Lewati ke isi halaman
Islam

Tata cara wudu

Wudu menyucikan diri dari hadas kecil (keadaan tidak suci yang hilang dengan wudu) sebelum salat. Panduan ini mengikuti tata cara yang umum di Indonesia (mazhab Syafi'i).

±3 menit10 langkah

Wudu langkah demi langkah

Daftar langkah wudu

  1. Ilustrasi: Niat
    1

    Niat

    Wajib
    • Ucapkan bismillah (dengan nama Allah) sebelum mulai.
    • Niatkan di dalam hati berwudu untuk menghilangkan hadas kecil.
    • Niat harus sudah ada saat air pertama kali mengenai wajah.

    Niat wudu

    Di awal wudu. Niat wajib ada di hati saat air pertama mengenai wajah.

    نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

    Nawaitul wudhuu-a liraf'il hadatsil ashghari fardhal lillaahi ta'aalaa.

    Artinya: Aku niat berwudu untuk menghilangkan hadas kecil, fardu karena Allah Ta'ala.

    Niat cukup di dalam hati. Melafazkannya (talaffuzh) adalah amalan dalam mazhab Syafi'i; tidak wajib.

    Dalil & perbedaan pendapat

    Niat cukup di dalam hati. Melafazkan niat (talaffuzh) biasa dilakukan di Indonesia, tetapi tidak wajib. Dalam mazhab Syafi'i, niat harus bersamaan dengan basuhan pertama pada wajah. Membaca bismillah di awal hukumnya sunah.

    Perbedaan pendapat

  2. Ilustrasi: Basuh telapak tangan
    2

    Basuh telapak tangan

    Sunah3×
    • Basuh kedua telapak tangan sampai pergelangan.
    • Ratakan air sampai ke sela-sela jari.
    Dalil & perbedaan pendapat
  3. Ilustrasi: Berkumur
    3

    Berkumur

    Sunah3×
    • Masukkan air ke mulut dengan tangan kanan.
    • Kumur-kumur, lalu buang airnya.
    Dalil & perbedaan pendapat

    Dalam mazhab Syafi'i, berkumur dan membersihkan hidung hukumnya sunah.

  4. Ilustrasi: Membersihkan hidung
    4

    Membersihkan hidung

    Sunah3×
    • Hirup sedikit air ke hidung dengan tangan kanan.
    • Keluarkan lagi airnya dengan bantuan tangan kiri.
    Dalil & perbedaan pendapat

    Dalam mazhab Syafi'i, berkumur dan membersihkan hidung hukumnya sunah.

  5. Ilustrasi: Basuh wajah
    5

    Basuh wajah

    Wajib3×
    • Basuh seluruh wajah, dari tempat tumbuh rambut di dahi sampai bawah dagu.
    • Lebarnya dari telinga kanan sampai telinga kiri.
    • Pastikan air merata ke seluruh kulit wajah.
    Dalil & perbedaan pendapat
  6. Ilustrasi: Basuh tangan sampai siku
    6

    Basuh tangan sampai siku

    Wajib3×
    • Basuh tangan kanan dari ujung jari sampai siku.
    • Lalu basuh tangan kiri dengan cara yang sama.
    • Pastikan siku ikut terbasuh.
    Dalil & perbedaan pendapat
  7. Ilustrasi: Usap sebagian kepala
    7

    Usap sebagian kepala

    Wajib3×
    • Basahi telapak tangan, lalu usap sebagian kepala.
    • Mengusap seluruh kepala lebih utama (sunah).
    Dalil & perbedaan pendapat

    Dalam mazhab Syafi'i, mengusap sebagian kecil kepala sudah memenuhi yang wajib. Mengusap seluruh kepala hukumnya sunah.

    Perbedaan pendapat

  8. Ilustrasi: Usap telinga
    8

    Usap telinga

    Sunah3×
    • Masukkan ujung telunjuk ke lubang telinga dan usap bagian dalamnya.
    • Usap bagian belakang telinga dengan ibu jari.
    Dalil & perbedaan pendapat
  9. Ilustrasi: Basuh kaki sampai mata kaki
    9

    Basuh kaki sampai mata kaki

    Wajib3×
    • Basuh kaki kanan sampai mata kaki, lalu kaki kiri.
    • Ratakan air ke sela-sela jari kaki dan tumit.
    Dalil & perbedaan pendapat
  10. Ilustrasi: Doa setelah wudu
    10

    Doa setelah wudu

    Sunah
    • Setelah selesai, baca doa setelah wudu.

    Doa setelah wudu

    Setelah selesai berwudu.

    أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

    Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuuluh. Allaahummaj'alni minat tawwaabiina waj'alni minal mutathahhiriin.

    Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang menyucikan diri.

    Dalil & perbedaan pendapat

    Doa ini diajarkan Nabi Muhammad ﷺ untuk dibaca setelah berwudu.

    Dalil

Doa wudu

Bacaan sebelum, saat niat, dan sesudah wudu.

Niat wudu

Di awal wudu. Niat wajib ada di hati saat air pertama mengenai wajah.

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitul wudhuu-a liraf'il hadatsil ashghari fardhal lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat berwudu untuk menghilangkan hadas kecil, fardu karena Allah Ta'ala.

Niat cukup di dalam hati. Melafazkannya (talaffuzh) adalah amalan dalam mazhab Syafi'i; tidak wajib.

Dalil

Bismillah sebelum wudu

Sebelum mulai berwudu.

بِسْمِ اللهِ

Bismillaah

Artinya: Dengan nama Allah.

Dalil
  • Sunan Abu Dawudno. 101
  • Sunan at-Tirmidzino. 25

Doa setelah wudu

Setelah selesai berwudu.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuuluh. Allaahummaj'alni minat tawwaabiina waj'alni minal mutathahhiriin.

Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang menyucikan diri.

Dalil

Ingin tahu lebih dalam?

Penjelasan tambahan dan dalil. Tidak perlu dibaca untuk mulai belajar.

Rukun wudu (mazhab Syafi'i)
  • Niat.
  • Membasuh wajah.
  • Membasuh kedua tangan sampai siku.
  • Mengusap sebagian kepala.
  • Membasuh kedua kaki sampai mata kaki.
  • Tertib: mengerjakan kelima hal di atas sesuai urutannya.

Perbedaan pendapat

Hal yang membatalkan wudu
  • Keluar sesuatu dari kemaluan atau dubur, seperti buang air atau kentut.
  • Hilang akal karena tidur, pingsan, atau mabuk. Tidur sambil duduk mantap tidak membatalkan.
  • Kulit laki-laki dan perempuan yang bukan mahram (boleh dinikahi) bersentuhan langsung, termasuk suami dan istri.
  • Menyentuh kemaluan dengan telapak tangan bagian dalam.

Perbedaan pendapat

Catatan tambahan

Setiap basuhan dan usapan sunah diulang tiga kali; sekali yang merata sudah sah. Kerjakan berurutan tanpa jeda lama (sunah). Pastikan air sampai ke kulit: lapisan yang menghalangi air bisa membuat wudu tidak sah. Untuk keadaan khusus seperti luka atau perban, tanyakan kepada ustaz setempat.