
Niat dan takbiratul ihram
- Berdiri tegak menghadap kiblat.
- Niatkan salat di dalam hati.
- Angkat kedua tangan setinggi bahu sambil mengucap takbiratul ihram (takbir pembuka): Allāhu akbar.
Takbiratul ihram
Saat memulai salat, sambil mengangkat kedua tangan.
اللَّهُ أَكْبَرُ
Allaahu Akbar
Artinya: Allah Maha Besar (Allah adalah Yang Terbesar)
Takbir yang sama diucapkan setiap kali berpindah gerakan, kecuali saat bangkit dari rukuk.
Dalil & perbedaan pendapat
Berdiri bagi yang mampu, niat, dan takbiratul ihram termasuk rukun salat. Niat ada di hati, bersamaan dengan takbir. Melafazkan niat sebelum takbir (talaffuzh) adalah amalan dalam mazhab Syafi'i; tidak wajib. Mengangkat tangan saat takbir hukumnya sunah.
Perbedaan pendapat
Syafi'i: Laki-laki mengangkat tangan setinggi bahu. Sumber ini tidak merinci untuk perempuan.
Hanafi: Laki-laki setinggi cuping telinga, perempuan setinggi bahu.
Maliki: Laki-laki setinggi bahu. Sumber ini tidak merinci untuk perempuan.
Hanbali: Laki-laki setinggi bahu. Sumber ini tidak merinci untuk perempuan.
Dalil
- Al-Kafi #1436: Repeating the first salām twice — Office of the Mufti of the Federal Territories, Malaysia (buka di tab baru)Al-Kafi #1436; al-Taqrirat al-Sadidah, pp. 208–209
- Al-Kafi #692: Is it enough to make the intention for prayer in this way? — Office of the Mufti of the Federal Territories, Malaysia (buka di tab baru)Al-Kafi #692; intention accompanies opening takbir
- Sunan Ibn Majah 862: Prayer description of Abu Humaid al-Sa‘idi — Sunnah.com collection page (buka di tab baru)Sunan Ibn Majah 862







