknya ia banyak berdoa ketika dalam keadaan lapang." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib.
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Habib bin 'Arabi] telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ibrahim bin Katsir Al Anshari] ia berkata; saya mendengar [Thalhah bin Khirasy], ia berkata; saya mendengar [Jabir bin Abdullah radhillahu 'anhuma] ia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik dzikir adalah LAA ILAAHA ILLALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah) dan sebaik-baik doa adalah AL HAMDULILLAAHI (Segala puji bagi Allah)." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Musa bin Ibrahim. [Ali bin Al Madini] dan lebih dari satu orang telah meriwayatkan hadits ini dari [Musa bin Ibrahim].
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] dan [Muhammad bin 'Ubaid Al Muharibi] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Zakariya bin Zaidah] dari [ayahnya] dari [Khalid bin Salamah] dari [Al Bahi] dari ['Urwah] dari [Aisyah radliallahu 'anha] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam senantiasa berdzikir dalam setiap waktunya. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Yahya bin Zakariya binAbu Zaidah sementaraAl Bahi namanya adalah Abdullah.
Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Abdur RahmanAl Kufi]? telah menceritakan kepada kami [Abu Qathan] dari [Hamzah Az Zayyat] dari [Abu Ishaq] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] dari [Ubai bin Ka'b] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila menyebutkan seseorang kemudian mendoakan kebaikan baginya maka beliau memulai dengan diri sendiri. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib shahih, sedangkan Abu Qathan namanya adalah 'Amru bin Al Haitsam.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Musa Muhammad binAl Mutsanna] dan [Ibrahim bin Ya'qub] serta lebih dari satu orang mereka berkata;? telah menceritakan kepada kami [Hammad bin IsaAl Juhani] dari [Hanzhalah bin Abu SufyanAl Jumahi] dari [Salim bin Abdullah] dari [ayahnya] dari [Umar bin Al Khathab radliallahu 'anhu] ia berkata; rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila mengangkat kedua tangannya dalam sebuah doa maka beliau tidak menurunkan keduanya hingga mengusap mukanya dengan keduanya. Muhammad bin Al Mutsanna berkata dalam hadits tersebut; tidak mengembalikan keduanya hingga mengusap wajahnya dengan keduanya. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Hammad bin Isa, ia sendirian yang meriwayatkan hadits tersebut sementara ia adalah orang yang sedikit haditsnya. Orang-orang telah menceritakan darinya, sedangkan Hanzhalah bin Abu Sufyan Al Jumahi adalah orang yang tsiqah, ia ditsiqahkan oleh Yahya bin Sa'id Al Qaththan.
Telah menceritakan kepada kami [An Anshari] telah menceritakan kepada kami [Ma'n] telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari [Abu 'Ubaid mantan budak Ibnu Azhar] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shalallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Akan dikabulkan doa salah seorang diantara kalian selama ia tidak terburu-buru, maksud terburu-buru, ia berkata; aku telah berdoa namun tidak dikabulkan doaku." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih. sedangkan Abu 'Ubaid namanya adalah Sa'd ia adalah mantan budak Abdur Rahman bin Azhar, dan ada yang mengatakan; ia adalah mantan budak Abdur Rahman bin 'Auf. Sedangkan Abdur Rahman bin Azhar adalah anak paman Abdur Rahman bin 'Auf. Abu Isa berkata; dan di dalam bab ini ada yang diriwayatkan dari Anas.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah menceritakan kepada kami [Abu Daud] telah menceritakan kepada kami [Abdur Rahman bin Abu Az Zinad] dari [ayahnya] dari [Aban bin Utsman]? ia berkata; saya mendengar [Utsman bin 'Affan radliallahu 'anhu] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Tidaklah seorang hamba setiap pagi dan sore hari mengucapkan; BISMILLAAHILLADZII LAA YADHURRU MA'AS MIHI SYAI UN FIL ARDHI WA LAA FIS SAMAAI WA HUWAS SAMII'UL 'ALIIM (Dengan menyebutkan nama Allah yang tidak ada sesuatupun dengan menyebut namaNya yang membahayakan di bumi maupun di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha mengetahui) sebanyak tiga kali melainkan ia tidak akan diganggu oleh sesuatupun." Dan Aban pernah menderita lumpuh sebelah badan, kemudian terdapat seorang laki-laki yang melihat kepadanya. Maka Aban berkata kepadanya; apa yang engkau lihat, ketahuilah sesungguhnya hadits tersebut seperti yang telah aku ceritakan kepadamu, akan tetapi aku tidak mengucapkannya pada saat itu agar Allah memberlakukan takdirNya atas diriku. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'idAl Asyaj] telah menceritakan kepada kami ['Uqbah bin Khalid]? dari [Abu Sa'd Sa'id bin Al Marzuban]? dari [Abu Salamah]? dari [Tsauban radliallahu 'anhu]? ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Barang siapa pada sore hari mengucapkan; RADHIITU BILLAAHI RABBAN WA BIMUHAMMADIN NABIYYAN (aku ridha Allah sebagai Tuhanku dan Muhammad sebagai nabi) maka hak atas Allah untuk meridhainya." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari sisi ini.
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Waki']? telah menceritakan kepada kami [Jarir]? dari [Al Hasan bin 'Ubaidullah]? dari [Ibrahim bin Suwaid]? dari [Abdur Rahman bin Yazid]? dari [Abdullah]? ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila pada sore hari mengucapkan: "AMSAINAA WA AMSAL MULKU LILLAAHI WAL HAMDU LILLAAHI WA LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU." (Pada sore ini kami dan seluruh kerajaan adalah milik Allah Tuhan semesta alam, segala puji bagi Allah, dan tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya). Saya melihat beliau pada sore tersebut mengucapkan: LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI IN QADIIR. AS ALUKA KHAIRA MAA FII HADZIHIL LAILAH WA KHAIRA MAA BA'DAHAA WA A'UUDZU BIKA MIN SYARRI HADZIL LAILAH WA SYARRI MAA BA'DAHAA WA A'UUDZU BIKA MINAL KASALI WA SUUIL KIBARI WA A'UUDZU BIKA MIN 'ADZAABIN NAARI WA 'ADZABIL QABRI."(Seluruh kerajaan milikNya, dan segala puji bagiNya. Dia Maha Mampu melakukan segala sesuatu. Aku memohon kepadamu kebaikan di malam ini, serta kebaikan setelahnya, dan aku berlindung kepadaMu dari keburukan malam ini serta keburukan setelahnya dan aku berlindung kepadaMu dari kemalasan, serta kondisi buruk di usia senja, dan aku berlindung kepadaMu dari adzab Neraka serta adzab kubur). Dan apabila pada pagi hari beliau mengucapkan hal tersebut dan juga: "ASHBAHNAA WA ASHBAHAL MULKU LILLAAHI WAL HAMDU LILLAAH." (Pada pagi ini kami dan seluruh kerajaan adalah milik Allah, dan segala puji bagi Allah). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan telah diriwayatkan oleh [Syu'bah] dengan sanad ini dari [Ibnu Mas'ud] dan ia tidak memarfu'kannya.
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Hujr] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Ja'far] telah mengabarkan kepada kami [Suhail Abu bin Abu Shalih]? dari [ayahnya]? dari [Abu Hurairah]? ia berkata; Rasululllah shallallahu 'alaihi wasallam mengajari para sahabatnya, beliau berkata: "Apabila salah seorang di antara kalian berada pada pagi hari maka hendaknya mengucapkan; ALLAAHUMMA BIKA ASHBAHNAA WA BIKA AMSAINAA WA BIKA NAHYAA WA BIKA NAMUUTU WA ILAIKAN NUSYUUR." (Yang Allah dengan pertolonganMu kami berada di pagi hari, dan dengan pertolonganMu kami berada di sore hari, dan dengan kehendakMu kami hidup serta mati, dan kepada-Mu kami dikumpulkan). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan.
Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abu Daud]? ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Syu'bah]? dari [Ya'la bin 'Atho`]? ia berkata; saya mendengar ['Amru bin 'Ashim Ats Tsaqafi] menceritakan dari [Abu Hurairah? radliallahu 'anhu]? ia berkata; Abu Bakr berkata; wahai? Rasulullah, perintahkan aku untuk mengucapkan sesuatu apabila berada pada pagi dan sore hari. Beliau berkata: "Ucapkanlah; ALLAAHUMMA 'AALIMAL GHAIBI WASY SYAHAADAH, FAATHIRAS SAMAAWAATI WAL ARDHI, RABBA KULLI SYAI IN WA MALIIKAH, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLAA ANTA, A'UUDZU BIKA MIN SYARRI NAFSII, WA MIN SYARRISY SYAITHAAN WA SYIRKIHI." (Ya Allah, yang Maha Mengetahui perkara yang tersembunyi dan yang nampak, Pencipta langit dan Bumi, Tuhan segala sesuatu, dan Yang Merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku berlindung kepadaMu dari keburukan diriku, dan keburukan syetan serta sekutunya). Beliau mengatakan; ucapkanlah hal tersebut apabila engkau berada pada pagi dan sore hari serta apabila engkau hendak tidur. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.
Telah menceritakan kepada kami [Al Husain bin Huraits] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Abu Hazim]?? dari [Katsir bin Zaid]? dari [Utsman bin Rabi'ah]? dari [Syaddad bin Aus? radliallahu 'anhu] bahwa Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepadanya: "Maukah aku tunjukkan kepadamu sayyid istighfar? Yaitu ALLAAHUMMA ANTA RABBII LAA ILAAHA ILLAA ANTA KHALAQTANII WA ANAA 'ABDUKA WA ANAA 'ALAA 'AHDIKA WA WA'DIKA MASTATHA'TU, A'UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHANA'TU WA ABUU-U LAKA BINI'MATIKA 'ALAYYA WA A'TARIFU BIDZUNUUBII FAGHFIR LII DZUNUUBII, INNAHU LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLAA ANTA. (Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engaku, Engkau telah menciptakanku, dan aku adalah hambaMu, dan berada dalam perjanjian dan janjiMu semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan apa yang telah aku perbuat, dan aku mengakui kenikmatanMu yang Engkau berikan kepadaku dan mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah dosaku, sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau). Tidak ada seorangpun diantara kalian yang mengucapkannya ketika sore hari kemudian datang kepadanya taqdir untuk meninggal sebelum datang pagi hari melainkan wajib baginya Surga, dan tidaklah ia mengucapkannya ketika pagi hari kemudian datang kepadanya taqdir untuk meninggal sebelum datang sore hari melainkan wajib baginya Surga." Dalam bab tersebut ada yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, Ibnu Umar, Ibnu Mas'ud, Ibnu Abza serta Buraidah? radliallahu 'anhum. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari sisi ini dan hadits ini telah diriwayatkan dari selain sisi ini dari Syaddad bin Aus, sedangkan Abdul Aziz bin Abu Hazim adalah Ibnu Abu Hazim Az Zahid.
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Umar] telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah]?? dari [Abu Ishaq Al Hamdani]?? dari [Al Barra` bin 'Azib] bahwa Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepadanya: "Maukah aku ajarkan kepadamu beberapa kata yang engkau ucapkan apabila engkau menuju tempat tidurmu, dan apabila engkau meninggal pada malam harimu maka engkau meninggal dalam keadaan fithrah (agama Islam), dan apabila engkau berada pada pagi hari maka engkau berada pada pagi hari dalam keadaan telah mendapatkan kebaikan. Engkau ucapkan; ALLAAHUMMA INNII ASLAMTU NAFSII ILAIKA WA WAJJAHTU WAJHII ILAIKA WA FAWWADHTU AMRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA WA? ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA, LAA MALJA-A WA LAA MANJAA MINKA ILLAA ILAIKA, AAMANTU BIKITAABIKALLADZII ANZALTA WA NABIYYIKALLADZII ARSALTA." (Ya Allah, aku serahkan jiwaku kepadaMu, dan aku arahkan wajahku kepadaMu, aku serahkan urusanku kepadamu, dengan berharap dan takut kepadaMu. Dan aku sandarkan punggungku kepadaMu, tidak ada tempat berlindung dan tempat menyelamatkan diri kecuali kepadaMu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan, dan kepada nabiMu yang telah Engkau utus). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib. Dan dalam bab ini ada yang diriwayatkan dari Rafi' bin Khadij? radliallahu 'anhu. Dan telah diriwayatkan lebih dari satu sisi dari Al Bara'. Dan telah diriwayatkan oleh [Manshur bin Al Mu'tamir]?? dari [Sa'd bin 'Ubaidah]? dari [Al Bara`]? dari Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam seperti itu, hanya saja ia berkata; apabila engkau menuju tempat tidurmu sementara engkau dalam keadaan telah berwudhu.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] telah menceritakan kepada kami [Ali bin Al Mubarak]? dari [Yahya bin Abu Katsir]? dari [Yahya bin Ishaq] anak saudara laki-laki Rafi' bin Khadij? dari [Rafi' bin Khadij? radliallahu 'anhu] bahwa Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian berbaring di atas sisi kanannya kemudian ia mengucapkan; ALLAAHUMMA ASLAMTU NAFSII ILAIKA WA WAJJAHTU WAJHII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA WA FAWWADHTU AMRII ILAIKA LAA MALJA-A WA LAA MANJAA MINKA ILLAA ILAIKA, UUMINTU BIKITAABIKA WA BIRASUULIKA. (Ya Allah, aku serahkan jiwaku kepadaMu, dan aku arahkan wajahku kepadaMu, aku sandarkan punggungku kepadaMu, dan aku serahkan urusanku kepadamu karena berharap dan takut kepadaMu., tidak ada tempat berlindung dan tempat menyelamatkan diri dariMu kecuali kepadaMu. Aku beriman kepada kitabMu, dan kepada rasulMu). Kemudian apabila ia mati pada malam harinya maka ia masuk Surga." Abu Isa berkata; ini adalah hadits hasan gharib dari hadits Rafi' bin Khadij? radliallahu 'anhu.
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur] telah mengabarkan kepada kami ['Affan bin Muslim] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah]? dari [Tsabit]? dari [Anas bin Malik? radliallahu 'anhu] bahwa? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila menuju tempat tidurnya mengucapkan:?"ALHAMDU LILLAAHILLADZII ATH'AMANAA WA SAQAANAA WA KAFAANAA WA AAWAANAA FAKAM MIMMAN LAA KAAFIYA LAHU WA LAA MU`WIYA." (Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan minum kepada kami, menjaga serta melindungi kami. Betapa banyak orang yang tidak memiliki penjaga serta pelindung). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.
Telah menceritakan kepada kami [Shalih bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah]? dari [Al Washshafi]? dari ['Athiyyah]? dari [Abu Sa'id? radliallahu 'anhu] dari Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Barang siapa ketika menuju tempat tidurnya mengucapkan; ASTAGHFIRULLAAHAL 'AZHIIM ALLADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUM WA ATUUBU ILAIH (Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, Yang tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Dia, yang selalu hidup dan senantiasa mengurus makhukNya. Aku bertaubat kepadaNya) sebanyak tiga kali maka Allah mengampuni dosa-dosanya walaupun seperti buih lautan, walaupun sebanyak daun pohon, walaupun sebanyak kerikil, walaupun sebanyak hari-hari di dunia." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari sisi ini dari hadits Al Washshafi 'Ubaidullab bin Al Walid.
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Umar] telah menceritakan kepada kami [Sufyan]? dari [Abdul Malik bin 'Umair]? dari [Rib'i bin Hirasy]? dari [Hudzaifah bin Al Yaman]? radliallahu 'anhuma bahwa Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam apabila hendak tidur beliau meletakkan tangannya di bawah kepalanya kemudian mengucapkan: ALLAAHUMMA QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAJMA'U AU TAB'ATSU 'IBAADAKA." (Ya Allah, lindungilah aku dari adzabMu pada hari Engkau kumpulkan atau Engkau bangkitkan hamba-hambaMu). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Manshur yaitu As Salusi]? dari [Ibrahim bin Yusuf bin Abu Ishaq]? dari [ayahnya]? dari [Abu Ishaq]? dari [Abu Burdah]? dari [Al Bara` bin 'Azib? radliallahu 'anhu] ia berkata;? Rasulullah? shallallahu 'alaihi wasallam berbantalkan tangan kanannya ketika tidur kemudian mengucapkan: RABBI QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAB'ATSU 'IBAADAKA. (Ya Tuhanku, jagalah aku dari siksa-Mu dihari ketika Engkau membangkitkan hamba-Mu) " Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari sisi ini. Dan [Ats Tsauri] telah meriwayatkan hadits ini dari [Abu Ishaq]? dari [Al Bara`] dan tidak menyebutkan seorangpun diantara mereka berdua. [Syu'bah] telah meriwayatkan dari [Abu Ishaq]? dari [Abu 'Ubaidah] serta seorang laki-laki lain? dari [Al Bara`]. Dan [Israil] telah meriwayatkan dari [Abu Ishaq]? dari [Abdullah bin Yazid]? dari [Al Bara`] dan dari [Abu Ishaq]? dari [Abu 'Ubaidah]? dari [Abdullah]? dari Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam seperti itu.
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdur Rahman] telah mengabarkan kepada kami ['Amru bin 'Aun] telah mengabarkan kepada kami [Khalid bin Abdullah]? dari [Suhail]? dari [ayahnya]? dari [Abu Hurairah? radliallahu 'anhu]? ia berkata;? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami apabila salah seorang diantara kami hendak tidur untuk mengucapkan; ALLAAHUMMA RABBAS SAMAAWAATI WA RABBAL ARADHIINA WA RABBANAA WA RABBA KULLI SYAI-IN WA FAALIQAL HABBI WAN NAWAA, WA MUNZILAT TAURAATI WAL INJIILI WAL QUR'AAN, A'UUDZU BIKA MIN SYARRI KULLI DZII SYARRIN ANTA AAKHIDZUN BINAASHIYATIHI., ANTAL AWWALU FALAISA QABLAKA SYAIUN WA ANTAL AAKHIRU FALAISA BA'DAKA SYAIUN WAZHZHAAHIRU FALAISA FAUQAKA SYAIUN WAL BAATHINU FALAISA DUUNAKA SYAIUN. IQDHI 'ANNID DAINA WA AGHNINII MINAL FAQRI. (Wahai Tuhan langit yang tujuh dan 'arsy yang agung, Tuhan kami dan Tuhan kami serta Tuhan segala sesuatu, Yang menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan, Yang menurunkan Taurat dan Injil serta Al Qur'an. Aku berlindung kepadaMu dari segala keburukan segala sesuatu yang memiliki keburukan, Engkau Yang memegang jambulnya, Engkau adalah Al Awwal tidak ada sesuatu sebelumMu dan Engkau adalah Al Akhir, Yang tidak ada sesuatu pun setelahMu, dan Azh Zhahir, tidak ada sesuatu pun di atasMu, serta Al Bathin, Yang tidak ada sesuatu pun di bawahMu, tunaikanlah hutangku dan cukupkanlah aku dari kefakiran) Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Umar]? telah menceritakan kepada kami [Sufyan]? dari [Ibnu 'Ajlan]? dari [Sa'id Al Maqburi]? dari [Abu Hurairah? radliallahu 'anhu] bahwa Rasulullah? shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Apabila salah seorang diantara kalian bangun dari tempat tidurnya kemudian kembali kepadanya maka hendaknya ia mengibaskannya dengan ujung kainnya tiga kali karena sesungguhnya ia tidak mengetahui apa yang ia tinggalkan setelah ia bangun. Dan apabila ia berbaring maka hendaknya mengucapkan; BISMIKA RABBII WADHA'TU JANBII WA BIKA ARFA'UHU, FAIN AMSAKTA NAFSII FARHAMHAA, WA IN ARSALTAHAA FAHFAZHHAA BIMAA TAHFAZHU BIHI 'IBAADAKA ASH SHAALIHIIN. (Dengan menyebut namaMu wahai Tuhanku, aku letakkan sisi badanku, dan dengan menyebut namaMu aku mengangkatnya. Apabila Engkau menahan nyawamu maka kasihilah dia, dan apabila engkau melepaskannya maka jagalah dia sebagaimana Engkau menjaga para hambaMu yang shalih!). Kemudian apabila ia bangun maka hendaknya mengucapkan; Al HAMDULILLAAHILLADZII 'AAFAANII FII JASADII WA RADDA 'ALAYYA RUUHII WA ADZINA LII BIDZIKRIHI. (Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanku tubuhku, dan mengembalikan nyawa kepadaku, serta mengizinkanku untuk berdzikir kepadaNya). Dan dalam bab tersebut ada yang diriwayatkan dari Jabir serta Aisyah. Abu Isa berkata; hadits Abu Hurairah adalah hadits hasan, dan sebagian ulama meriwayatkan hadits ini, dan berkata; maka hendaknya ia mengibaskan dengan kainnya bagian dalam.
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah]? telah menceritakan kepada kami [Al Mufadhdhal bin Fadhalah]? dari ['Uqail]? dari [Ibnu Syihab]? dari ['Urwah]? dari [Aisyah] bahwa Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam apabila menuju tempat tidurnya setiap malam beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya kemudian meniupnya dan membacakan padanya Qul huwallahu ahad, Qul a'uudzu birabbil falaq dan Qul a'uudzu birabbinnaas. Kemudian mengusapkan kedua telapak tangan tersebut ke tubuhnya semampu beliau, beliau memulainya dari kepalanya, wajahnya dan tubuhnya yang di depan, beliau melakukan hal tersebut tiga kali. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib shahih.
Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan]? telah menceritakan kepada kami [Abu Daud]? ia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah]? dari [Abu Ishaq]? dari [seorang laki-laki]? dari [Farwah bin Naufal? radliallahu 'anhu] bahwa ia datang kepada Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; wahai? Rasulullah, ajarkan kepadaku sesuatu yang aku ucapkan apabila aku menuju ke tempat tidurku! Beliau berkata: "Bacalah Qul yaa ayyuhal kaafiruun, karena surat tersebut adalah sikap berlepas diri dari kesyirikan." Syu'bah berkata; terkadang ia mengatakan satu kali dan terkadang tidak mengatakannya. Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Hizam] telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Adam]?? dari [Israil]?? dari [Abu Ishaq]? dari [Farwah bin Naufal]?? dari [Ayahnya] bahwa ia datang kepada Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam ….kemudian ia sebutkan hadits seperti itu secara makna. Dan yang ini lebih shahih. [Zuhair] meriwayatkan hadits ini dari [Abu Ishaq]? dari [Farwah bin Naufal]? dari [Ayahnya]? dari Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam seperti itu. Dan ini lebih mirip dan lebih shahih daripada hadits syu'bah. Sahabat -sahabat Abu Ishaq telah mengalami kegoncangan di dalam hadits. Dan hadits ini telah diriwayatkan dari selain sisi ini, dan telah diriwayatkan oleh [Abdur Rahman bin Naufal]? dari [ayahnya]? dari Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam. Abdur Rahman adalah saudara Farwah bin Naufal.
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Yunus Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Al Muharibi]? dari [Laits]? dari [Abu Az Zubair]? dari [Jabir? radliallahu 'anhu]? ia berkata; Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam tidak tidur hingga beliau membaca surat At Tanzil As Sajdah (Surat Assajdah), serta Tabarak (Surat Almulk). Demikianlah [Sufyan] dan lebih dari satu orang meriwayatkan hadits ini dari [Laits]? dari [Abu Az Zubair]? dari [Jabir] dari Nabi Shallallahu alaihi wasallam seperti itu. Dan [Zuhair] telah meriwayatkan hadits ini dari [Abu Az Zubair],? ia berkata; aku katakan kepadanya; apakah engkau telah mendengarnya dari Jabir?, ia berkata; aku tidak mendengarnya dari Jabir melainkan mendengarnya dari [Shafwan] atau Ibnu Shafwan. Dan [Syababah] telah meriwayatkan dari [Mughirah bin Muslim]? dari [Abu Az Zubair]?? dari [Jabir] seperti hadits Laits.
Telah menceritakan kepada kami [Shalih bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid]?? dari [Abu Lubabah]? ia berkata; [Aisyah]? radliallahu 'anha telah berkata; Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam tidak tidur hingga membaca surat Az Zumar, dan Bani Israil (Albaqarah). Abu Isa berkata; telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Isma'il? ia berkata; Abu Lubabah ini namanya adalah Marwan mantan budak Abdur Rahman bin Ziyad, dan ia telah mendengar? dari Aisyah dan Hammad bin Zaid mendengar darinya.
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Hujr] telah mengabarkan kepada kami [Baqiyyah bin Al Walid]? dari [Bahir bin Sa'd]? dari [Khalid bin Ma'dan]? dari [Abdullah bin Abu Bilal]? dari [Al 'Irbadh bin Sariyah? radliallahu 'anhu] bahwa Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam tidak tidur hingga membaca Al Musabbihaat. Dan beliau mengatakan: "Padanya terdapat ayat yang lebih baik daripada seribu ayat." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib.
Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad Az Zubairi] telah menceritakan kepada kami [Sufyan]? dari [Al Jurairi]? dari [Abu Al 'Ala` bin Asy Syikhkhir]? dari [seorang laki-laki]? dari Bani Hanzhalah? ia berkata; aku menyertai [Syaddad bin Aus]? radliallahu 'anhu dalam sebuah perjalanan, kemudian ia berkata; maukah aku ajarkan apa yang telah diajarkan? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada kami? Yaitu agar kami mengucapkan; ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKA LISAANAN SHAADIQAN WA QALBAN SALIIMAN, WA A'UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA TA'LAMU WA AS-ALUKA MIN KHAIRI MAA TA'LAMU WA ASTAGHFIRUKA MIMMAA TA'LAMU, INNAKA ANTA 'ALLAAMUL GHUYUUB.(Ya Allah, aku memohon kepadaMu lidah yang jujur, serta hati yang bersih, dan aku berlindung kepadaMu dari keburukan yang Engkau ketahui, dan aku memohon kepadaMu sebagian kebaikan apa yang Engkau ketahui, serta memohon ampunan kepadaMu dari apa yang Engkau ketahui. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara-perkara yang tidak kelihatan). Ia berkata dan dahulu rasul mengatakan: "Tidaklah seorang muslim menempatkan diri untuk tidur dan membaca satu surat dari Kitab Allah (Al Qur'an) melainkan Allah menyerahkan kepada malaikat agar menjaganya, sehingga ia tidak didekati oleh sesuatu yang dapat mengganggunya hingga ia bangun kapan ia bangun." Abu Isa berkata; hadits ini hanya kami ketahui dari sisi ini, sedangkan Al Jurairi adalah Sa'id bin Iyas Abu Mas'ud Al Juraiji, dan Abu Al 'Alaa namanya adalah Yazid bin Abdullah bin Asy Syikhkhir.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Khathab Ziyad bin Yahya Al Bashri] telah menceritakan kepada kami [Azhar As Samman]? dari [Ibnu 'Aun]? dari [Ibnu Sirin]? dari ['Abidah]? dari [Ali? radliallahu 'anhu]? ia berkata; Fathimah mengeluhkan kepadaku kedua tangannya yang melepuh karena mengadon gandum. Kemudian aku katakan; seandainya engkau datang kepada ayahmu dan meminta pembantu kepadanya adalah lebih baik. Kemudian beliau mengatakan: "Maukah aku beritahukan kepada kalian berdua sesuatu yang lebih baik bagi kalian daripada seorang pembantu? Apabila kalian menempatkan diri untuk tidur maka kalian baca sebanyak tiga puluh tiga, tiga puluh tiga dan tiga puluh empat dari tahmid, tasbih dan takbir." Dalam hadits tersebut terdapat kisah, abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari Ibnu 'Aun, dan hadits ini telah diriwayatkan tidak hanya dari satu sisi dari Ali.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] telah menceritakan kepada kami [Azhar As Samman]? dari [Ibnu 'Aun]? dari [Muhammad]? dari ['Ubaidah]? dari [Ali? radliallahu 'anhu]? ia berkata; telah datang Fathimah kepada Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam mengeluhkan kedua tangannya yang melepuh. Kemudian beliau memerintahkannya untuk membaca tasbih, takbir dan tahmid.